Dapat Investasi dari Google, Valuasi Go-Jek Capai Rp 53 Triliun?

Oleh: Desy Yuliastuti
Sabtu, 20 Januari 2018 | 14:05 WIB
Go-Jek dikabarkan mendapat kucuran dana segar dari Google

Go-Jek dikabarkan mendapat kucuran dana segar dari Google. Bersama Meituan-Dianping dan Temasek dari Singapura, raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu ikut dalam sesi pendanaan terkini untuk Go-Jek.

Dilansir dari Reuters, Jumat (19/1/2018), perusahaan penyedia transportasi berbasis aplikasi ini meraup 1,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp16 triliun dari Alphabet, induk perusahaan Google.

“Sebagai investor strategis, Google bisa menambah banyak bisnis Gojek,” ujar sumber yang dikutip dari Reuters.

Jika hal itu benar, pendanaan ini akan membuat Go-Jek makin leluasa berkembang di tengah persaingan ketat dengan Grab dan Uber untuk kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Google dan Temasek Dikabarkan Akan Berinvestasi ke Go-Jek

Setelah sesi founding round yang kabarnya akan rampung bulan depan, nilai valuasi Go-Jek disinyalir akan menyentuh 4 milliar dollar AS atau sekitar Rp 53,3 triliun. Sementara valuasi pesaing terberatnya, Grab kini 6 miliar dollar AS.

Sebelumnya, Reuters melaporkan tahun lalu JD.com Inc menginvestasikan sekitar 100 juta dollar AS untuk Go-Jek. Adapun, Tencent Holdings Ltd pada Maret 2017 juga menanamkan modalnya hingga 150 juta dollar AS atau setara Rp 2 triliun.

Mengawali layanan sebagai penyedia layanan ride-sharing ojek, mobil, dan taksi yang berkerja sama dengan Blue Bird Group, Go-Jek melebarkan bisnis ke pesan-antar makanan online, penyedia tenaga profesional di bidang kebersihan, otomotif, kecantikan, hingga layanan pembayaran nontunai Go-Pay.