Menjadi Orang Terkaya ke-5, Ini Perjuangan dan Kunci Keberhasilan Elon Musk

Oleh: Nur Shinta Dewi
Jumat, 24 Juli 2020 | 14:40 WIB

Elon Musk berhasil mendapat predikat orang terkaya kelima di dunia. Menurut perhitungan Forbes, Musk kini mengantongi kekayaan sebanyak US$74 miliar atau sekitar Rp1.082 triliun.

Padahal, mengutip dari Business Insider, pertengah Maret lalu kekayaan Musk masih sekitar US$25 miliar atau Rp365 triliun, yang menempatkannya di posisi ke-31 orang terkaya di dunia. Artinya, dalam beberapa bulan terakhir kekayaan CEO Tesla dan SpaceX ini meroket hampir tiga kali lipat dan berhasil menyalip Warren Buffet, pemilik Berkshire Hathaway.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Elon Musk merupakan salah satu figur internasional yang memiliki entrepreneur mindset: terus berinovasi dan terus mencoba.

Walau meraih peringkat orang terkaya ke 5, proses jatuh bangun Musk dirasa setimpal dengan pencapaiannya. Yuk tengok bagaimana Musk muda meraih impiannya:

1995-2000 Dipecat Perusahaan
Tidak ada yang istimewa saat Musk merintis karir, banyak yang meragukan kinerjanya bahkan ia dipecat dari beberapa perusahaan. Tahun 1995 ia ditolak saat melamar pekerjaan di Netscape, dan membuat perusahaan sendiri bersama saudaranya Kimbal Musk di tahun yang sama. Namun lagi-lagi Pada tahun 1996 ia dipecat di perusahaan sendiri yang bernama Zip2. Dan saat di Paypal pada 1999, ide bisnis Musk dianggap terburuk dan dipecat pada tahun 2000.

2001-2002 Rusia menolak menjual roket
Dipecat dan ditolak saat melamar masih ia rasakan saat memulai bisnisnya. Pada tahun 2001 Rusia menolak penawaran Musk dalam pembelian roket. Walaupun sempat ditolak, usaha Musk tidak berhenti sampai disitu, ia tetap menjual roketnya ke Rusia dan kembali ditolak.

2006-2008 gagal meluncurkan roket
Tahun 2006 merupakan tahun peluncuran roket pertama SpaceX dan ledakan pertama SpaceX. Pertama kali Roket SpaceX Falcon 1 diluncurkan tahun 2006, namun dalam proses perjalanan mengalami kebocoran bahan bakar dan terjadi kebakaran. Peluncuran Falcon 1 kembali dilakukan pada Maret 2007 dan Agustus 2008, tapi lagi-lagi gagal mencapai orbit Bumi.

2008-2012 Musk mencetak sejarah
Walau pada tahun 2008 perusahaan Tesla dan SpaceX diambang kebangkrutan, Pada 22 Mei 2012, Musk dan SpaceX membuat sejarah ketika perusahaan meluncurkan roket Falcon 9 ke ruang angkasa dengan kapsul tak berawak. Kendaraan itu dikirim ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan 1.000 pon persediaan untuk para astronot yang ditempatkan di sana, menandai pertama kali sebuah perusahaan swasta mengirim pesawat ruang angkasa ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

2014-2016 Tesla mengalami masalah baterai
Mobil listrik buatan Musk juga tidak serta merta menjadi inovasi yang mencengangkan. Mobil ini berkali-kali melakukan inovasi terhadap baterainya. Bahkan karena proses inovasi, pengiriman Tesla model X tertunda lebih dari 18 Bulan.

2015-2016 Roket kembali meledak
Pada peluncuran 2015 Roket SpaceX keempat meledak saat peluncuran, tidak hanya itu pada tahun 2016 Roket kelima meledak saat peluncuran dengan satelit facebook di Afrika (biaya $300 M).

 

Ini yang bisa disebut proses membuahkan hasil, melihat banyaknya kegagalan dan penolakan yang dirasakan, saat ini Tesla, SpaceX yang dinahkodai Elon Musk juga sedang mengalami masa-masa kesuksesan. Berikut Rahasia kesuksesan Elon Musk:

Membaca buku
Musk terkenal gemar membaca sejak kecil. Baginya, inovasi berakar dari pengetahuan akan segala sesuatu yang baru. Dengan memahami tren serta kebutuhan dunia masa kini, Musk berhasil memicu hadirnya produk-produk seperti PayPal, Mobil Listrik Tesla, hingga kendaraan penjelajah luar angkasa.

Gunakan berpikir First Principle
First principle adalah metode berpikir dengan cara merujuk langsung pada hal yang paling mendasar. Metode ini sendiri sebenarnya sudah sejak dari dahulu diperkenalkan oleh Aristoteles. Dengan gaya berpikir ini, kita langsung menggali informasi dasar yang paling penting, bukan menghabiskan energi untuk memikirkan informasi-informasi kecil ataupun informasi yang sifatnya umum dan wajar.

Berpikir jauh ke depan
Elon Musk adalah penggemar berat Isaac Asimov, penulis karya-karya fiksi ilmiah yang berpandangan jauh ke depan dalam hal teknologi. Karena itu, Musk selalu tekun merancang penemuan atau produk inovatif yang mungkin belum terpikirkan oleh perusahaan lain sejenis.

Memiliki tujuan yang jelas
Ketika Musk memprakarsai SpaceX, dia memiliki misi mempercepat kedatangan umat manusia di Mars untuk menetap. Hal ini mendorongnya untuk menciptakan teknologi yang dapat mendukung hal tersebut, walau sudah gagal berkali-kali.

 

Itu dia kunci kesuksesan Elon Musk, sebelum mendapat predikat orang kaya ke 5. Belum lama ini, Musk juga berhasil mengantarkan astronaut NASA ke International Space Station menggunakan kapsul Crew Dragon yang dilesatkan roket Falcon 9. Dari sini pelajaran yang diambil adalah jangan mudah menyerah jika mengalami kegagalan. Dengan mengikuti jejak Elon Musk, cita-cita mu akan mudah tercapai.