LogoDIGINATION LOGO

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB
Share
Ilustrasi crowdfunding (shutterstock)
Share

Aplikasi pinjaman di tolak bank dan belum juga menemukan angel investor? Coba cari sumber pendanaan melalui penggalangan dana publik atau crowdfunding. Iklankan ide bisnis, produk atau usahamu secara massal di internet.

Tak seperti proses pengajuan pinjaman di bank, untuk crowdfunding tidak harus memiliki riwayat bisnis dan kredit yang bagus. Kamu hanya perlu meyakinkan publik untuk menyumbang atau berinvestasi pada idemu.

Tak hanya mampu memberikan modal tambahan, menurut salah satu penelitian, crowdfunding secara positif dapat menghasilkan publisitas yang lebih besar dan membuka jalan untuk mempermudah menemukan karyawan dan membangun kemitraan.

Nah, jika ingin memulai crowdfunding, berikut cara-cara yang bisa diikuti...

Memberikan visualisasi

Untuk menunjukkan keseriusan idemu kepada calon investor, penting menyertakan semacam bukti konsep atau produk secara fisik. Melalui video prototipe yang disebarkan di berbagai media sosial, kampanyemu bisa jadi viral dan memiliki peluang lebih besar untuk didanai. Menurut Indiegogo, kampanye dengan video dapat menarik perhatian rata-rata 114% lebih tinggi daripada yang tidak.

Baca juga: 5 Tren Video Marketing Di Tahun 2019

Ilustrasi video (shutterstock)
Berikan hadiah

Hadiah memiliki daya tarik tersendiri bagi calon investor, dan membuat mereka merasa lebih istimewa. Memberikan hadiah dapat membuat para investor merasa terlibat dalam proses kreatif, membangun loyalitas merek dan merasa terlibat secara emosional dalam kesuksesanmu. Karenanya, berikan hadiah yang kreatif dan tidak membosankan seperti akses lebih awal, barang edisi khusus dan lain-lain.

Menggunakan influencer

Generasi milenial lebih mudah terpengaruh dengan para influencer media sosial. Bahkan adakalanya apa yang dikatakan para influencer lebih dipercaya daripada perkataan teman. Jangkau para influencer ini dan minta mereka mereview produkmu melalui sosial media yang mereka miliki. Cara ini bisa membantu membangun merek dan meningkatkan kredibilitas kampanye.

Baca juga: Gila! Penjualan Naik 4.700% Gara-Gara Influencer!

Ilustrasi influencer (shutterstock)
Gunakan seluruh channel

Kampanye crowdfunding adalah kampanye publik untuk mencari dukungan. Gunakan semua channel yang ada sebaik-baiknya untuk menyebarluaskan kampanye,  termasuk media sosial pribadimu. Channel-channel ini menjadi tempat bertanya dan membagikan informasi terkait perkembangan bisnismu. Selain itu kamu bisa membuat buletin e-mail untuk menjaga para investor tetap dalam lingkaran dan mengetahui informasi kemajuan kampanye, halaman-halaman lain seperti blog Medium atau saluran Youtube juga bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan visibilitas.

Siap mulai kampanye crowdundingmu?

Baca juga: Jadi YouTuber Terkaya Sejagad? Bisa!

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Forbes, INC
TAGS
RECOMMENDATION
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB