LogoDIGINATION LOGO

Shopee Berdayakan UMKM Indonesia untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

author Oleh Rommy Rustami Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:07 WIB
Share
Share

Shopee, salah satu platform e-commerce terdepan meluncurkan bantuan ekonomi bagi para pihak terdampak melalui program ‘Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee’. Hal ini sesuai dengan salah satu kebijakan pemerintah lewat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 (PP 23/2020) tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan Program bantuan ‘Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee’ ini merupakan komitmen lanjutan dari Shopee setelah sebelumnya merilis program stimulus Dukungan COVID-19 100M Shopee.

"Program ini telah kami kurasi agar dapat menjawab kebutuhan utama dari para pelaku terdampak di masa pemulihan ekonomi ini. Selain menyediakan bunga pinjaman spesial dan stimulus modal, Shopee juga turut menyertakan inisiatif ekspor untuk terus memperluas jangkauan mitra penjual UMKM kami," katanya.

Melalui program ini, Shopee bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menyediakan bunga pinjaman spesial kepada lebih dari 10.000 UMKM. Kerja sama ini dapat memudahkan para pelaku UMKM untuk mengakses bantuan modal dengan meminimalisir banyaknya persyaratan administrasi.

Selain itu, Shopee juga akan membantu 20.000 UMKM lokal untuk mengekspor produk ke Malaysia dan Singapura. Mulai dari bulan April lalu, Shopee telah kembali mengembangkan program ekspor “Kreasi Nusantara: Dari Lokal untuk Global” yang telah sukses mengekspor 5.000 produk produk lokal ke Malaysia dan Singapura.

Sub program ketiga dalam ‘Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee’, platfrom e-commerce ini juga akan mengalokasikan Rp17 Miliar untuk meningkatkan transaksi UMKM lokal dan para pengguna. Nilai bantuan tersebut akan berupa voucher toko, keringanan biaya layanan, dan kredit iklan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Nathan Kacaribu sempat mengatakan bahwa pemerintah menilai ada urgensi bantuan pemulihan ekonomi dalam rangka mengatasi dampak COVID-19 agar tidak mengoreksi ekonomi lebih dalam. Oleh karenanya dibutuhkan bantuan dari semua sisi agar masyarakat Indonesia siap menghadapi pembukaan ekonomi di masa new normal ini.

 

  • Editor: Rommy Rustami
TAGS
LATEST ARTICLE