Tiket.com dan Blibli Dikabarkan Segera Merger dan IPO

Oleh: Nur Shinta Dewi
Senin, 11 April 2022 | 17:45 WIB

 

Perusahaan layanan pemesanan tiket hotel dan perjalanan, Tiket.com dikabarkan segera IPO (penawaran umum perdana) pada tahun 2022 ini. Jelang melantai di bursa saham, Tiket.com dikabarkan segera merger dengan e-commerce milik Grup Djarum, PT Global Digital Niaga atau Blibli.

"Jika Tiket.com memutuskan untuk go public, pasti akan dilakukan tahun ini," kata George dalam wawancara bersama Bloomberg TV, seperti dikutip CNBC Indonesia.

Sebelumnya Tiket.com dikabarkan sedang mempertimbangkan go public melalui merger dengan SPAC. Namun, diskusi startup tersebut dengan COVA Acquisition Corp. telah berakhir. Berdasarkan sumber Bloomberg, penjajakan rencana merger dengan Blibli dilakukan setelah diskusi Tiket.com dengan special purpose acquisition company (SPAC) atau blank-check company gagal berlanjut. 

Pada akhirnya Tiket.com berpeluang digabungkan dengan Blibli, menjelang rencana penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bloomberg mengatakan, penawaran saham perdana untuk perusahaan gabungan ini bernilai sekitar US$1 miliar atau setara Rp14,3 triliun.

Baca juga : IPO! GoTo Melantai di Bursa Saham

Untuk informasi Tiket.com didirikan pada 2011, dan diakuisisi pada tahun 2017 oleh Grup Djarum. 

Tiket.com merupakan platform yang memungkinkan konsumen membeli tiket penerbangan, kereta api serta kamar hotel dan event seperti acara konser. Perusahaan memiliki jaringan lebih dari 90 maskapai penerbangan, 2,8 juta hotel dan penginapan lainnya. 

Sementara Blibli adalah e-commerce yang telah berdiri sejak 2011 untuk memenuhi kebutuhan termasuk elektronik, bahan pokok, dan produk gaya hidup. Saat ini Blibli telah bekerja sama dengan lebih dari 100.000 mitra bisnis.

Keduanya boleh dibilang sudah berada di bawah atap yang sama, yaitu Grup Djarum. Namun, bila keduanya benar-benar merger, maka Tiket.com dan BliBli akan bergabung dan menjadi perusahaan dengan entitas gabungan yang baru. 

Baca juga : FSB Indonesia Luncurkan Fundo, Platform Tekfin Lelang Surat Berharga Pertama di Asia

Terkait kabar merger ini, pihak Tiket.com menolak untuk berkomentar, sementara perwakilan BliBli juga tak segera menanggapi permintaan komentar, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg.

Apabila rencana ini terealisasikan, maka akan menambah daftar perusahaan teknologi Tanah Air yang akan melantai di bursa. Sebelumnya, PT Bukalapak.com Tbk telah terlebih dahulu melantai pada tahun lalu dengan nilai Rp22 triliun.

Setelah itu, PT GoTo Gojek Tokopedia melantai pada Senin (11/4). Adapun, harga penawaran saham GoTo ditetapkan Rp 338 per saham sehingga total dana kapitalisasi pasar perusahaan mencapai Rp400,31 triliun.