Pameran Tezos Art Moments Jakarta Tampilkan Karya dari Enam Seniman NFT

Oleh: Nur Shinta Dewi
Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:42 WIB

Karya seni non-fungible tokens (NFT) akan ditampilkan dalam ekshibisi seni Art Moments Jakarta (AMJ). Bertajuk ‘NFTs: Inner Worlds, Immortalized’, pameran seni NFT ini akan menampilkan karya dari enam seniman terkemuka dari seluruh kawasan Asia Pasifik, tiga diantaranya merupakan seniman NFT terkemuka di Indonesia.

Didukung Tezos, pelopor blockchain Proof of Stake layer pertama, serta TZ APAC, entitas adopsi blockchain terkemuka di Asia yang akan berkontribusi sebagai mitra komunitas resmi, pameran ini akan menampilkan keanekaragaman, kekuatan, dan potensi NFT sebagai media seni dari setiap seniman. 

Dengan ruang pameran khusus seluas 72 meter persegi yang terletak di pusat Gandaria City Hall (GC Hall), pameran 'NFTs: Inner Worlds, Immortalized' akan menampilkan beragam karya  seniman NFT di ekosistem Tezos.

Enam seniman ini yaitu DIELA (Diela Maharanie), Arya Mularama dan Tommy Chandra asal Indonesia, Sarisa Kojima asal Thailand, loopymoon (Marion Olmillo) asal Filipina dan Hamlatul Arsy (alias The Curious Unicorn) asal Brunei Darussalam.

Karya-karya keenam kreator tersebut mencerminkan visi CONTI NUANCE yang menjadi tema utama Art Moments Jakarta 2022.

“Kesempatan untuk bisa tampil di Art Moments Jakarta merupakan sebuah pencapaian besar dalam perjalanan karir saya sebagai seniman. Saya berharap lebih banyak orang akan menghargai seni digital seperti jenis seni lainnya, dan merasakan kepuasan dengan mengumpulkan NFT,” ucap Diela Maharanie.

Baca juga : Fitur NFT Sudah ada di Instagram Indonesia, Kreator NFT Lebih Bebas Berkarya

Sementara Tommy Chandra mengungkap pemanfaatan teknologi NFT sangatlah membantu seniman memecahkan masalah tradisional. “NFT adalah teknologi terdepan yang benar-benar mendefinisikan konsep 'Kontinuitas'. NFT memungkinkan penggabungan gagasan teknologi dan seni. Kontrak pintar dan pengaturan royalti pada ekosistem NFT membantu seniman memecahkan berbagai permasalahan tradisional,” tuturnya.

Sebagai kawasan dengan sebagian besar populasi masyarakat mobile-first yang telah terbiasa dengan teknologi, Asia Tenggara adalah pasar utama untuk NFT. Asia Tenggara merupakan kawasan dengan tingkat adopsi NFT yang diprediksi sebesar 41%, menempatkannya sebagai salah satu kawasan dengan nilai adopsi tertinggi secara global.

Sementara itu, lanskap NFT di Indonesia semakin bertumbuh dari sisi popularitas dan jumlah pengguna, dengan prediksi pertumbuhan industri sebesar 50,8% per tahun, yang digadang akan mencapai lebih dari USD 2,3 miliar tahun ini. NFT telah mendorong adopsi yang berdampak nyata tidak hanya di wilayah metropolitan, tetapi juga di berbagai lokasi yang tersebar di seluruh nusantara.

Mengomentari pameran mendatang, Jivan Tulsiani, Head of Marketing TZ APAC mengatakan, seniman Asia Tenggara dan Indonesia secara aktif mengadopsi karya seni digital dalam bentuk NFT, yang memungkinkan mereka bukan hanya untuk menjangkau audiens baru, tetapi juga mendapatkan kompensasi yang adil untuk karya seni mereka, serta menjadi pembuat perubahan positif bagi komunitas mereka.

"Kami sangat antusias untuk merayakan semangat inovasi di ruang seni Art Moments Jakarta hari ini. Pameran Tezos terbuka bagi semua orang yang tertarik untuk menikmati kreasi beberapa seniman terbaik di ekosistem Tezos, serta mengumpulkan NFT yang berkesan dan memahami lebih banyak mengenai Tezos,” ungkap Jivan.

Baca juga : Jadi Milyarder berkat NFT, Sebenarnya Bagaimana Sih Potensinya?

Selain pameran fisik, kompetisi NFT Art Prized Moments II NFT juga digelar menjelang ekshibisi Art Moments Jakarta. Para pemenang kompetisi, yang telah membuat NFT di akaSwap, akan memamerkan karya seni mereka di berbagai ruang di luar pameran Tezos.

Pengunjung juga dapat menantikan diskusi panel yang edukatif antara para ahli seperti Tommy Chandra dan Head of Growth TZ APAC, David Tng yang bertajuk “The Future of NFTs”. Panel akan berlangsung pada 5 November 2022, dimulai pukul 19.00 hingga 20.30 Waktu Indonesia Barat.

Kemitraan antara Tezos dan AMJ merupakan satu diantara sekian aktivitas yang menunjukkan komitmen ekosistem Tezos untuk memajukan Web 3.0 di Indonesia. Pada awal tahun ini, Tezos menjadi mitra utama dari International Olympiad in Informatics (IOI 2022) ke-34 — kompetisi ilmu komputer paling bergengsi untuk siswa sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di seluruh dunia — yang diadakan di Indonesia.