Zhilan, Mahasiswa Plus Tukang Gembala Kekinian

Oleh: Ana Fauziyah
Kamis, 15 Maret 2018 | 10:41 WIB
Zhilan Faliq Fauzan, mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Studi Pembangunan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini tidak hanya berhenti belajar teori-teori Ilmu Ekonomi saja di kampusnya, namun juga mengaplikasikan ilmunya tersebut dengan memulai usaha di bidang peternakan

Zhilan Faliq Fauzan, mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Studi Pembangunan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini tidak hanya berhenti belajar teori-teori Ilmu Ekonomi saja di kampusnya, namun juga mengaplikasikan ilmunya tersebut dengan memulai usaha di bidang peternakan.

Berawal dari obrolan kecil dengan peternak di desa Cihideung Udik, Ciampea Bogor terkait masalah dan harapan mereka atas peternakan mereka, Zhilan melihat peluang bisnis yang menjanjikan terutama melihat tren investasi di masyarakat yang semakin membaik, hingga akhirnya tercetus ide mendirikan Miara Farm.

“Tercetusnya ide Miara Farm berangkat dari rasa kesukaan saya pada dunia ternak. Dimulai pada tahun 2017 ketika saya pertama kali memasuki dunia ternak, khususnya penggemukan domba. Di situ saya merasakan kesenangan yang luar biasa ketika beternak, sering kali kandang menjadi tempat saya melepas penat setelah kegiatan di dalam kampus,” cerita Zhilan pada Digination.id, Selasa (13/3)

Selain melihat potensi peternakan di Indonesia yang luar biasa besar, pemuda berusia 20 tahun ini juga ingin menyebarkan rasa bahagia memelihara hewan ternak kepada masyarakat luas. “Saya berpikir bahwa potensi peternakan di Indonesia luar biasa besar dan saya juga ingin memberikan rasa bahagia saya ketika beternak,” tuturnya.

Dalam bahasa Sunda, ‘miara’ artinya memelihara. Maka, semangat Miara Farm adalah memberikan rasa memelihara hewan ternak kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Tapi bedanya di sini bukan sekedar memelihara saja tapi juga menghasilkan uang yang cukup baik,” jelasnya.

Ide Miara Farm adalah crowdfunding investment, menghubungkan investor dengan peternak rakyat untuk mengembangkan peternakan rakyat dengan sistem bagi hasil. Jadi bukan hanya membagi keuntungan tapi juga resiko, karena Miara Farm berlandaskan syariat Islam dalam kegiatannya

Untuk langkah bisnis Miara Farm ke depan, ia mengungkapkan akan bekerja sama dengan para peternak rakyat. “Fokus kami untuk tahun 2018 dan 2019 ada pada sektor domba di Kabupaten Bogor, kami sudah ada orang yang bisa bekerja sama dengan kami untuk menjalankan bisnisnya. Kemudian juga kami, para manajemen Miara Farm, akan mem-branding Miara Farm dengan sistematis untuk menarik minat masyarakat untuk berinvestasi pada Miara Farm,” terang Zhilan.

Setelah berhasil menjadi Juara II di ajang Priceza Young Entepreneur 2018 awal Maret lalu, mahasiswa semester 6 tersebut mengungkapkan mimpinya untuk Miara Farm, “Mimpi saya Miara Farm akan menjadi platform investasi peternakan dengan kapitalisasi dana sebesar 1 triliun dengan mitra ratusan ribu peternak di seluruh Indonesia,” harap Zhilan menutup wawancara dengan Digination.id.