Penetrasi Internet di Indonesia Masih Berjalan Timpang

Oleh: Ana Fauziyah
Selasa, 20 Februari 2018 | 15:10 WIB
Penetrasi penggunaan internet di Indonesia memang tumbuh dengan dengan sangat pesat selama beberapa tahun terakhir

Penetrasi penggunaan internet di Indonesia memang tumbuh dengan dengan sangat pesat selama beberapa tahun terakhir. Namun rupanya penetrasi internet belum menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia dan masih dinikmati oleh penduduk di pulau-pulau dan kota-kota besar.

Hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tentang penetrasi internet di Indonesia pada tahun 2017 mengungkapkan bahwa sebanyak 143,3 juta orang atau 54,7% dari total populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 262 juta jiwa telah mendapatkan akses internet.

Riset terbaru APJII yang melibatkan sebanyak 2500 responden yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua ini menyebutkan bahwa sebanyak 58,8% persen merupakan pengguna internet yang berada di Jawa. Komposisi pengguna internet terbesar kedua berada di Sumatera sebanyak 19%.

Selanjutnya menyusul Kalimantan dengan jumlah pengguna sebanyak 8%, disusul oleh Sulawesi 67%, Bali-Nusa Tenggara 5,6%, dan Maluku-Papua sebanyak 2,5%. Menariknya, meskipun komposisi pengguna internet di Kalimantan hanya 8% dari total keseluruhan, namun penetrasinya merupakan yang tertinggi dengan persentase sebanyak 72,19% dari warganya sudah terhubung ke internet.

-

Adapun dari segi wilayah perkotaan dan pedesaan, penduduk di wilayah perkotaan atau urban bisa menikmati jaringan internet dengan persentase sebanyak 72,41%. Sementara di wilayah rural-urban atau daerah yang semi kota dan desa, penduduk yang terhubung ke internet sebanyak 49,5%. Dan sebanyak 48,3% penduduk di wilayah pedesaan atau rural yang terhubung ke jaringan internet.