Pekerja Digital Kreatif Memiliki Masa Depan Cerah, Ini Faktanya

Jumat, 18 Agustus 2017

Di Indonesia, pekerjaan di dunia kreatif belum terlalu banyak mendapatkan sorotan. Mungkin, hal ini masih berkaitan dengan pola pikir orang tua zaman dahulu yang menganggap sukses itu hanya milik para dokter, direktur, dan insinyur. Anggapan ini terkadang memaksa orang-orang yang berpotensi dalam dunia kreatif berganti arah ke profesi yang lebih mainstream.

Padahal, dalam menghadapi dalam masa depan, tenaga kerja harus memiliki sebuah keahlian yang tidak bisa digantikan oleh robot: kreativitas.  Seorang ahli fisika teoretis dan futuris dari Jepang, Dr. Michio Kaku, mengutarakan bahwa pekerja yang akan bertahan di masa depan adalah mereka yang berinvestasi pada intelektual dan kreativitas.

Pekerjaan seperti desainer, penulis, peneliti, pengrajin, seniman, pencipta, penganalisis, dan komedian adalah beberapa di antara yang mungkin bertahan. Ini disebabkan karena pekerjaan-pekerjaan tersebut adalah tugas yang tidak bisa dikerjakan oleh robot. Semua pekerjaan yang baku dan repetitif akan memiliki peluang yang lebih besar untuk masuk ke era otomatisasi atau penggunaan robot.

Dunia Kini Sudah Melangkah Keluar dari Era Informasi Menuju Era Konseptual

Jika era informasi ditandai dengan berkembangnya teknologi dan pesatnya pertukaran informasi, era konseptual menuntut manusia untuk lebih aktif mencipta. Lebih jauh lagi, manusia digiring untuk lebih mahir menggunakan kedua belah otak kanan dan kiri untuk menciptakan sebuah keseimbangan agar tidak tergerus oleh teknologi.

Nah, para pekerja digital creative seperti desainer, ilustrator, penulis, dan pembuat konsep nampaknya masuk ke dalam golongan ini. Dengan keahlian teknologi serta kreativitas yang tinggi, pastinya profesi-profesi tersebut tidak akan mungkin tergantikan oleh robot yang hanya memiliki kemampuan teknologi tapi tanpa rasa estetik.

Jadi, Para Pekerja Digital Creative Jangan Khawatir, Masa Depan Terbentang Cerah

Seiring dengan berkembangnya teknologi, hal yang harus terus dikejar oleh para pekerja di industri digital creative adalah adaptasi terhadap inovasi. Bagi desainer misalnya, mungkin akan muncul aplikasi atau software terbaru yang lebih mumpuni dalam mempermudah pekerjaannya, maka Anda perlu terus belajar dan beradaptasi untuk menggunakannya.

Pesatnya arus informasi juga pastinya menuntut pekerja kreatif untuk terus membawa ide segar tanpa harus kehabisan inspirasi. Untuk itu, jiwa dan raga yang sehat tentu akan selalu dibutuhkan bagi kemajuan kreativitas Anda.

Jadi, jangan biarkan anggapan orang lain menghambat Anda, karena pekerja digital creative sudah memiliki modal untuk bertahan di masa depan.

Recommended