Diamond Food Indonesia Perkuat Talenta Digital Lewat Program Diamond Mengajar 2026

Oleh: Dewi Shinta N
Selasa, 30 Juni 2026 | 11:52 WIB

 

Kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dan industri menjadi salah satu kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Sinergi tersebut dinilai mampu memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan sekolah dengan kebutuhan industri, sekaligus membantu menekan angka pengangguran terbuka di Indonesia.

Berdasarkan evaluasi ketenagakerjaan Kementerian Pendidikan, program kemitraan strategis antara sekolah dan dunia usaha, termasuk penyelarasan kurikulum berbasis industri, turut berkontribusi terhadap penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan SMK hingga sekitar 8 persen. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan industri dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan kesiapan kerja para siswa.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi, PT Diamond Food Indonesia Tbk kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Diamond Mengajar. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, program ini hadir sebagai wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis agar siswa memperoleh gambaran nyata mengenai dunia industri.

Baca juga: Affiliate Jadi Mesin Baru Dongkrak Omzet, Ini Tips Affiliate untuk Seller!

Fokus pada Pengembangan Kompetensi Digital

Diamond Mengajar 2026 diawali dari Kota Semarang melalui kegiatan yang berlangsung di SMKN 2 Semarang pada 11–12 Juni 2026. Sebanyak 184 siswa mengikuti program ini, berasal dari berbagai jurusan, seperti Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Pemasaran, Usaha Layanan Pariwisata (ULP), serta Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL).

Pada penyelenggaraan tahun ini, Diamond Mengajar mengusung tema pengembangan kompetensi digital yang semakin dibutuhkan di era transformasi digital dan ekonomi kreatif.

Selama dua hari, para peserta memperoleh materi bertajuk "Menjadi Content Creator Sukses" serta "Promosi Powerful dengan Digital Marketing". Seluruh materi dirancang berbasis praktik sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempelajari penerapannya melalui pengalaman nyata yang dijalankan Diamond Food Indonesia.

Belajar Langsung dari Praktisi Digital Marketing

Materi disampaikan oleh Elika Angeline, Digital Marketing Manager Diamond Food Indonesia sekaligus content creator yang telah berkecimpung lebih dari satu dekade di industri digital marketing.

Dalam sesi tersebut, Elika membagikan strategi membangun konten digital, memahami perilaku audiens, hingga menyusun kampanye pemasaran berdasarkan studi kasus yang pernah diterapkan perusahaan. Para siswa juga mendapat kesempatan mengerjakan proyek sederhana berupa pembuatan konsep konten visual menggunakan produk Diamond Food Indonesia.

Baca juga: Human Skills di Era AI: Ketika Kemampuan Manusia Menjadi Skill Paling Berharga

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mempresentasikan ide kreatif mereka dalam menyusun strategi promosi digital.

Kepala SMKN 2 Semarang, Nana Mulyana, S.P., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan Diamond Mengajar karena memberikan pengalaman belajar yang melengkapi materi di sekolah.

"Kami sangat mengapresiasi program Diamond Mengajar karena memberikan wawasan praktis dari sudut pandang dunia industri. Ini merupakan bekal yang sangat penting bagi siswa SMK, mengingat kurikulum SMK dirancang agar lulusannya siap memasuki dunia kerja," ujarnya.

 

Komitmen Berkelanjutan Mencetak Talenta Siap Kerja

CSR Manager Diamond Food Indonesia, Harianus Zebua, menjelaskan bahwa Diamond Mengajar merupakan program berkelanjutan yang terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas.

"Program ini telah memasuki tahun ketiga dan kami memulainya pada 2026 dari SMKN 2 Semarang. Kami terus melakukan evaluasi sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki visi yang sama agar semangat Belajar, Berbagi, Berkolaborasi, Berdampak Bagi Indonesia dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan," ujarnya.

Melalui Diamond Mengajar, Diamond Food Indonesia berharap dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak talenta digital yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia.