5 Pertanyaan Untuk Memastikan Ide Bisnis

Oleh: Sukindar
Selasa, 12 Juni 2018 | 23:25 WIB
Ada banyak orang yang muncul membawa sebuah ide bisnis baru, namun tidak mampu membedakan mana ide yang bagus dan mana yang tidak terlalu bagus

Ada banyak orang yang muncul membawa sebuah ide bisnis baru, namun tidak mampu membedakan mana ide yang bagus dan mana yang tidak terlalu bagus. Banyak juga di antara mereka yang tidak mampu mengartikulasikan idenya kepada pelanggan, calon investor, atau pun mitra kerja samanya.

Karena hal tersebut, banyak orang dengan tim yang bagus dan membawa ide yang bagus harus mengalami kegagalan di tengah jalan. Terdapat satu pertanyaan dasar yang harus mampu dijawab olehmu saat ingin membawa ide ke dalam bisnis yang sesungguhnya, yakni apakah ide tersebut layak diikuti?

Namun untuk memastikan jawaban tersebut, kamu sebelumnya harus mampu menjawab beberapa pertanyaan berikut di bawah ini.

Siapa Pelangganmu?

Penting mengetahui siapa pelanggan yang akan dihadapi. Hal ini akan sangat mempengaruhi jenis kebutuhan, solusi yang ditawarkan, cara melakukan pemasaran, dan lain sebagainya.

Tentunya, kita tidak bisa memberi makan burung merpati dengan daging, atau sebaliknya memaksa harimau untuk memakan biji-bijian.

Hal tersebut juga berlaku untuk sebuah jenis usaha. Untuk mengawalinya, kamu harus mendeskripsikan secara mendetail tentang siapa calon pelanggan yang akan dilayani.

Apa Kebutuhan Pelanggan yang Belum Terpenuhi?

Ada banyak kebutuhan yang dimiliki oleh pelanggan, oleh karenanya idemu harus menyelesaikan kebutuhan yang paling akut atau dramatis.

Secara umum, kamu akan menemukan permintaan yang sangat besar saat produk atau layananmu mampu memberikan solusi untuk kebutuhan pelanggan yang paling penting.

Bagaimana Pelanggan Menanggapi Kebutuhan Tersebut?

Seperti yang kita tahu, sebelum ide kita muncul pasti sudah ada solusi lama yang telah digunakan oleh pelanggan dalam memenuhi kebutuhan.

Kamu perlu melihat hal ini, untuk memastikan ide yang diusung merupakan solusi yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, menggantikan cara lama.

Kamu harus memastikan solusi yang kamu tawarkan dapat lebih mudah digunakan, lebih sederhana, lebih menguntungkan, dan lainnya.

Apa Solusi yang Kamu Berikan?

Dalam hal ini, kamu harus menjelaskan secara jelas mengenai produk, layanan, atau kombinasi dari keduanya, yang diusung sebagai solusi.

Kamu harus mampu menjelaskan solusi tersebut ke dalam sebuah kalimat tunggal yang tidak ambigu atau bermakna ganda jika didengarkan oleh orang lain.

Apa Keuntungannya Untuk Pelanggan?

Berhubungan dengan pertanyaan yang kedua, menjelaskan bagaimana keuntungan dari solusi yang ditawarkan kepada pelanggan dapat membantu perusahaan mengartikulasi proporsi nilai dari bisnis.

Hal tersebut juga untuk memastikan bahwa solusi yang dibawa dalam ide merupakan solusi sesungguhnya atas kebutuhan yang kritis.