LogoDIGINATION LOGO

Wahyoo Rilis Wahyoo Ventures Bantu UMKM Naik Kelas

author Oleh Dewi Shinta N Kamis, 16 Mei 2024 | 17:12 WIB
Share
Share

Wahyoo perusahaan digitalisasi usaha makanan kecil tradisional (Warung Tegal atau Warteg) yang menyediakan solusi rantai pasok dan workshop untuk meningkatkan kualitas layanan warteg, baru saja meresmikan Wahyoo Ventures, Rabu, 15 Mei 2024 di Wang Plaza, Jakarta Barat. Wahyoo Ventures merupakan solusi permodalan untuk membangun usaha mikro untuk naik kelas.

Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), usaha mikro memerankan peran penting dalam meningkatkan pendapatan negara. Setidaknya peran usaha mikro berada di angka 99,98% paling tinggi dibandingkan usaha besar (0,01%), menengah (0,06%) dan kecil (0,30%). Namun sayangnya ada beberapa hal yang sering menjadi kendala majunya usaha mikro, yakni permodalan. 

Di kesempatan yang sama, Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkap inklusi finansial UMKM masih minim. Data mengungkap 71% UMKM menggunakan modal sendiri (IMF), sementara akses permodalan yang diserap UMKM masih sedikit. 

Baca juga: GOPAY Pinjam Semakin Aman Lewat Tanda Tangan Digital VIDA

Melihat tantangan ini Wahyoo Ventures hadir untuk memimalisir tantangan yang terjadi di usaha mikro. "Melihat potensi dan kontribusi usaha UMKM kuliner yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, Wahyoo ingin terus berinovasi dan menjadi bagian dalam memajukan UMKM kuliner di Indonesia," ungkap Peter Sheare, CEO & Founder Wahyoo Ventures. 

Mengawali misi dan melalui sinergi yang sama, Wahyoo Ventures berkolaborasi dengan FoodStartupIndonesia yang merupakan program Kemenparekraf, mengadakan roadshow Sayembarasa yang berlangsung pada 2-22 Mei 2024 di 6 kota di Indonesia, diawali dari Yogyakarta kemudian dilanjutkan ke Solo, Bandung, Jakarta, Surabaya dan diakhiri di Malang.  

Goals dari Sayembarasa ini adalah untuk mencari UMKM kuliner terbaik di Indonesia yang akan mendapatkan 4M, diantaranya: 

  1. Mentoring: bimbingan dari para ahli di industri kuliner
  2. Management Tools: untuk mengelola bisnis secara efektif
  3. Market Access: peluang baru dari berbagai channel baik online maupun offline
  4. Money: akses keuangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis

 

Baca juga: Blue Bird Tambah Taksi Listrik

Melalui ajang ini, para pengusaha bisnis kuliner bisa menyuguhkan menu andalan serta model bisnis mereka untuk berkesempatan memenangkan hadiah 4M tersebut.

"UMKM kuliner kita punya potensi. Banyak hidden gem kuliner Indonesia yang perlu diketahui dunia. Tapi UMKM punya banyak tantangan, karenanya Wahyoo Ventures hadir dengan 4M," kata Peter.

Ia mengatakan program Sayembarasa adalah wujud konkret langkah Wahyoo dalam memberdayakan UMKM kuliner, menjaring dan mencari role model pengusaha kuliner berbakat di tanah air.

  • Editor: Dewi Shinta N
TAGS
LATEST ARTICLE