Hadapi Era Ekonomi Digital, Tiongkok Investasikan 250 Miliar Dolar untuk Pendidikan Vokasional

Oleh: Ana Fauziyah
Selasa, 22 Agustus 2017 | 05:12 WIB
Tantangan ekonomi digital yang paling utama adalah segi sumberdaya manusia

Tantangan ekonomi digital yang paling utama adalah segi sumberdaya manusia. Jika pekerja tidak terampil dalam industri berbasis teknologi, maka mereka tidak akan terserap oleh lapangan pekerjaan yang tersedia. Hal ini akan menimbulkan ledakan pengangguran masal.


Menyadari dampak negatif dari perkembangan ekonomi digital tersebut, pemerintah Tiongkok tanggap dengan menginvestasikan dana sebesar 250 miliar dolar untuk pendidikan vokasional di negara mereka.


Dikutip dari laman Digitalistmagz.com, investasi tersebut utamanya untuk menambah jumlah guru dan tutor di pendidikan vokasional, membuka banyak kesempatan magang bagi siswa dan meningkatkan jumlah siswa di program vokasi.


Cara ini dinilai mampu menghidupkan kembali sistem pembelajaran yang berorientasi pada magang dan praktik kerja langsung, sehingga siswa menjadi tenaga kerja siap pakai saat lulus nanti. Lebih lanjut lagi, dalam proses pembelajaran para siswa sudah memiliki pengalaman kerja dan pernah memperoleh gaji. Hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi karier mereka.


Terkait rencana pemerintah Indonesia dalam menghadapi era ekonomi digital 2020, pengembangan sumberdaya manusia menjadi fokus utama pemerintah. Pendidikan vokasional seharusnya dikembangkan agar para lulusan siap menghadapi era digital 2020.