Begini Fakta Generasi Sandwich

Oleh: Nur Shinta Dewi
Selasa, 18 Januari 2022 | 22:13 WIB

  

Apakah kamu terhimpit tanggung jawab yang berbeda dan harus membiayai keluarga inti dan keluarga kecilmu? Berarti benar, kamu salah satu bagian Sandwich Generation.

Sandwich Generation atau generasi sandwich adalah generasi yang terhimpit di antara dua tanggung jawab keuangan sekaligus. Seperti isian sandwich yang terjepit di antara dua roti, biasanya mereka yang berada di posisi ini terhimpit kebutuhan finansial orang tua dan anak, sebab itu orang-orang yang berada di posisi ini disebut dengan generasi sandwich.

Menurut riset generasi sandwich lebih rentan stres karena multiperan dan banyaknya tekanan, antara lain adalah masalah keuangan, kesehatan, pendidikan, di antara kebutuhan rumah tangga dan orang tua yang harus mereka tanggung sendirian.

Survei di Amerika Serikat tahun 2007 menunjukkan bahwa generasi sandwich yang terdiri dari usia 35–54 tahun, mengalami tingkat stres lebih tinggi karena dituntut untuk menyeimbangkan peran dalam perawatan anak dan juga orangtua mereka. Bahkan hampir 40% wanita generasi sandwich melaporkan tingkat stres yang ekstrem.

Baca juga : Mengoptimalkan Portofolio Alternatif Investasi

Menjadi generasi sandwich tidak semata-mata karena ketidakmampuan finansial orangtua. Di Indonesia sendiri, peran generasi sandwich seolah telah menjadi kata wajib atau bisa dibilang membiayai hidup orangtua yang sudah menua merupakan wujud bakti anak. Hal itulah yang secara tidak langsung membebankan generasi sandwich, ketidakstabilan finansial.

Dikutip dari KataData, Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai Statistik Penduduk Lanjut Usia (2017) menyebutkan bahwa 77,82% sumber pembiayaan rumah tangga lansia ditopang oleh anggota rumah tangga yang bekerja. Sementara itu, Survei Ekonomi Nasional (Susenas) menunjukkan 62,64% kaum lanjut usia di Indonesia tinggal bersama anak cucunya. 

Baca juga : Simak Ini, Agar Untung Dalam Berinvestasi

Efek domino inilah yang menyebabkan banyak generasi sandwich mengalami tekanan finansial yang berujung stress. Di sisi lain hasil survei Katadata Insight Center pada bulan September 2021 terhadap 1.828 responden berusia 25-45 tahun yang tersebar di seluruh Indonesia menyebutkan, 83,6% Sandwich Generation di Indonesia percaya kalau mereka mampu merawat tanggungan dengan baik, walau faktanya hanya 13,4% yang memiliki kesiapan finansial dalam memenuhi kebutuhan pokok, menabung, dan berinvestasi.

Meskipun demikian, generasi sandwich masih berhak happy di tengah situasi terhimpit dua tanggungan ekonomi sekaligus. Apa rahasianya? 

Saksikan Digital DNA Eps 9 yang akan membahas 'Tetap Happy jadi Generasi Sandwich' pukul 16.00 WIB di Youtube Digination.id bersama pakar kesejahteraan keluarga dan Bank BNI. Catat tanggal dan jamnya ya! Sampai jumpa.