LogoDIGINATION LOGO

Nielsen: Separuh Iklan di Media Digital Salah Sasaran

Oleh Ana Fauziyah Kamis, 15 Februari 2018 | 08:18 WIB
Share
Lembaga riset Nielsen melaporkan temuan terbarunya yang menyebutkan bahwa persentase ketepatan sasaran iklan di media digital untuk jenis platform atau network hanya 40%, sementara untuk jenis media website digital sebanyak 60%
Share

Lembaga riset Nielsen melaporkan temuan terbarunya yang menyebutkan bahwa persentase ketepatan sasaran iklan di media digital untuk jenis platform atau network hanya 40%, sementara untuk jenis media website digital sebanyak 60%.

“Jadi sisanya tidak tepat sasaran alias nyasar,” ujar Hellen Katherina, Executive Director Media Business Nielsen Indonesia saat pemaparan hasil riset bertajuk “Digital Consumer Trends and On-Target Audience Accuracy on Digital Ads” di Jakarta kemarin (Rabu, 14/2). “Misalnya belanja iklan Rp100 juta di website, 60% yaitu sebanyak Rp60 juta memang tepat sasaran. Sisanya yang 40% sebanyak Rp40 juta sia-sia,” jelas Hellen.

Hal tersebut berarti hampir separuh iklan yang dipasang di media digital dikonsumsi oleh orang yang salah dan tidak tepat menyasar target yang dituju pengiklan. Hellen menyontohkan iklan pembalut wanita yang ditargetkan untuk konsumen wanita, bisa jadi justru dibaca atau diterima oleh pengguna internet berjenis kelamin pria.

Penyebabnya menurut Hellen karena di media digital penuh dengan fraud. “Ini karena basisnya bukan orang, tapi aktivitas yaitu klik dan view. Bisa saja ada 1 juta impression tapi ternyata itu semua bot,” ujar Hellen. Maksudnya, aktivitas klik dan view tidak dilakukan oleh pengguna internet, melainkan oleh rekayasa elektronik.

Ia juga menyontohkan video di YouTube yang diukur dengan banyaknya view. Jumlah view menurutnya tidak berbanding lurus dengan jumlah pengguna yang menonton. “Bisa jadi 1 orang pengguna menonton berkali-kali sampai 200 kali,” ujarnya.

Sekalipun banyak pelaku industri yang mulai mengembangkan strateginya ke digital media, tidak dapat dipungkiri bahwa beriklan di digital media tidak semudah di media konvensional. Hellen menyebut bahwa media digital tidak begitu saja membunuh media konvesional, namun saling melengkapi.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Mencari Pekerjaan Sesuai Passion? Jangan!

Sering mendengar semboyan “Bekerjalah sesuai passion?" Katanya jika bekerja sesuai passion, maka sukses akan mudah terbentang. Ah, masa iya?

Senin, 18 Februari 2019 | 11:15 WIB

Dari Gates Sampai Zuckerberg, Siapa yang Paling Dermawan?

Mau tahu siapa saja sosok CEO yang paling dermawan di dunia? Siapa tahu kamu akan terinspirasi dan menyusul langkah mereka. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah daftar CEO perusahaan teknologi yang paling gila menyumbang.

Jumat, 15 Februari 2019 | 16:15 WIB

Sukses Cara Gila Ala Jeff Bezos!

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari kisah hidup Jeff Bezos. Berikut adalah prinsip-prinsip bisnis alanya yang bisa kamu contoh.

Jumat, 15 Februari 2019 | 11:15 WIB

Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Melamar Kerja!

Bukan hanya posisi, perusahaan yang dilamar pun harus dilihat terlebih dahulu. Kira-kira apa saja hal yang harus dipertimbangkan untuk memilih perusahaan yang cocok untukmu? Simak artikel berikut!

Kamis, 14 Februari 2019 | 16:15 WIB

Purl: Sindir Budaya Kantor!

Baru-baru ini Pixar kembali menelurkan film terbarunya ,Purl. Purl memiliki pesan moral tersembunyi yang menyindir budaya kantor.

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:15 WIB