LogoDIGINATION LOGO

Bekerja Remote Bikin Kita Makin Produktif?

author Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Rabu, 9 Oktober 2019 | 11:02 WIB
Share
Ilustrasi bekerja remote (shutterstock)
Share

Bekerja dari rumah atau remote working bukan mimpi di zaman serba canggih seperti saat ini. Bahkan remote working sudah jadi tren di dunia kerja.

Kini, untuk kamu tidak harus capek menghadapi kemacetan jalanan hanya untuk bekerja. Faktanya, riset terbaru menemukan bahwa satu dari empat karyawan resign karena perjalanan ke kantor yang panjang.

Bahkan para pencari kerja sekarang ini memperhitungkan fleksibilitas remote sebagai salah satu kriteria tempat kerja impiannya.

Baca juga: Nih, 5 Keuntungan Bekerja Remote. Kuy!

Pekerja remote lebih produktif daripada karyawan kantor

Airtasker, platform layanan jasa asal Australia, melakukan survei pada 1.004 karyawan terkait tugas harian dan efisiensi kerja. Hasilnya, karyawan kantor dilaporkan bermalas-malasan selama sekitar 37 menit sehari, diluar makan siang dan waktu istirahat yang ditentukan. Sementara pekerja remote terbukti lebih produktif dengan 27 menit beristirahat.

Terkait penyelesaian tugas harian, 8 persen pekerja remote dan 6 persen karyawan kantor merasa sulit untuk menyelesaikan tugas hariannya.

Baca juga: Kata Siapa Kerja Dari Rumah Nggak Produktif?

Ilustrasi bekerja remote (shutterstock)
Cara tetap produktif bekerja di rumah

Yap! Menurut survei, bekerja remote terbukti lebih produktif. Tapi untuk tetap produktif di rumah, ada strategi yang harus diterapkan. Penelitian menunjukkan bahwa untuk bekerja secara remote, kamu butuh disiplin seperti halnya karyawan di kantor. Fakta penelitian tersebut:

  • 37 persen mengatakan beristirahat adalah cara paling efektif untuk tetap produktif.
  • Hampir sepertiga responden mengatakan bahwa mereka menetapkan jam kerja untuk tetap fokus di rumah.
  • 30 persen memilih membuat daftar pekerjaan.

Baca juga: 3 Tips Agar Selalu Produktif Ala Mark Zuckerberg, Steve Jobs dan Jeff Bezos

Manfaat bekerja remote

Apakah kamu tahu berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk pulang-pergi ke kantor setiap hari? Menurut riset, dibandingkan dengan karyawan kantor, pekerja remote mampu menghemat USD 4.523,05 untuk bahan bakar per tahun. Selain itu, pekerja remote dilaporkan lebih mampu mempertanakan gaya hidup sehat. 

Tapi sayangnya, 29 persen pekerja remote sulit untuk mencapai work-life balance.

Bekerja remote memang memiliki banyak keuntungan antara lain: lebih sedikit gangguan, tidak perlu melakukan perjalanan, dan mampu menghemat uang dan waktu. 

Tapi sebelum memilih bekerja remote, kamu harus mengetahui dan memilih gaya bekerja mana yang paling cocok untukmu. Lebih suka bekerja di rumah atau duduk di ruangan kantor?

Baca juga: 3 Tips Bekerja Maksimal di Coworking Space

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: INC, Airtasker
TAGS
RECOMMENDATION

Ini, Lho, Tren Tempat Kerja Digital Modern!

Transformasi digital tidak dapat diartikan sebagai perubahan teknologi semata, tetapi perubahaan cara berorganisasi, cara berbisnis, dan perilaku manusia

Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:15 WIB
LATEST ARTICLE

2 Kriteria Wajib Dipenuhi Untuk Memilih Pekerjaan Baru

Setelah resign dari kantor lama yang tidak benefit untuk mengimprove kemampuanmu, saatnya mencari pekerjaan baru yang lebih baik. Tapi sebelumnya catat kriteria ini, agar kariermu semakin baik!

Senin, 7 Oktober 2019 | 08:19 WIB

Pliss, Berhenti Lakukan 4 Hal Ini, Ya...

Ada banyak rintangan yang harus dilalui entrepreneur untuk menggapai kesuksesan. Jangan lupa, Ini 4 hal yang harus berhenti kamu lakukan, ya...

Senin, 16 September 2019 | 08:15 WIB

5 Pondasi Membangun Startup

Jika kamu ingin memulai startupmu sendiri, bangun 5 pondasi ini agar startup sukses dan langgeng

Selasa, 11 Juni 2019 | 16:35 WIB

Ya, Pebisnis Juga Perlu Jadi Pendongeng!

Merebut perhatian pelanggan ternyata bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknik bercerita. Pebisnis pun perlu jadi pendongeng lho!

Selasa, 11 Juni 2019 | 08:15 WIB

Jurus Google Agar Karyawan Capai Target

OKR atau Objective and Key Results adalah metode pengukuran manajemen kerja yang diterapkan oleh Google. Dan membuatnya sukses seperti sekarang ini.

Jumat, 17 Mei 2019 | 10:36 WIB