Berikut Kebiasaan Masyarakat di Internet yang Harus Diketahui Industri Fintech

Oleh: Nur Shinta Dewi
Rabu, 17 Maret 2021 | 13:54 WIB

Beberapa tahun belakangan, industri keuangan digital sedang melalui tingkat kejayaannya. Sejak dikenalkan 2017 silam, Keuangan digital atau financial technology (Fintech) berhasil membuat masyarakat kian percaya akan efektivitas layanan keuangan digital.

Semenjak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, fintech semakin membumi. Keberadaan fintech diyakini dapat menghindari dari penyebaran virus karena sistem transaksi mereka berupa Scan QR/Barcode atau tanpa uang fisik dan kartu (cashless).

Melalui keberadaan QR/Barcode dan jaringan internet yang terhubung, masyarakat dapat dengan mudah bertransaksi. Itu mengapa perkembangan fintech di Indonesia kian melesat.

Kehadiran industri fintech tidak hanya sebatas bertransaksi. Ketika kekhawatiran keuangan meningkat, semakin banyak orang Indonesia beralih ke internet untuk informasi tentang cara melakukannya mengelola uang mereka dengan lebih baik.

Pada laporannya, Google melihat bagaimana industri keuangan semakin diminati masyarakat. Dalam persaingan industri fintech yang semakin ketat, perlu diketahui kebiasaan masyarakat di internet dapat menjadi kunci untuk bersaing di pasar fintech. Berikut rangkuman laporan Google “Year in Search 2020” kebiasaan masyarakat di Internet terkait fintech:

Inovasi Perbankan Online Semakin di Cari

Google memantau meningkatnya minat untuk belajar dan mengadopsi solusi perbankan online.  Tercatat 140% keyword "buka rekening online" mengalami lonjakan permintaan pencarian, 70% peningkatan penelusuran untuk “tabungan online” dan 20% peningkatan dalam penelusuran terkait "cara daftar mobile banking".

Baca juga : IFSoc Rekomendasikan Digitalisasi Bansos untuk Transparansi dan Efektivitas

 

Tabungan Online

Ketika resesi berada didepan mata, menabung menjadi pilihat yang tepat. Google mencatat adanya peningkatan dari hasil penelusuran keyword “dana darurat” sekitar 140% karena lebih banyak orang memahami pentingnya memiliki dana darurat selama pandemi.

Google juga memantau adanya peningkatan yang sama sebanyak 140% terkait pencarian menggunakan keywords "tips menabung".

Dampak pandemi terhadap pendapatan dan kapasitas pembayaran juga terlihat dari hasil tingginya keyword yang di hasilkan. Google mencatat keyword "Penundaan cicilan" juga banyak dicari oleh masyarakat Indonesia.

Pendanaan UMKM

UKM juga mencari bantuan. Mereka mencari cara untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan meminjam uang untuk mendorong bisnis mereka.

“Cara bantuan UMKM” (bantuan untuk UKM) lonjakan dalam istilah pencarian karena COVID-19 terus menguji ketahanan jutaan UKM di Indonesia dan secara global.

300% Melonjak dalam penelusuran untuk "pinjaman umkm" (pinjaman UKM)

Baca juga : Amartha Berencana Salurkan Pendanaan Rp2,6 T untuk UMK Desa di 2021

 

Investasi Semakin di Minati

Masyarakat Indonesia menjadi lebih proaktif dalam hal mengelola keuangan. Mereka beralih ke internet untuk secara aktif mendidik diri mereka sendiri tentang keuangan layanan dan pilihan investasi yang aman.

Data menunjukan 85% peningkatan dalam penelusuran untuk "beli emas online", 10% dalam penelusuran yang terkait dengan “bunga deposito”, dan "Pegadaian" yang telah tumbuh 13% dari tahun ke tahun dalam penelusuran.

Disisi lain, laporan ini juga melihat 25% peningkatan dalam penelusuran untuk "saham", 210% peningkatan dalam penelusuran untuk "reksa dana", dan 90% melonjak dalam penelusuran untuk "IHSG *", dibandingkan dengan 11% pada tahun sebelumnya

Google merekomendasikan Tools Google Finance untuk memberi jawaban terhadap pengguna yang menggunakan keyword terkait investasi. Tools ini tempat yang tepat untuk memulai pencarian untuk menemukan hal-hal yang relevan dan menarik mengenai investasi dan berita yang mudah dicerna.

Berikut aktivitas pengguna internet yang perlu dicatat. Pada ketatnya persaingan penyedia bisnis Fintech harus pandai memanfaatkan kebiasaan pengguna internet. Kebiasaan masyarakat menggunakan keyword diatas bisa dimanfaatkan bisnis dalam membuat kampanye atau penulisan artikel SEO.