Indomie X TANGAN, Begini Pelajaran Digital Marketing yang Bisa Diambil

Oleh: Nur Shinta Dewi
Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:30 WIB

 

Indomie, mengumumkan kolaborasinya dengan brand fesyen TANGAN untuk merayakan hari jadi ke-50 tahun pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Ini kali kedua Indomie berkolaborasi dengan brand lokal untuk merayakan hari jadinya. 

Sebelumnya, ia menggaet brand Swallow untuk menciptakan sandal dengan ciri khas Indomie. Sementara, dari kolaborasi keduanya, TANGAN menciptakan dua produk eksklusif yakni jaket dan kaos yang identik dengan mie dan bungkus bumbu ala Indomie.

Jika kolaborasi Indomie x Swallow, identik dengan Indomie Goreng, kolaborasi Indomie x TANGAN ini menghadirkan desain yang identik dengan rasa kaldu ayam. Hal ini tampak diperlihatkan pada desain dan detail jaket yang dibuat mirip dengan bungkus Indomie rasa kaldu ayam.

Desain kolaborasi ini dibanderol dengan harga Rp1,7 juta untuk jaket dan Rp765 ribu untuk kaos. Selain pada official TANGAN, pembeli juga dapat membelinya di ritel online @Sonderlab. 

Melihat kolaborasi unik antara Indomie dan brand-brand lokal. Apa pelajaran yang bisa diambil dari hasil kolaborasi ini?

Baca juga : Rayakan 50 Tahun, Indomie Gandeng Brand Fashion TANGAN

Brand legend yang ingin selalu eksis

Melihat umur Indomie, tentu sudah tidak muda lagi. Meski begitu cara Indomie untuk tetap terlihat eksis patut dicontoh semua pemilik brand. 

Selain aktif mengeluarkan rasa baru seperti Indomie Ayam Geprek “Hype Abis, Indomie Ayam Pop, dan rasa baru lainnya, Indomie juga turut menggaet brand lokal untuk semakin dekat dengan market mereka. Hal merupakan strategi yang baik melihat anak muda saat ini, sangat aware dengan produk-produk lokal.

Membangun produk limited edition

Kedua fashion item kolaborasi TANGAN x Indomie, dijual secara limited edition atau terbatas. Upaya ini dapat memancing rasa penasaran pecinta fashion untuk segera membeli dan mengoleksi produk tersebut. 

Indomie mampu mengincar orang-orang yang suka membeli barang limited edition. Karena mendapatkan barang limited edition dapat memberi rasa bangga sendiri terhadap konsumen.

Menjual kreativitas bukan sekedar gambar 

Jika kamu menilai produk ini mahal, coba urungkan kembali penilaianmu itu. TANGAN tidak hanya mengeluarkan produk dengan memanfaatkan logo brand Indomie yang sudah terkenal. Namun TANGAN berhasil mengemas suatu produk menjadi nilai kreativitas tinggi didalamnya.

Baca juga : Ini Pelajaran Strategi Pemasaran dari Starbucks Kaleng

TANGAN x Indomie mengeluarkan dua produk yang berkesinambungan, yaitu Jaket dan Kaos. Dimana jika jaket dan kaos itu dikenakan bersamaan, tampak seperti ilusi seolah membuka Indomie rasa kaldu ayam. Ide unik dan orisinil inilah yang patut diberi harga mahal.

Menjual barang yang punya banyak penggemar

Mungkin banyak dari kamu yang mempertanyakan kenapa Rasa Ayam Kaldu? 

Indomie x TANGAN memilih Rasa Ayam Kaldu karena salah satu rasa yang paling digemari semua orang. Sangat penting bagi pemilik bisnis untuk mempertimbangkan minat pasar agar produk yang di jual dapat tepat sasaran.

Garap pasar dengan kolaborasi

Kolaborasi Indomie x TANGAN maupun dengan Swallow adalah bagian dari strategi Co-Branding. Selain untuk merayakan ulang tahun Indomie ke-50, strategi Co-Branding ini merupakan konsep yang digunakan untuk meningkatkan penjualan produk melalui aliansi.