LogoDIGINATION LOGO

Yuk, Menjajal Sektor Ekonomi Kreatif yang Naik Daun!

Oleh Ana Fauziyah Rabu, 16 Agustus 2017 | 06:18 WIB
Share
Kendati daya saingnya masih terbilang rendah, sebetulnya sektor ekonomi kreatif (creative economy) di Indonesia tidak pernah mati
Share

Kendati daya saingnya masih terbilang rendah, sebetulnya sektor ekonomi kreatif (creative economy) di Indonesia tidak pernah mati. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, peminat dan “pasarnya” justru mengalami peningkatan yang signifikan…

Sejak dituntut menjadi penggerak perekonomian Indonesia—Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus hadir dan memperbarui program guna meningkatkan pertumbuhan daya saing masyarakat. Nah, bagi Anda yang ingin menjajal bidang baru ini, berikut adalah tiga sektor berpotensi ekonomi kreatif menurut Bekraf, dilansir dari laman Kompas.com (13/4).

1. Fashion 

Beragam kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia—bisa jadi satu inspirasi yang baik Anda untuk masuk ke dalam dunia mode. Nah, tidak perlu khawatir saat ingin berbisnis di Indonesia. Pasalnya, seluruh bantuan pengembangan sektor, akan dibantu dari hulu hingga hilir. Ini mencakup beberapa pelatihan yang bisa Anda ikuti secara gratis, sertifikasi, permodalan, proses promosi/pemasaran baik dalam maupun luar negeri, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual.

2. Kuliner

Bisnis kuliner memang “tidak ada matinya”. Dari tahun ke tahun, ada saja tren kuliner baru yang “meledak” dan begitu diminati di pasar. Nah, sekalipun skala usaha Anda masih industri rumahan—tidak ada salahnya langsung terjun ke bisnis ini. Anda bahkan tidak lagi perlu khawatir akan beragam kendala—seperti kurangnya SDM atau justru permodalan.

3. Kerajinan Tangan (Craft)

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, hampir dipastikan, setiap daerah memiliki “kekayaan” fashion, kuliner, dan kriya-nya masing-masing. Nah, perihal kriya, Anda bisa langsung memulai dari inspirasi kerajinan tangan setempat—atau jika perlu, membuatnya baru. Hitung-hitung, melestarikan dan menambah kekayaan budaya daerah asal…

Adapun selain tiga hal yang telah disebutkan di atas, Bekraf juga tengah mempersiapkan beberapa sektor creative economy  lain—seperti games, aplikasi, musik, serta film. Sementara setelahnya, menyusul sepuluh subsektor, meliputi arsitektur dan desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, animasi video, fotografi, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Kenali 3 Jenis Investor untuk Bisnismu

Jika bisnismu makin berkembang, bisa jadi kamu butuh kucuran dana segar untuk membuatnya terus tumbuh. Yuk, kenalan dengan 3 jenis investor.

Minggu, 23 September 2018 | 16:35 WIB

Kata Siapa Wayang Ketinggalan Zaman?

Gerakan "Dalang Go Digital" diharapkan dapat tetap mendekatkan dunia pedalangan dan pewayangan kepada masyarakat.

Sabtu, 22 September 2018 | 09:10 WIB

Sst, Ini Lho, Rahasia Marketing Apple!

Marketing adalah kunci kesuksesan Apple hingga menjadi salah satu perusahaan teknologi komunikasi yang paling sukses saat ini. Lalu apa strategi yang digunakan? Simak artikel berikut ini.

Kamis, 20 September 2018 | 16:30 WIB

Keren, Ini Aplikasi Khusus Untuk Petani!

Penjualan hasil pertanian terkadang terkendala jarak dan waktu. Aplikasi khusus untuk petani ini diharapkan menjadi solusinya...

Rabu, 19 September 2018 | 16:30 WIB

Nih, 5 Tips Sukses Jualan Online

Jangan takut untuk menjadi tidak kreatif dan inovatif. Kamu juga bisa manfaatkan peluang tren bisnis online yang ada!

Rabu, 19 September 2018 | 08:30 WIB