GoTo Umumkan PHK 1300 Karyawan

Oleh: Nur Shinta Dewi
Jumat, 18 November 2022 | 16:55 WIB

 

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk telah memberikan pernyataan resmi terkait kabar rencana pemutusan hubungan kerja (PHK). GoTo membenarkan kabar tersebut dan akan melakukan PHK terhadap 1.300 karyawan. 

Jumlah karyawan itu setara dengan 12% dari total karyawan GoTo di semua negara tempat perusahaan beroperasi antara lain di Singapura, Vietnam dan Thailand. Karyawan yang terdampak akan menerima pemberitahuan hari ini. 

Keterangan tertulis GoTo mengungkap "untuk lebih jauh bernavigasi di tengah kondisi ekonomi global yang semakin penuh tantangan, GoTo harus fokus pada hal-hal yang berada dalam kendali perusahaan. Hal ini termasuk mengambil keputusan sulit untuk melakukan perampingan karyawan sejumlah 1.300 orang atau sekitar 12% dari total karyawan tetap Grup GoTo,"

Baca juga : Perusahaan Startup PHK Besar-besaran, Ada Apa ya?

Perusahaan menyatakan akan berkomitmen untuk memberi dukungan yang komprehensif selama masa transisi karena mereka telah bekerja keras dan memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan.

Perusahaan menegaskan bahwa karyawan yang terdampak akan memperoleh paket kompensasi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan di tiap negara di mana GoTo beroperasi. GoTo juga memberikan sejumlah dukungan finansial, antara lain berupa tambahan satu bulan gaji, serta kompensasi pengganti periode pemberitahuan (notice in-lieu).

Tidak hanya itu, GoTo juga memberikan dukungan pencarian kerja serta layanan konseling. Karyawan terdampak berhak memiliki laptop yang saat ini mereka gunakan, mengakses berbagai program pelatihan, serta dapat bergabung ke direktori alumni GoTo, di mana perusahaan dapat memberikan rekomendasi kepada berbagai perusahaan dalam jaringan rekanan bisnis Grup GoTo. Selanjutnya, fasilitas konseling karir, keuangan, dan psikologi akan tersedia sampai akhir bulan Mei 2023.

"Keputusan sulit ini tidak dapat dihindari supaya perusahaan lebih agile dan mampu menjaga tingkat pertumbuhan sehingga terus memberikan dampak positif bagi jutaan konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang," tulis perusahaan.

Baca juga : Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Resesi ?  

Keputusan GoTo ini menambah daftar jajaran perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawannya di tahun 2022. Berikut rangkuman startup yang gulung tikar dan melakukan PHK yang dikutip dari Katadata:

Daftar startup bangkrut di Indonesia yakni: 

Daftar startup yang menutup layanan di Indonesia yaitu: 

Startup yang melakukan PHK sejak awal tahun yakni: