TCASH ‘Rayu’ Pedagang Pasar Modern Bintaro Beralih ke Digital

Oleh: Ana Fauziyah
Jumat, 16 Maret 2018 | 12:40 WIB
Sebagai upaya untuk mendukung pemerintah mempercepat tingkat inklusi keuangan hingga 75% di akhir tahun 2019 serta mendukung gerakan tanpa uang tunai, TCASH memperluas jangkauan pelanggan ke pasar-pasar termasuk Pasar Modern Bintaro di Tangerang

Sebagai upaya untuk mendukung pemerintah mempercepat tingkat inklusi keuangan hingga 75% di akhir tahun 2019 serta mendukung gerakan tanpa uang tunai, TCASH memperluas jangkauan pelanggan ke pasar-pasar termasuk Pasar Modern Bintaro di Tangerang.

Pasar dinilai TCASH sebagai tempat yang tepat untuk menularkan ‘virus’ gerakan tanpa uang tunai karena melihat potensi pasar yang sangat besar sebagai tempat transaksi sehari-hari. “Siapa sih yang nggak ke pasar. Semua orang pasti ke pasar. Jadi kita lihat pasar itu udah berubah. Kalo dulu masuk ke pasar jijik dan bikin males. Tapi sekarang banyak pasar yang dimodernisasi tapi kita lihat bentuknya aja modern tapi transaksinya masih cash,” tutur Herman Suharto, Head of TCASH Lifestyle.

“Jadi kita kasih solusi buat Pasar Modern Bintaro untuk digitalisasi pembayaran. Uang tunai kan gak bersih. Kita lihat lebih simpel pakai elektronik. Ibu-ibu nggak usah nyediain uang kembalian. Kita lihat pasar udah berubah tapi perubahannya belum ke arah digital,” ujar Herman saat acara Bincang TCASH dan media visit di Pasar Modern Bintaro hari ini (Jumat, 16/3).

Lebih lanjut, Herman mengungkapkan bahwa dalam upayanya mendigitalisasi pedagang di Pasar Modern Bintaro, TCASH melakukan tiga langkah utama yaitu edukasi, implementasi, dan pendampingan.

1. Edukasi, TCASH memberikan informasi perkembangan teknologi pembayaran terkini yang dapat mereka gunakan untuk bertransaksi non-tunai. Pedagang pun bisa mendapatkan informasi terkait manfaat jangka panjang yang mereka peroleh, misalnya tidak perlunya menyiapkan uang kembalian, dapat dengan mudah melihat riwayat transaksi sebelumnya, dan juga hal ini dapat membantu mereka ketika akan mengajukan pinjaman modal kerja ke depannya.

2. Implementasi yang merujuk pada adopsi inovasi teknologi transaksi non-tunai di lingkungan Pasar Modern Bintaro, diawali dengan pelatihan penggunaan stickerNFC hingga QR Code yang sudah mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia. Adopsi teknologi ini memberikan nilai tambah bagi pedagang, karena dapat menghadirkan pilihan metode transaksi sesuai preferensi pelanggan.

3. Pendampingan bagi pedagang di Pasar Modern Bintaro, khususnya dengan kehadiran Konter TCASH, dimana pedagang dapat dengan mudah melakukan cash in, membayar tagihan, hingga mencairkan dana dari akun TCASH mereka menjadi uang tunai setiap harinya.

"Kami menyadari tingginya potensi pasar sebagai sebuah ekosistem dalam mengembangkan gaya hidup digital. Karenanya, sejak tahun lalu, TCASH menjadi perusahaan penyedia uang elektronik pertama dan satu-satunya, yang secara konsisten hadir di Pasar Modern Bintaro untuk mendigitalisasi transaksi di pasar dan mengedukasi pedagang. Dengan inisiatif ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan daya saing pedagang dan mengembangkan bisnis mereka, baik dalam jangka pendek maupun panjang," ujar Herman.

“Ke depannya, kami berharap untuk dapat memberdayakan lebih banyak pedagang di berbagai pasar modern di Jakarta dan sekitarnya. Kami pun berkomitmen untuk memberi tambahan manfaat bagi para pedagang, diantaranya dengan mempermudah akses mendapatkan layanan finansial, seperti pinjaman dan tabungan,” tutup Herman.