Konten AI Buat Jualan di Media Sosial Udah Ada Aturannya, Seller Wajib Tahu!
Konten AI untuk jualan wajib diberi label? Simak aturan AI untuk jualan online dan kewajiban label pada konten AI.
Senin, 7 September 2026 | 16:46 WIB
Perusahaan startup teknologi agrikultur (agritech) AgriAku baru saja mengumumkan perolehan pendanaan senilai USD 35 juta atau setara Rp520 miliar rupiah dalam pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Alpha JWC Ventures.
Sebelumnya AgriAku menggandeng Investor, MDI Growth (dari ARISE, Centauri, dan MDI Growth) serta Go-Ventures yang kembali berpartisipasi di pendanaan ini. AgriAku juga berhasil mendapatkan dukungan dari BRI Ventures dan Mandiri Capital, yang menjadikan AgriAku satu-satunya perusahaan agritech yang didanai oleh tiga perusahaan BUMN terbesar di Indonesia.
Selain itu, AgriAku juga menggandeng investor strategis baru seperti Gentree Fund, K3 Ventures, dan perusahaan publik Thai Wah yang kedepannya dapat membantu ekspansi internasional AgriAku. Beberapa perusahaan modal ventura lainnya juga berpartisipasi dalam putaran ini, termasuk Alto Partners, InnoVen Capital, dan Mercy Corps Social Venture Fund.
AgriAku juga menyambut dua sosok baru di struktur kepemimpinannya. Pertama, Abraham Soedjito hadir sebagai Chief Strategy Officer. Sebelum bergabung dengan AgriAku, Abraham adalah Chief Product Officer Financial Services Traveloka di Thailand. Selain itu, Valmik Mirani bergabung sebagai Chief Commercial Officer. Sebelumnya, Valmik adalah Assistant Vice President di Paytm, perusahaan pembayaran digital dan layanan keuangan terkemuka di India, dan Vice President untuk Marketplace Strategy Office di Tokopedia. Bergabungnya Abraham dan Valmik akan memperkuat solusi berbasis teknologi dan kinerja operasional AgriAku.
Baca juga : Fitur Cek Tarif Tol sudah Ada di Google Maps!
Merevolusi agribisnis di Indonesia
Didirikan oleh Irvan Kolonas dan Danny Handoko pada Mei 2021, AgriAku memiliki misi meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani dengan adanya bantuan teknologi. Pasalnya, sektor pertanian di Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian sebesar 13,7% dari PDB (Tahun fiskal 2020). Namun, pasar pertanian hulu sangat terfragmentasi dengan rantai nilai (value chain) yang tidak terorganisir.
“Industri hulu pertanian yang terfragmentasi mempersulit petani, pemasok, dan pengecer untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan tepat waktu yang mengakibatkan seringnya terjadi ketidakstabilan pasokan dan harga. Selain itu, mereka juga menghadapi masalah rendahnya efisiensi kerja manual, layanan logistik yang tidak memadai, serta terbatasnya akses pembiayaan,” ujar Irvan Kolonas, Co-Founder dan President AgriAku
”AgriAku hadir untuk memecahkan masalah-masalah tersebut. Kami percaya teknologi dapat membuat perubahan untuk meningkatkan produktivitas dan penghasilan para petani. Dengan platform B2B marketplace AgriAku, produsen dan pemasok dapat menyediakan langsung alat tani ke pengecer (“Toko Tani”) dengan harga yang kompetitif yang kemudian akan mendistribusikan langsung produk ke para petani di lapangan.”
Sejak diluncurkan, AgriAku telah tumbuh dan hadir di lebih dari 500 kota di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Ke depannya, AgriAku akan terus menambah layanannya sehingga AgriAku dapat menjadi solusi agribisnis yang komprehensif. AgriAku juga akan terus mengembangkan jaringan Toko Tani dan distributornya, memperluas tim produk dan teknologinya untuk terus berinovasi.
Baca juga : Ingin Tingkatkan Omzet Jualan? Simak Tips Ini
AgriAku akan fokus pada optimalisasi unit ekonomi dan memperluas pendapatan dengan berinovasi dalam menawarkan layanan-layanan yang bernilai tambah seperti logistik dan pembiayaan kepada para distributor dan produsen untuk membantu mereka berkembang dari segi operasional dengan platform AgriAku. Dengan pendanaan baru ini, AgriAku juga akan memperkuat penetrasi pasar di perluasan toko tani dan jaringan distributor serta ekspansi bisnis seperti penyediaan hasil pertanian.
“Pertanian adalah salah satu kontributor terbesar perekonomian Indonesia, namun sektor ini masih menghadapi banyak inefisiensi, termasuk di rantai pasoknya. AgriAku memiliki posisi terbaik untuk memberdayakan Toko Tani dengan mengamankan pasokan alat pertanian secara konsisten dengan harga yang transparan, memperluas jaringan pemasok mereka, dan menyediakan pembiayaan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mereka. Kami percaya AgriAku akan merevolusi lanskap pertanian di Indonesia. Kami senang dapat bermitra dan menjadi bagian dari perjalanan AgriAku,” kata Eko Kurniadi, Partner di Alpha JWC Ventures.
Para pimpinan AgriAku percaya bahwa AgriAku tidak hanya memiliki strategi yang tepat sebagai keunggulan kompetitifnya, tetapi juga berpusat pada fokus kolektif.
“Di AgriAku, kami fokus untuk memecahkan masalah pelanggan kami dan menambah nilai di pasar agri secara keseluruhan di Indonesia dan sekitarnya. Dengan pendanaan ini, kami akan fokus pada fundamental monetisasi dan berkonsentrasi pada ide-ide penting, pengeksekusian, dan pendistribusian,” ujar Danny Handoko, Co-Founder dan CEO AgriAku.
Praanggapan terhadap keberhasilan eksekusi ini lebih lanjut digaungkan oleh Go-Ventures dan ARISE sebagai returning investor, “AgriAku telah menunjukkan eksekusi yang luar biasa atas tujuan mereka untuk mendigitalkan pasar input pertanian. Kami berharap dapat terus memberikan dukungan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di negara ini,” kata Aditya Kamath, Partner di Go-Ventures.
“Merupakan suatu kehormatan untuk menyaksikan eksekusi yang luar biasa oleh tim AgriAku sejak hari pertama. Kami bangga dapat terus mendukung tim untuk ketiga kalinya dan seterusnya untuk memberdayakan lebih banyak Toko Tani dan pemangku kepentingan pertanian lainnya di seluruh nusantara,” kata Aldi Adrian Hartanto, Partner di ARISE
Konten AI untuk jualan wajib diberi label? Simak aturan AI untuk jualan online dan kewajiban label pada konten AI.
Senin, 7 September 2026 | 16:46 WIB
Potongan aplikator ojol kini 8 persen. Simak aturan terbaru, pembagian 92 persen untuk driver, serta dampaknya terhadap pendapatan.
Senin, 7 September 2026 | 13:01 WIB
Pajak e-commerce ditunda hingga 31 Oktober 2026. Simak alasan penundaannya dan persiapan yang perlu dilakukan seller.
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:58 WIB
Untuk membantu peserta mempersiapkan diri, DQLab menghadirkan program Sertifikasi BNSP Gratis yang dilengkapi dengan Pre-Session Mini Bootcamp.
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:46 WIB
Diamond Food Indonesia kembali menggelar Diamond Mengajar 2026 untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan content creator dan digital marketing melalui kolaborasi dunia industri.
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB
Menjawab kebutuhan tersebut, FLEI Business Show 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-26, pameran bisnis waralaba dan kemitraan terbesar ini hadir sebagai wadah bagi kamu calon pebisnis yang ingi
Jumat, 8 Mei 2026 | 20:19 WIB
Pahami mengapa data analytics kini menjadi skill wajib bagi semua profesi, mulai dari Marketing hingga HR. Pelajari cara mengubah angka menjadi keputusan strategis tanpa harus mahir coding. Baca selengkapnya tentang pentingnya literasi data di era di
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:34 WIB
Ingin silaturahmi tetap hangat tanpa bikin kantong bolong selama Ramadan tahun ini? Temukan rahasia tetap hemat dan praktis dalam menjalin kebersamaan lewat berbagai terobosan terbaru dari Gojek yang siap memanjakan kamu!
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:22 WIB
Pernah merasa niat ibadah Ramadhan sering keganggu karena jadwal kerja yang padat? Bayangkan ada aplikasi yang nggak cuma ngajarin mengaji, tapi juga jadi teman buat ingetin kamu ibadah tiap hari
Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23 WIB
Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga produk audio terbarunya dalam acara bertajuk “The Next Generation Earbuds”, menghadirkan inovasi terbaru yang menggabungkan performa noise cancelling terbaik di kelasnya, desain elegan, serta kenyamanan optimal u
Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
perusahaan dapat memanfaatkan format iklan dengan performa terbaik dari Telegram, didukung oleh bantuan teknis penuh jika berlangganan Telegram Ads melalui KIT Global.
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:52 WIB
Dalam kegiatan perkuliahan, mahasiswa hampir selalu berhadapan dengan data. Mulai dari rekap nilai, tugas statistik, laporan praktikum, hingga hasil survei penelitian. Excel membantu mahasiswa mengelola data tersebut secara sistematis dan efisien, se
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:56 WIB
Tren pembelajaran digital yang meningkat, termasuk minat yang signifikan terhadap keterampilan AI dan data, mencerminkan kesadaran bahwa continuous learning kini menjadi bagian penting dari strategi karier jangka panjang.
Selasa, 6 Januari 2026 | 15:50 WIB
Pengguna WhatsApp kini dimungkinkan untuk mengirim pesan atau mengobrol dengan pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan berbeda.
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:14 WIB
Layanan ini hadir sebagai solusi konektivitas yang sangat ramah di kantong, serta menawarkan spesifikasi yang tidak main-main.
Kamis, 4 Desember 2025 | 12:10 WIB