Upskilling dan Sertifikasi: Kombinasi yang Semakin Dicari di Dunia Kerja
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Platform pengelolaan sampah untuk perusahaan, individu, dan instansi pemerintah yang berbasis di Indonesia, Waste4Change berhasil meraih pendanaan Seri A senilai US$5 juta.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh AC Ventures dan PT Barito Mitra Investama, dan diikuti oleh sederet investor lain, yakni Basra Corporation, Paloma Capital, PT Delapan Satu Investa, Living Lab Ventures, SMDV, dan Urban Gateway Fund.
Sejak didirikan pada November 2014, perusahaan ini membawa misi untuk memecahkan masalah sampah guna mencegah kebocoran ke lingkungan dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan sampah.
Waste4Change akan menggunakan modal baru untuk memperluas jangkauan mereka, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah hingga 100 ton per hari dalam 18 bulan ke depan, serta mencapai lebih dari 2.000 ton per hari dalam lima tahun ke depan.
Hal ini akan melibatkan pengintegrasian lebih banyak teknologi digital ke dalam proses pemantauan dan perekaman aliran pengelolaan limbah dan otomatisasi fasilitas pemulihan material. Waste4Change juga akan memperkuat kemitraan dengan sektor persampahan informal di Indonesia yang saat ini didukung oleh pemulung, bank sampah, kios sampah, dan pengumpul sampah.
“kami bekerja sama dengan pemodal ventura terbaik di sektor teknologi. Semua investor kami menanggapi ESG dengan serius dan bersedia berbagi wawasan mereka dengan kami dalam menciptakan solusi pengelolaan limbah terbaik. Kami lebih dari siap untuk mewujudkan misi bersama kami untuk memberikan dampak positif yang lebih cepat dan lebih besar terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi,” kata Founder dan CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano.
Baca juga : Cosmart, Startup E-Commerce Berlangganan Kantongi Pendanaan Awal US$ 5 Juta
Dengan populasi lebih dari 270 juta penduduk, Indonesia menghadapi masalah pengelolaan sampah terbesar di Asia Tenggara, dengan tingkat daur ulang berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan masih sangat rendah, yaitu 11-12%. Namun, tidak menutup kemungkinan jika hal ini akan segera berubah pasca regulasi atau kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah.
Baru-baru ini, pemerintah meluncurkan program Indonesia Bersih Sampah 2025 yang diresmikan melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia 97/2017. Aturan ini mewajibkan semua pihak untuk mendukung realisasi pengurangan sampah 30% dari sumbernya (termasuk pemilahan sampah ke tempat sampah terpisah sehingga sampah tertentu dapat diolah menjadi produk daur ulang yang berbeda) dan 70% sampah diolah. Target agresif pemerintah perlu dicapai sebelum akhir tahun 2025.
Program ini juga telah memicu peraturan pengelolaan sampah baru dari pemerintah daerah dan inisiatif pengelolaan sampah dari sektor komersial. Dalam hal permintaan pasar baru, perubahan ini telah menciptakan lonjakan kebutuhan akan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, dengan laporan pengelolaan sampah yang terperinci.
Waste4Change hadir di 21 kota di Indonesia, mengelola lebih dari 8.000 ton sampah per tahun. Perusahaan telah mengumpulkan sampah dari 100+ klien B2B dan 3.450+ klien rumah tangga. Sejak 2017, telah memperoleh skor CAGR 55,1%.
Baca juga : Tips Menghadapi Resesi 2023
Pelanggan diminta untuk memilah sampahnya sesuai dengan panduan Waste4Change. Kemudian, Waste4Change akan mengirimkan tim untuk datang ke lokasi mereka guna mengambil sampah secara langsung, kemudian memberikan laporan detail setelah proses selesai.
Pelanggan juga memiliki pilihan untuk membawa sampah ke salah satu titik drop-off Waste4Change atau mengirim sampah mereka ke Waste4Change. Waste4Change saat ini memiliki 108 karyawan dan 141 operator pengelolaan sampah. Perusahaan berencana untuk menambah 52 orang tambahan ke dalam timnya dan melibatkan lebih dari 300 sektor informal dan UKM di sektor limbah (sejumlah personel internal dan eksternal) untuk terus mendorong pertumbuhan.
Founder dan CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano menjelaskan, “sektor pengelolaan sampah Indonesia masih terus berkembang, dan kami lebih dari siap untuk membantu dalam prosesnya. Dengan tingkat daur ulang rendah, 11-12% berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kita tahu bahwa masih banyak bahan berharga yang siap untuk diputar kembali. Masyarakat mulai mengedukasi diri tentang sampah dan lingkungan, telah bermunculan startup dan bisnis baru terkait pengelolaan sampah, dan pemerintah menyambut baik seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam memajukan Indonesia. Dibandingkan dengan apa yang kami alami di tahun 2014, pasar saat ini semakin matang. Kami akan melakukan apapun yang kami bisa untuk memberikan solusi dalam setiap kebutuhan pengelolaan sampah.”
Pandu Sjahrir, Founding Partner AC Ventures, mengatakan, “Waste4Change adalah pionir yang menyediakan solusi pengelolaan sampah end-to-end. Keberlanjutan adalah fokus utama tim, dengan komitmen yang ditunjukkan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. Perusahaan ini telah mencapai kecocokan pasar produk dan memiliki potensi untuk berkembang di seluruh negeri. Waktu perusahaan juga ideal, karena pemerintah Indonesia menginginkan setidaknya pengurangan 30% di sumbernya, dengan 70% sisanya ditangani pada tahun 2025.”
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Diamond Food Indonesia kembali menggelar Diamond Mengajar 2026 untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan content creator dan digital marketing melalui kolaborasi dunia industri.
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB
Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-26, pameran bisnis waralaba dan kemitraan terbesar ini hadir sebagai wadah bagi kamu calon pebisnis yang ingi
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:19 WIB
Pahami mengapa data analytics kini menjadi skill wajib bagi semua profesi, mulai dari Marketing hingga HR. Pelajari cara mengubah angka menjadi keputusan strategis tanpa harus mahir coding. Baca selengkapnya tentang pentingnya literasi data di era di
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:34 WIB
Ingin silaturahmi tetap hangat tanpa bikin kantong bolong selama Ramadan tahun ini? Temukan rahasia tetap hemat dan praktis dalam menjalin kebersamaan lewat berbagai terobosan terbaru dari Gojek yang siap memanjakan kamu!
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:22 WIB
Pernah merasa niat ibadah Ramadhan sering keganggu karena jadwal kerja yang padat? Bayangkan ada aplikasi yang nggak cuma ngajarin mengaji, tapi juga jadi teman buat ingetin kamu ibadah tiap hari
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23 WIB
Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga produk audio terbarunya dalam acara bertajuk “The Next Generation Earbuds”, menghadirkan inovasi terbaru yang menggabungkan performa noise cancelling terbaik di kelasnya, desain elegan, serta kenyamanan optimal u
Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
perusahaan dapat memanfaatkan format iklan dengan performa terbaik dari Telegram, didukung oleh bantuan teknis penuh jika berlangganan Telegram Ads melalui KIT Global.
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:52 WIB
Dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa hampir selalu berhadapan dengan data. Mulai dari rekap nilai, tugas statistik, laporan praktikum, hingga hasil survei penelitian. Excel membantu mahasiswa mengelola data tersebut secara sistematis dan efisien, se
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:56 WIB
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Selasa, 6 Januari 2026 | 15:50 WIB
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB
Samsung bertaruh besar bahwa AI akan menjadi tulang punggung jaringan 6G.
Jumat, 14 November 2025 | 19:33 WIB
Di tengah 64,2 juta lebih pelaku UMKM yang menopang perekonomian nasional, hanya sebagian yang sudah benar-benar go digital. Kasir digital hadir untuk menjembatani kesenjangan itu dengan aplikasi kasir yang mudah, fleksibel, dan terjangkau. Aplikasi
Rabu, 12 November 2025 | 11:06 WIB
Beberapa fitur utama WhatsApp juga telah didukung penuh, di antaranya:
Kamis, 6 November 2025 | 18:07 WIB