LogoDIGINATION LOGO

Open Finance, Era Baru Layanan Keuangan

author Oleh Dewi Shinta N Rabu, 21 Juni 2023 | 17:34 WIB
Share
Share

Ayoconnect, platform Open Finance API terbesar di Asia Tenggara dan satu-satunya pelaku open finance berlisensi di Indonesia baru saja menggelar Open Finance Summite 2023 bertajuk “Unlocking the Next Era of Financial Services” hari ini (21/06) di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat. 

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung inovasi teknologi Open Finance di industri jasa keuangan di Indonesia, Ayoconnect mengundang beberapa stakeholder dari jajaran direksi, pemimpin, inovator, regulator dan perusahaan rintisan untuk turut berdiskusi dalam perkembangan open finance di Indonesia. Salah satu highlight dari hasil diskusi ini adalah strategi yang perlu diambil untuk mempercepat inklusi keuangan bertepatan dengan momentum pesatnya perkembangan Open Finance

Open Finance memiliki peran strategis dalam digitalisasi di Asia Tenggara, terutama Indonesia. Beragam sektor termasuk industri keuangan, serta konsumen yang semakin cerdas, membutuhkan kenyamanan melalui layanan digital. 

Baca juga : 5 Alasan Mengapa Harus Menggunakan Bank Digital

Vice President Marketing Ayoconnect Reynir Fauzan mengungkap bagaimana Open Finance memiliki banyak manfaat untuk perkembangan layanan keuangan di Indonesia. Baik dari segi bisnis maupun masyarakat akan merasakan bagaimana open finance sangat bermanfaat bagi kehidupan kelak.

“Sekarang open finance mungkin terbilang baru ya, secara terminologi open finance adalah payungnya dari Open Banking. Implementasinya open finance bisa menghubungkan bisnis ke semua produk perbankan, begitu juga ke data, Disdukcapil, verifikasi bank dan sebagainya. Ini yang kita mau bawa sekarang, jadi tidak perlu license, cukup connect dengan API-nya Ayoconnect memudahkan bisnis terkoneksi produk perbankan dan terintegrasi license untuk layanan mereka. Jika manfaat ke masyarakat, open finance akan dirasakan sewaktu, misalnya orang ingin membuat account opening, mereka sudah tidak harus datang ke cabang, sekarang udah bisa langsung lewat handphone,” ungkap Reynir. 

Open Finance memungkinkan rangkaian produk dan layanan keuangan yang jauh lebih besar dengan penawaran yang lebih fleksibel, solusi pembayaran yang efisien, dan yang paling penting, layanan alternatif untuk pasar yang kurang terlayani (unbankable population).

Potensi Besar di Balik Open Finance

Pada sesi diskusi Open Finance Summite 2023, Direktur Pemasaran, Komunikasi, dan Pengembangan Masyarakat Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Abynprima Rizki mengungkap besarnya potensi industri keuangan digital di Indonesia. 

Dia menyitir data South East Asia Google, Temasek, and Bain & Company yang mengungkap bahwa nilai ekonomi digital Indonesia sudah mencapai US$220 miliar. 

“Nilai ekonomi digital di Indonesia sudah mencapai US$220 miliar dan akan mencapai US$ 390 miliar di tahun 2030. Itu artinya memang bahwa potensi keuangan digital sangatlah luas,” ujarnya dalam konferensi pers Open Finance Summit 2023 di Ballroom Thamrin Nine, Jakarta Selatan, pada Rabu, 21 Juni 2023.

Dia melanjutkan, perlu dilakukannya sinergi antar industri dari mulai perbankan dan layanan keuangan lainnya untuk memberikan layanan open API kepada masyarakat. “Jadi mudah-mudahan Open Finance Summit ini dapat berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi. Dan bisa diadakan terus menerus secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara menurut laporan Katadata Insight Center, pasar Open Finance di Indonesia diprediksi mencapai total sebesar USD 2 Milliar atau setara dengan Rp 31 Triliun di 2023 beserta disrupsi, inovasi dan peluang yang dihadirkan oleh Open Finance dalam industri layanan keuangan (financial services) era selanjutnya. Open Finance pun bukan hanya untuk para pemain baru dalam industri keuangan, melainkan untuk seluruh pelaku dalam industri layanan keuangan.

Baca juga : Mengintip Peluang Bisnis dari Teknologi Kecerdasan Buatan

Pada acara tersebut terungkap, kunci dari suksesnya adopsi Open Finance adalah kolaborasi menyeluruh untuk dapat menghadirkan model dan inovasi bisnis baru yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Pilar Open Finance terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu penggunaan sistem pembayaran yang mumpuni, adopsi penggunaan Banking as a Service (BaaS) dan inisiatif keuangan lainnya dengan regulasi yang harus memprioritaskan keamanan nasabah.

Vice President Marketing Ayoconnect Reynir Fauzan pun mengajak untuk saling bahu membahu dalam perkembangan Open Finance di Indonesia. Mengenai segi keamanan Reynir juga mengingatkan jika dibutuhkan kerjasama untuk membangun open finance yang aman.

“Langkah keamanan dari segi fintech dan teknologi seperti PDP (Personal data Privacy Law) dan aturan regulator terus kami lakukan dan kembangkan. Tapi secara garis besar perlu dilakukan kerjasama dari sisi pengguna, bagaimana mereka bisa menjaga dan memprotect data milik mereka sendiri. Sekarang semua secure teknologi itu sama. Teknologi membuat security misalnya menggunakan OTP, jadi jangan sampai OTP ini tersebar ke orang lain.” kata Reynir.

Baca juga : Begini Alasan Silicon Valley Bank Kolaps

Acara ini didukung oleh Mastercard, perusahaan teknologi global dalam industri pembayaran dengan misi menghubungkan dan memperkuat ekonomi digital inklusif yang bermanfaat bagi semua orang. MongoDB (perusahaan platform pengolahan data terkemuka yang memberdayakan inovator melalui perangkat lunak dan data), dan Eranyacloud (penyedia layanan cloud lokal pertama di Indonesia dengan sertifikasi ISO 27001/9001) juga turut berpartisipasi dalam mendukung kesuksesan acara ini.

Open Finance Summit 2023 juga didukung oleh VIDA (Penyedia sertifikat elektronik terpercaya yang terdaftar di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia), PS Global Consulting Pte Ltd (salah satu perusahaan konsultan transformasi digital keuangan terkemuka), dan Protergo Cyber Security (penyedia solusi dan layanan keamanan dunia maya kelas dunia ke berbagai segmen pasar, terutama industri layanan keuangan). Allo Bank Indonesia, Credgenics, 99 Group Indonesia, Finpay, Indonet dan Insight Inovasi pun ikut serta mendukung acara Open Finance Summit 2023. Memperkuat sebagai wadah diskusi industri open finance, AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia) dan APGI (Asosiasi Payment Gateway Indonesia) juga turut mendukung Open Finance Summit 2023 sebagai mitra asosiasi pendukung.

  • Editor: Dewi Shinta N
TAGS
LATEST ARTICLE