5 Tips Jaga Keamanan Bertransaksi Digital di Musim Libur

Oleh: Dewi Shinta N
Rabu, 31 Desember 2025 | 10:05 WIB

Menjelang momen libur lebaran, aktivitas masyarakat makin meningkat, mulai dari belanja kebutuhan liburan, membeli hadiah untuk keluarga dan sanak saudara, memesan tiket pulang kampung, hingga mengirim donasi akhir tahun. Bahkan pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian transaksi sebesar Rp53 triliun melalui program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 pada masa periode 6 hingga 30 Maret 2026. Berbelanja pun semakin mudah dan praktis karena sekarang, semua transaksi bisa dilakukan secara digital.

Tapi jangan sampai lengah! Lonjakan aktivitas berbelanja dan berbagai kemudahan bertransaksi ini juga memicu meningkatnya risiko penipuan digital seperti scam dan phishing. Yuk, simak lima tips sederhana ini untuk melindungi dompet digitalmu supaya terhindar dari kejahatan siber, terutama di momen liburan ini!

  1. Anggap PIN dan OTP = Kunci Rumah

Tiap mau pergi, kamu pasti kunci rumah dulu, dan kunci itu tidak akan kamu berikan sembarangan ke orang lain, ‘kan? Prinsip yang sama harus kamu terapkan untuk PIN dan OTP, karena ini adalah kunci utama akses ke akun dompet digitalmu. Jaga kerahasiaan PIN dan OTP dengan baik, karena lembaga tepercaya pun tidak akan pernah meminta kode-kode tersebut. Selalu waspada terhadap setiap permintaan OTP atau akses yang masuk. Jika kamu tidak sedang login atau melakukan transaksi apapun, segera abaikan kode, logout dari semua perangkat, atau ubah PIN, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: QRIS Kini Jadi Andalan Transaksi di Pedesaan dan Siap Tembus Luar Negeri

  1. Mau Kirim Hampers untuk Saudara? Jangan Lupa Periksa Ulang Detail Transaksi

Lebaran identik dengan bertukar kado, termasuk lewat transfer saldo e-wallet. Nah, terkadang kita terlalu buru-buru saat akan mengirimkan saldo e-wallet. Di momen sibuk seperti ini, pastikan ketelitian kamu dalam mengetik nomor tujuan, nama penerima, dan nominal.

  1. Hindari Menggunakan Wi-Fi Umum saat Bertransaksi

Di musim liburan, transaksi pun semakin sering. Mulai dari checkout baju baru di e-commerce, hingga membeli tiket pesawat atau kereta untuk pulang kampung. Tak jarang, berbagai transaksi ini kita lakukan dengan numpang Wi-Fi di restoran atau kafe tempat kita nongkrong. Padahal, jaringan umum seperti ini rentan terhadap serangan malware hingga penyadapan, lho! Gunakan selalu jaringan pribadi atau paket data saat melakukan transaksi keuangan. Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi umum, hindari mengakses aplikasi atau situs yang menyimpan data penting.

  1. Multi-Factor Authentication: Langkah Ekstra untuk Jamin Keamanan

Autentikasi multi faktor (MFA) memberi lapisan keamanan ekstra yang melindungi akunmu dari akses tidak sah. Pada aplikasi DANA, kamu bisa cek fitur DANA Protection dan ikuti rekomendasi keamanan yang diberikan, seperti PIN, Passkey (fitur keamanan yang memanfaatkan kredensial digital yang tersimpan aman di perangkat dan terhubung dengan akun Google atau Apple), dan banyak lagi, sebagai langkah pengamanan.

Baca juga: Airbnb Kini Menjadi ‘Everything App’, Media Sosial buat Para Pelancong

  1. Pantau Saldo dan Riwayat Transaksi Secara Berkala

Kesibukan libur lebaran sering membuat kita lupa memeriksa saldo dan mutasi. Pemeriksaan saldo dan mutasi yang rutin, bisa membantu deteksi kejanggalan dan mengambil tindakan cepat, seperti memblokir akun, mengubah PIN, atau melapor ke layanan pelanggan. 

Semoga dengan tips and trick di atas, kamu jadi lebih siap dan waspada dalam menjaga keamanan akun mu, ya. Selamat menyambut libur lebaran!