LogoDIGINATION LOGO

Cloudflare jadi Biang Lumpuhnya X Saat Demo DPR Ricuh

author Oleh Dewi Shinta N Jumat, 29 Agustus 2025 | 12:22 WIB
Share
Share

Sejumlah pengguna media sosial X di Indonesia melaporkan tidak dapat mengakses layanan X pada Kamis sore (28/8/2025), bertepatan dengan memanasnya aksi demonstrasi di Gedung DPR.

Para pengguna mengeluhkan platform X yang tidak bisa diakses, termasuk tidak bisa di-refresh, tak bisa melihat unggahan baru, bahkan tak bisa menggunakan fitur pencarian. Akibat terjadinya down beberapa pengguna menyarankan untuk mengakses platform X menggunakan VPN.

Data dari Downdetector menunjukkan lonjakan laporan gangguan sejak pukul 18.00 WIB dan mencapai puncak 209 laporan pada 18.46 WIB. Mayoritas keluhan terkait koneksi server (63%), dengan beberapa titik gangguan terjadi di Jakarta. Pada laporan juga mengungkap gangguan lain berasal dari 35% gangguan pada aplikasi, dan 3% gangguan situs web.

Meski banyak yang mengira gangguan ini disebabkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), ternyata, penyebab gangguan berasal dari Cloudflare.

Cloudflare merupakan penyedia infrastruktur digital yang mempercepat distribusi data ke perangkat pengguna. Cloudflare melaporkan adanya gangguan server di wilayah Jakarta pada pukul 18.30 WIB yang berhasil dipulihkan sekitar satu jam kemudian.

Di saat bersamaan, demonstrasi di sekitar DPR berujung ricuh dan meluas ke sejumlah ruas jalan di Jakarta hingga malam hari. Kondisi ini mendorong warganet ramai membagikan situasi langsung melalui berbagai platform media sosial.

Aksi yang didominasi mahasiswa itu semula digelar di depan gerbang utama gedung DPR mulai pukul 14.00 WIB. Mereka menggantikan massa buruh yang menggelar aksi sejak pagi.

Namun, memasuki sore hari, aksi buruh yang dimotori koalisi KSPI dan Partai Buruh itu membubarkan diri, dan diganti dengan aksi mahasiswa yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta.

Aksi semula berlangsung damai, namun menjelang pukul 15.00 WIB, massa mulai terlibat bentrok. Aparat kemudian memukul mundur massa yang menyebabkan mereka terpecah ke beberapa titik dalam radius 500 hingga satu kilometer dari gedung parlemen.

 

Blooberg Technoz, CNBC Indonesia



  • Editor: Dewi Shinta N
TAGS
LATEST ARTICLE