Go-Jek Akuisisi Tiga Startup Fintech

Oleh: Ana Fauziyah
Sabtu, 16 Desember 2017 | 09:26 WIB
Go-Jek secara resmi mengakuisisi tiga startup di bidang financial technology (fintech) untuk memperkuat layanan pembayaran digitalnya Go-Pay

Go-Jek secara resmi mengakuisisi tiga startup di bidang financial technology (fintech) untuk memperkuat layanan pembayaran digitalnya Go-Pay. Tiga startup fintech yang bergabung dengan Go-Jek tersebut adalah Kartuku, Midtrans, dan Mapan.

Akuisisi tersebut memungkinkan Go-Jek menyediakan ekosistem pembayaran inklusif untuk institusi keuangan, perusahaan dan pedagang UKM serta konsumen yang tidak memiliki akses perbankan. Melalui akuisisi ini, Go-Jek berusaha memperluas penggunaan Go-Pay sebagai dompet digital yang bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan pembayaran.

CEO dan pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim mengatakan, “Teknologi kami mengubah kehidupan di seluruh Indonesia , mendukung ekonomi bersama dengan menghubungkan pembeli, penjual, konsumen dan penabung di seluruh negeri,” tutur Nadiem dikutip dari Digital News Asia (Sabtu, 16/12).

Menurut Nadiem, Go-Jek sejak awal bertujuan untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia. Ia berharap dengan akuisisi tersebut bisa menjadi misi bersama untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki kehidupan melalui peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. “Ini sejalan dengan aspirasi pemerintah Indonesia agar Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020,” tambah Nadiem.

Saat ini, Go-Jek telah menjadi salah satu perusahaan berbasis mobile terbesar di Indonesia dengan 15 juta pengguna aktif mingguan. Go-Jek memiliki lebih dari 900.000 mitra pengemudi, lebih dari 125.000 pedagang dan lebih dari 100 juta transaksi diproses melalui platformnya per bulan.