Upskilling dan Sertifikasi: Kombinasi yang Semakin Dicari di Dunia Kerja
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Pasang surut industri pariwisata akibat pandemi memberikan dampak signifikan bagi pelaku industri, termasuk OYO sebagai travel-tech company. Meskipun di tengah tantangan industri tersebut, OYO resmi beroperasi selama empat tahun di Indonesia dan berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif sebesar 15 kali lipat dan menarik lebih dari 13 juta pelanggan.
Hingga Oktober 2022, tercatat secara total OYO telah memiliki lebih dari 3.400 properti dan 48.000 kamar di lebih dari 160 kota seluruh Indonesia. Capaian tersebut didukung oleh dua hal utama, yaitu adopsi layanan berbasis digital baik bagi pelanggan maupun mitra bisnis, serta kolaborasi dengan mitra penginapan untuk bersama-sama melewati tantangan industri.
Agus Hartono Wijaya, Country Head OYO Indonesia mengungkapkan, “Empat tahun perjalanan kami dalam mengembangkan bisnis bukanlah hal yang mudah. Terdapat berbagai tantangan yang harus kami hadapi, khususnya di awal masa pandemi kemarin. Namun, OYO tetap optimis dan terus bergerak agar dapat bertahan dan menjadi pemimpin industri perhotelan di Indonesia dengan menghadirkan berbagai inisiatif untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan dan mitra bisnis penginapan. Lewat inisiatif yang berfokus pada adopsi teknologi, kami berhasil meningkatkan pertumbuhan bisnis secara positif.”
Baca juga : 6 Tren dan Peluang Bisnis Pariwisata Pasca-Pandemi
Kini minat masyarakat pun untuk bepergian kian meningkat seiring dengan perkembangan pandemi yang semakin kondusif. Hal ini tercermin dari sektor pariwisata yang menunjukkan tren positif, berdasarkan data dari BPS terdapat kenaikan tingkat hunian kamar hotel selama September 2022 menjadi 50,02%.
Kondisi ini pun menjadi momentum bagi pelaku industri perhotelan, untuk turut kembali menggairahkan sektor pariwisata. Terlebih lagi, dalam transisi pandemi menuju pascapandemi tren pariwisata bagi para pelancong akan mengalami perkembangan dengan berfokus pada pariwisata berkelanjutan, tren kerja hybrid, serta pariwisata olahraga.
Guna turut menggairahkan kembali sektor pariwisata, OYO menyiapkan tiga strategi untuk menavigasi momentum pemulihan industri pariwisata dan perhotelan pascapandemi serta memperkuat kembali fundamental bisnis OYO akibat dampak pandemi. Tiga strategi OYO di masa pascapandemi, meliputi:
Memaksimalkan potensi pasar lokal
Mengingat minat masyarakat Indonesia untuk berwisata semakin meningkat seiring dengan tren pariwisata saat ini, memberikan potensi bagi OYO untuk meningkatkan hunian dan memperluas jangkauan pasar lokal. Oleh karena itu, OYO mendorong para mitra bisnis penginapan untuk melakukan pemasaran melalui berbagai saluran digital aplikasi OYO, Agen Perjalanan Online (OTA), standarisasi fasilitas dan layanan mitra bisnis, serta memperkuat integrasi teknologi ke dalam manajemen operasional.
Gencar inovasi berdasarkan kebutuhan pasar
Untuk memenuhi kebutuhan pasar di masa pasca pandemi, OYO melihat inovasi teknologi sebagai strategi utama. Melalui teknologi imersif, OYO akan memberikan pengalaman dengan nilai tambah bagi pelanggan dari awal pemesanan kamar hingga pelanggan meninggalkan penginapan.
Memperkuat kolaborasi dengan stakeholder industri pariwisata dan perhotelan
Dalam membangkitkan industri pariwisata dan perhotelan, OYO tidak dapat berjalan sendirian. OYO melihat kolaborasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan potensi pariwisata, khususnya pariwisata lokal. Proses digitalisasi pariwisata domestik ini didukung oleh sistem yang membantu mitra bisnis penginapan di wilayah-wilayah kecil untuk mengelola bisnis mereka secara efisien melalui sistem teknologi OYO.
Baca juga : Liburan Hemat Anti Kantong Kering, Siapa takut?
Selain itu, perkembangan teknologi yang pesat telah memainkan peran penting dalam mendorong pemulihan industri pariwisata, khususnya teknologi digital dalam pemesanan tiket/hotel/atraksi dan membantu mengelola operasional bisnis penginapan setiap harinya secara end-to-end dan efisien.
Dalam memperkuat posisi OYO di industri pariwisata dan perhotelan Indonesia, OYO terus berupaya untuk berikan teknologi yang imersif dan berkontribusi dalam memenuhi target pemerintah. Salah satunya target untuk memiliki 1,2 hingga 1,5 juta perjalanan domestik di 2023, terlebih lagi hari libur nasional telah diumumkan.
Lebih lanjut, selama masa transisi pandemi menuju pascapandemi, OYO melihat adanya pergeseran tren wisatawan dalam hal menginap. Sebelum pandemi, wisatawan rata-rata menginap selama 1-3 hari per pemesanan. Namun, selama masa pandemi, wisatawan lebih memilih durasi menginap yang panjang sekitar 5-7 hari. Kini, ketika memasuki masa transisi pascapandemi, tren kembali normal dengan durasi menginap selama 1-3 hari.
“OYO akan terus fokus pada potensi pasar dengan memaksimalkan pertumbuhan portofolio, inovasi teknologi, dan meningkatkan kesadaran akan pilihan perjalanan domestik, dengan tetap menjaga pilihan akomodasi OYO agar selalu dapat diakses oleh pelanggan dimanapun dan kapanpun.” tutup Agus.
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Diamond Food Indonesia kembali menggelar Diamond Mengajar 2026 untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan content creator dan digital marketing melalui kolaborasi dunia industri.
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB
Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-26, pameran bisnis waralaba dan kemitraan terbesar ini hadir sebagai wadah bagi kamu calon pebisnis yang ingi
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:19 WIB
Pahami mengapa data analytics kini menjadi skill wajib bagi semua profesi, mulai dari Marketing hingga HR. Pelajari cara mengubah angka menjadi keputusan strategis tanpa harus mahir coding. Baca selengkapnya tentang pentingnya literasi data di era di
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:34 WIB
Ingin silaturahmi tetap hangat tanpa bikin kantong bolong selama Ramadan tahun ini? Temukan rahasia tetap hemat dan praktis dalam menjalin kebersamaan lewat berbagai terobosan terbaru dari Gojek yang siap memanjakan kamu!
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:22 WIB
Pernah merasa niat ibadah Ramadhan sering keganggu karena jadwal kerja yang padat? Bayangkan ada aplikasi yang nggak cuma ngajarin mengaji, tapi juga jadi teman buat ingetin kamu ibadah tiap hari
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23 WIB
Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga produk audio terbarunya dalam acara bertajuk “The Next Generation Earbuds”, menghadirkan inovasi terbaru yang menggabungkan performa noise cancelling terbaik di kelasnya, desain elegan, serta kenyamanan optimal u
Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
perusahaan dapat memanfaatkan format iklan dengan performa terbaik dari Telegram, didukung oleh bantuan teknis penuh jika berlangganan Telegram Ads melalui KIT Global.
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:52 WIB
Dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa hampir selalu berhadapan dengan data. Mulai dari rekap nilai, tugas statistik, laporan praktikum, hingga hasil survei penelitian. Excel membantu mahasiswa mengelola data tersebut secara sistematis dan efisien, se
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:56 WIB
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Selasa, 6 Januari 2026 | 15:50 WIB
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB
Samsung bertaruh besar bahwa AI akan menjadi tulang punggung jaringan 6G.
Jumat, 14 November 2025 | 19:33 WIB
Di tengah 64,2 juta lebih pelaku UMKM yang menopang perekonomian nasional, hanya sebagian yang sudah benar-benar go digital. Kasir digital hadir untuk menjembatani kesenjangan itu dengan aplikasi kasir yang mudah, fleksibel, dan terjangkau. Aplikasi
Rabu, 12 November 2025 | 11:06 WIB
Beberapa fitur utama WhatsApp juga telah didukung penuh, di antaranya:
Kamis, 6 November 2025 | 18:07 WIB