Konten AI Buat Jualan di Media Sosial Udah Ada Aturannya, Seller Wajib Tahu!
Konten AI untuk jualan wajib diberi label? Simak aturan AI untuk jualan online dan kewajiban label pada konten AI.
Senin, 7 September 2026 | 16:46 WIB
Grup Modalku, yaitu Funding Societies, platform pendanaan digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara resmi mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh USD 144 juta dalam ronde pendanaan Seri C+ yang menarik perhatian banyak investor.
Pendanaan dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2, dengan investor baru, antara lain VNG Corporation yang merupakan perusahaan teknologi raksasa dari Vietnam, Rapyd Ventures, investor global berbasis di Asia, EDBI; Indies Capital, K3 Ventures, dan Ascend Vietnam Ventures.
Perusahaan juga menerima fasilitas dana pinjaman sebesar USD 150 juta dari pendana institusi di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia yang sebagian telah dicairkan sejak 2021. Pendanaan ini menyusul ronde Seri C senilai USD 45 juta yang diperoleh antara tahun 2020 dan 2021.
Pendanaan yang diraih memperkuat posisi Grup Modalku sebagai pemimpin dalam pendanaan digital regional. Dana akan digunakan perusahaan untuk mengelola pengeluaran serta meningkatkan layanan B2B payments bagi UMKM di Asia Tenggara. USD 16 juta atau sekitar Rp 229 miliar dari pendanaan terbaru ini akan digunakan untuk berkontribusi ke opsi rencana saham perusahaan (dalam bentuk pembelian kembali saham) bagi karyawan terdahulu maupun saat ini.
Baca juga : Ternak Uang Raih Pendanaan Tahap Awal, untuk Pengembangan Platform Literasi Finansial
Grup Modalku didirikan pada tahun 2015 oleh Kelvin Teo dan Reynold Wijaya lulusan dari Harvard Business School untuk memberdayakan UMKM di Asia Tenggara. Grup Modalku berupaya untuk memecahkan tantangan-tantangan utama UMKM yang menghambat pertumbuhan mereka, dimulai dari adanya financial gap sebesar USD 300 miliar (sekitar Rp 4,6 kuadriliun*) di kawasan Asia Tenggara.
Meskipun nyaris 99% dari semua usaha di Asia Tenggara merupakan usaha kecil, nyatanya para pelaku UMKM menghadapi banyak rintangan dalam memperoleh pinjaman usaha dari lembaga keuangan konvensional karena kurangnya rekam jejak kredit atau agunan untuk dijaminkan.
Grup Modalku hadir untuk menawarkan pinjaman hingga Rp 2 miliar yang dapat dicairkan dalam waktu 24 jam, sehingga menjadi solusi bagi para UMKM terhadap tantangan terkait akses modal untuk bisnis.
Grup Modalku telah membedakan dirinya sebagai one-stop shop dalam pendanaan UMKM sehingga tidak lagi menggunakan pendekatan supply chain tradisional untuk mencapai inklusi keuangan, melainkan dengan model kredit berbasis Artificial Intelligence (AI) serta menggunakan nilai tambah produk yang dimiliki untuk menjangkau bisnis yang kurang terlayani.
Sebuah studi terbaru yang menggunakan metodologi dari Asian Development Bank, mengungkapkan bahwa UMKM yang didukung oleh Grup Modalku berkontribusi sebesar USD 3,6 miliar (sekitar Rp 51,6 triliun*) ke PDB (Produk Domestik Bruto) di Asia Tenggara.
Baca juga : Skystar Ventures UMN Adakan Bootcamp Seleksi Ide Bisnis
Setelah tujuh tahun berlalu, Grup Modalku saat ini sudah memiliki lisensi di empat negara ASEAN, yaitu Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan sudah beroperasi di Vietnam. Hingga saat ini, Grup Modalku telah menyalurkan pendanaan usaha lebih dari Rp 29,4 triliun kepada lebih dari 4,9 juta transaksi pinjaman UMKM di Asia Tenggara.
“Sebuah kehormatan bagi kami untuk terus dapat dipercaya oleh investor baru maupun yang sudah mendukung kami sejak awal. Setelah berhasil membuktikan kapabilitas kredit kami selama krisis finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya, Modalku akan memperluas bisnis menuju neobanking. Kami berkomitmen untuk dapat mendukung UMKM lebih baik, memperkuat kehadiran kami di Asia Tenggara, dan membawa dampak positif yang lebih besar ke masyarakat," kata Co-founder Funding Societies Modalku, Reynold Wijaya.
Managing Partner SoftBank Investment Advisers, Greg Moon, menambahkan “UMKM di seluruh Asia Tenggara secara historis telah berjuang untuk mendapatkan akses pinjaman dari institusi keuangan, tetapi mereka justru terpaksa mengandalkan pendanaan pribadi untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka. Grup Modalku hadir dan menjembatani para pengusaha ini untuk mengakses pendanaan yang lebih sesuai kebutuhan mereka dan lebih terjangkau dengan membangun sistem data yang menilai suatu usaha dari kinerjanya dan menggunakan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) agar proses menjadi lebih efektif. Kami senang dapat mendukung misi mereka berkontribusi bagi Asia Tenggara dengan mendanai UMKM yang layak namun belum terlayani.”
Pendanaan tahunan Grup Modalku, telah melebihi USD 1 miliar (sekitar Rp 14,3 triliun*) pada Kuartal 4 2021. Selain itu, sebagian dari fasilitas dana pinjaman yang didanai Grup Modalku tersebut berasal dari pendana institusi yang berbasis di Eropa. Sejak 2019, Grup Modalku telah memperluas layanan keuangannya di luar pinjaman dan berencana untuk melakukan ekspansi ke lebih banyak lokasi di Asia Tenggara dalam 12 bulan ke depan.
Konten AI untuk jualan wajib diberi label? Simak aturan AI untuk jualan online dan kewajiban label pada konten AI.
Senin, 7 September 2026 | 16:46 WIB
Potongan aplikator ojol kini 8 persen. Simak aturan terbaru, pembagian 92 persen untuk driver, serta dampaknya terhadap pendapatan.
Senin, 7 September 2026 | 13:01 WIB
Pajak e-commerce ditunda hingga 31 Oktober 2026. Simak alasan penundaannya dan persiapan yang perlu dilakukan seller.
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Diamond Food Indonesia kembali menggelar Diamond Mengajar 2026 untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan content creator dan digital marketing melalui kolaborasi dunia industri.
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB
Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-26, pameran bisnis waralaba dan kemitraan terbesar ini hadir sebagai wadah bagi kamu calon pebisnis yang ingi
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:19 WIB
Pahami mengapa data analytics kini menjadi skill wajib bagi semua profesi, mulai dari Marketing hingga HR. Pelajari cara mengubah angka menjadi keputusan strategis tanpa harus mahir coding. Baca selengkapnya tentang pentingnya literasi data di era di
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:34 WIB
Ingin silaturahmi tetap hangat tanpa bikin kantong bolong selama Ramadan tahun ini? Temukan rahasia tetap hemat dan praktis dalam menjalin kebersamaan lewat berbagai terobosan terbaru dari Gojek yang siap memanjakan kamu!
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:22 WIB
Pernah merasa niat ibadah Ramadhan sering keganggu karena jadwal kerja yang padat? Bayangkan ada aplikasi yang nggak cuma ngajarin mengaji, tapi juga jadi teman buat ingetin kamu ibadah tiap hari
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23 WIB
Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga produk audio terbarunya dalam acara bertajuk “The Next Generation Earbuds”, menghadirkan inovasi terbaru yang menggabungkan performa noise cancelling terbaik di kelasnya, desain elegan, serta kenyamanan optimal u
Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
perusahaan dapat memanfaatkan format iklan dengan performa terbaik dari Telegram, didukung oleh bantuan teknis penuh jika berlangganan Telegram Ads melalui KIT Global.
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:52 WIB
Dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa hampir selalu berhadapan dengan data. Mulai dari rekap nilai, tugas statistik, laporan praktikum, hingga hasil survei penelitian. Excel membantu mahasiswa mengelola data tersebut secara sistematis dan efisien, se
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:56 WIB
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Selasa, 6 Januari 2026 | 15:50 WIB
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB