Mau Jadi Mompreneur? Ini Tipsnya...

Oleh: Aulia Annaisabiru Ermadi
Minggu, 23 Desember 2018 | 15:00 WIB
Ilustrasi mompreneur (shutterstock)

Menjadi ibu sekaligus entrepreneur atau mompreneur bukanlah hal yang mudah. Agar keduanya berjalan lancar, harus pintar-pintar menyeimbangkan urusan bisnis dan rumah tangga.

Dalam menjalankan profesi ganda ini tentu banyak tantangan yang harus dihadapi. Dilansir dari Entrepreneur, Himani Ladsariya, seorang mompreneur pendiri GameGarage.in, membagikan beberapa tips yang bisa menjadi referensi.

Ciptakan keseimbangan

Bukan rahasia lagi bahwa menyeimbangkan urusan rumah tangga dan bisnis memang sulit. Tapi bukan berarti tidak bisa. Kuncinya adalah pintar menyusun skala prioritas. Saat bersama keluarga, manfaatkan waktu seefektif mungkin. Ketika saatnya bekerja, harus dimaksimalkan. Sebagai seorang ibu, sulit memilih mana yang menjadi prioritas. Tetapi pada akhirnya kamu akan belajar art of balancing atau seni keseimbangan.

Baca juga: Mau Jadi Mompreneur? Bisa, kok!

Ilustrasi mompreneur (shutterstock)
Sukses butuh waktu

Fokus mompreneur adalah mengurus keluarga dan bisnis secara pararel. Seperti halnya seorang anak yang belajar, kamu harus tahu bahwa berbisnis juga butuh waktu. Tidak bisa sehari langsung sukses dan meraup banyak keuntungan. Untuk sukses tentunya butuh kerja keras, dedikasi, dan yang paling penting adalah kesabaran. Dunia entrepreneur penuh dengan ketidakjelasan, karenanya kamu harus konsisten dan tahan banting. Ketekunan adalah kuncinya, terus mencoba dan tak pernah menyerah. 

Membuat tim

Agar tugas menjadi ringan, kamu harus bisa mendelegasikan tugas dan tanggung jawab kepada anggota tim. Bangunlah tim yang hebat. Pilih orang-orang terbaik dan terpercaya yang mampu melaksanakan tugas dengan baik. Tim yang hebat akan membuat bisnis semakin maju. Kamu tidak perlu lagi meninggalkan anak di rumah, karena tugas sudah sukses terlaksana. 

Baca juga: Pastikan Miliki 5 Hal Ini Untuk Jadi Mompreneur

Ilustrasi team work (shutterstock)
Fleksibilitas

Alasan utama mengapa banyak perempuan ingin menjadi mompreneur adalah fleksibilitas. Ketika bekerja di korporasi, banyak aturan yang harus diikuti termasuk jam kerja dan waktu bekerja, belum lagi bos yang suka marah-marah.

Menjadi entrepreneur berarti menjadi bos untuk diri sendiri, artinya bisa mengatur semuanya sesuai keinginanmu. Keuntungannya, kamu bisa memilih waktu kapan saja untuk bekerja dan tidak kehilangan waktu bersama keluarga.

Kembangkan diri

Sibuk menjadi ibu dan entrepreneur bukan berarti tidak bisa mengembangkan diri. Disela-sela waktu yang ada, coba ikuti kelas-kelas bisnis untuk menambah wawasan. Bagaimana pun, pengetahuan adalah investasi terbaik.

Oh iya, mendatangi acara-acara seperti itu bisa menjadi tempat berjejaring dan bertukar pengalaman dengan mompreneur lainnya.

Yuk, mom! Siapakan dirimu sekarang juga.

Baca juga: Interaksi Keluarga Penting di Era Digital