Begini Cara millennial Membeli Rumah Impian

Oleh: Nur Shinta Dewi
Rabu, 13 April 2022 | 17:14 WIB

 

Memiliki impian punya rumah sendiri di usia muda? Jangan khawatir karena impianmu bisa banget terwujud.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan terdapat kurang lebih  81 juta jiwa generasi millennial  yang  belum memiliki rumah. Rendahnya kepemilikan rumah di kalangan millennial khususnya di kota-kota besar, disebabkan tidak terjangkaunya harga rumah dan pendapatan mereka. 

Mahalnya harga rumah membuat keinginan membeli rumah di usia muda hanya angan saja. Sebab, jika dihitung secara ideal, maka millennial harus memiliki gaji tiga kali lipat untuk memenuhi biaya cicilan rumah setiap bulannya dan cukup dalam memenuhi biaya sehari-hari. 

Berdasarkan data Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) Bank Indonesia, dalam satu dekade, kenaikan harga hunian mencapai 39,7%. Tercatat dari hasil survei Indonesia Property Watch (IPW) harga properti saat ini berkisar Rp500 juta hingga Rp1 miliar sebesar 37,8 %, diikuti harga properti R300 juta–Rp 500 jutaan 28,51%, harga di atas Rp1 miliar 22,98%, dan terkecil untuk harga properti di bawah Rp300 juta.

Sedangkan, kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) di seluruh Indonesia per tahun dengan memperhatikan perkembangan tingkat inflasi masih belum sebanding. Databooks mengungkap rata-rata gaji millennial berusia 18-25 tahun sebesar Rp4,6 juta per bulan dan kelompok usia 26-35 tahun memiliki rata-rata pendapatan yang lebih besar, yakni Rp5,7 juta per bulan.

Lalu bagaimana agar bisa membeli rumah impian di usia muda?

Baca juga : BNI dan Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) 2022 Hadirkan Penawaran Diskon Tiket Hingga 70 Persen

Kurangi Nongki

Hal pertama harus kamu lakukan untuk membeli rumah di usia muda adalah kurangi nongki atau nongkrong di kedai kopi. Pola hidup konsumtif seperti ini yang membuat kamu sulit mencapai impianmu. 

Bayangkan saja jika kamu seorang lulusan baru berusia 23 tahun harus mengeluarkan uang setidaknya Rp50-100 ribu sekali nongki, misalnya dalam waktu satu minggu kamu 5 kali pergi ke kedai kopi, kamu sudah mengeluarkan uang Rp500 ribu. Jika satu bulan? Tentu kamu telah menghabiskan Rp 2,5 juta hanya untuk beli kopi.

Coba bayangkan jika Rp 2,5 juta ini kamu tidak nongki dan kamu tabung atau kamu investasikan, setidaknya dalam satu tahun kamu sudah menyimpan uang sebanyak Rp 30 juta. Lalu jika kamu nabung selama 2 tahun, maka total tabungan yang kamu pegang jika tidak nongki adalah Rp60 juta pada umur 25 tahun. Nilai sebesar ini sudah cukup bukan untuk membayar DP rumah yang berkisar Rp 400 juta dengan tenor 20 tahun. 

Lalu bagaimana jika ingin mengambil rumah yang lebih mewah berkisar Rp 1 miliar? Bisa banget. Saat ini, pembiayaan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memberikan alternatif yang semakin memudahkan. Bahkan bisa memberikan tenor kredit hingga 30 tahun.

Ajukan BNI Griya

Salah satu layanan pembiayaan yang menyediakan kemudahan seperti itu adalah BNI Griya. 

Apa itu BNI Griya? BNI Griya merupakan fasilitas pembiayaan konsumtif yang dapat digunakan untuk pembelian, pembangunan/renovasi,top up, refinancing, atau take over properti berupa rumah tinggal, villa, apartemen, kondominium, rumah toko, rumah kantor, atau tanah kavling yang besarnya disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan kemampuan kamu untuk membayar. Proses pengajuan pun terbilang mudah, hanya lewat aplikasi online melalui e form BNI Griya para nasabah dapat memiliki hunian baru. 

Baca juga : Sustainable, Aspek Penting Kebutuhan UKM Go Ekspor

Permasalahan suku bunga pembelian rumah di Indonesia yang masih belum sesuai dengan karakteristik anak muda pun telah diatasi oleh BNI. Melalui BNI Griya, BNI memberi bunga KPR terbilang ringan mulai dari 3.12% p.a eff, dengan maksimum tenor hingga 30 tahun.

Simulasi jika kamu ingin membeli rumah seharga Rp1 miliar, kamu bisa gunakan DP 5% atau Rp50 juta. Sisanya dapat mengajukan KPR BNI Griya. Misal, dengan kredit Rp 1 miliar, tenor 30 tahun dan suku bunga 3.12% p.a eff terhitung pinjaman yang harus kamu bayar hanya sebesar Rp 4 jutaan per bulan.

Syarat dan ketentuannya pun mudah, yang terpenting kamu Warga Negara Indonesia, usia minimum 21 tahun saat pengajuan, dan usia maksimal saat kredit lunas untuk karyawan profesional dan wiraswasta 55 tahun atau usia pensiun 65 tahun.

Simulasi ini hanya gambaran untuk kamu membeli hunian idaman, namun tentu lebih baiknya lagi, kamu harus hitung lagi untuk menyesuaikan antara pendapatan dan pengeluaran sebelum mengajukan kredit. 

Jika tertarik menjadi nasabah dari BNI Griya, BNI siap menjadi financial planner kamu untuk mendapatkan rumah impian. 

Persyaratan detail dan pengajuan KPR BNI Griya cukup mudah bisa diakses melalui online, cukup Klik  https://bit.ly/eFormBNIGriya. Di link ini kamu juga bisa melakukan simulasi berapa harga rumah yang kamu dapat dengan penghasilan kamu sekarang ini. 

Gampang kan ! Tunggu apalagi. Ayo segera pilih rumah idaman kamu dan ajukan KPR nya melalui BNI Griya.