4 Tips Menjaga Keamanan Siber Bagi Netizen

Oleh: Desy Yuliastuti
Selasa, 6 Februari 2018 | 07:50 WIB
Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari hampir seluruh masyarakat dunia

Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari hampir seluruh masyarakat dunia. Tentunya internet juga tidak bisa dilepaskan dari masyarakat Indonesia yang pada tahun 2017 telah mencapai 132 juta pengguna.

Sebenarnya banyak hal bermanfaat dan positif yang dapat kita temukan di internet sekaligus memudahkan hidup sehari-hari. Akan tetapi, di lain sisi keamanan siber di Indonesia masih rendah.

Penyebabnya tak hanya infrastruktur, hardware, atau kurangnya SDM mumpuni, tapi juga kesadaran netizen untuk berhati-hati dan menjaga keamanannya di dunia maya.

Oleh karena itu, Google mengajak berbagai perusahaan teknologi dan keamanan, LSM, serta seluruh warga internet di seluruh dunia untuk fokus pada keamanan para netizen di dunia maya. Dalam rangka merayakan Safer Internet Day yang jatuh pada tanggal 6 Februari 2018, Google memberikan beberapa tips dan panduan singkat untuk menjaga Anda tetap aman berinternet, dengan memanfaatkan fitur-fitur dan tools dari Google seperti berikut.

Peringatan Otomatis

Mengidentifikasi situs yang berbahaya atau penipuan bisa menjadi hal yang sulit bahkan untuk para netizen. Dengan sistem peringatan otomatis ini, netizen akan diberi peringatan apabila situs tersebut berbahaya.

Perlindungan terhadap Akun Google

-

Pastikan akun Google terlindung keamanannya dengan verifikasi 2 langkah. Dengan fitur ini, Anda memerlukan kata sandi dan kode verifikasi yang dikirimkan ke perangkat mobile untuk dapat mengakses akun Google. Anda dapat mengaktifkan verifikasi dua langkah disini untuk menambah keamanan pada akun Anda.

Selain itu, Google juga ingin mengingatkan para netizen untuk memeriksa dan memastikan bahwa akun-akun yang dimiliki di dunia maya terjaga dengan aman, salah satunya melalui fitur yang belum lama ini diperkenalkan oleh Google.

Download Aplikasi di Google Play

-

Kalau kamu pengguna Android, tempat yang paling aman untuk mengunduh aplikasi adalah melalui Google Play Store dimana terdapat Google Play Protect yang memeriksa aplikasi-aplikasi yang berbahaya. Di tahun 2017 sendiri, Google telah menghapus lebih dari 700.000 aplikasi yang melanggar kebijakan Google Play.

Selain itu, Google juga ingin mengingatkan para netizen untuk memeriksa dan memastikan bahwa akun-akun yang dimiliki di dunia maya terjaga dengan aman, salah satunya melalui fitur yang belum lama ini diperkenalkan oleh Google.

Security Checkup

-

Seperti halnya tubuh kita, akun-akun kita juga harus diperiksa secara berkala untuk menjaga keamanannya. Baru-baru ini Google meluncurkan versi baru dari Security Checkup yang menawarkan panduan keamanan yang disesuaikan untuk tiap-tiap pengguna - layaknya memiliki asisten keamanan pribadi.

Security Checkup menyediakan status keamanan akun-akun dan rekomendasi pengamanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Tanda centang hijau artinya akun Anda sudah aman, apabila terdapat tanda seru kuning atau merah artinya terdapat isu pada akun Anda yang harus segara diperbaiki. Pastikan informasi Anda selalu aman dan terlindungi dengan Security Checkup.