LogoDIGINATION LOGO

4 Tips Cari Kerja ala Marie Kondo

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Kamis, 7 Februari 2019 | 17:38 WIB
Share
Foto Marie Kondo (Dok: twitter.com/MarieKond)
Share

Antusiasme mencari pekerjaan, terkadang malah membuatmu seperti menyebar CV. Terlalu banyak mengirim aplikasi dan tidak mengaturnya dengan rapi bisa menyebabkan kesalahan fatal seperti sulit melacak lamaran, kelewatan interview dan lain sebagainya. Karenanya, penting untuk terus menjaganya terorganisir.

Beberapa waktu terakhir, Marie Kondo tengah menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia. Melalui bukunya yang berjudul "The Life Changing Magic of Tidying Up,", Kondo memperkenalkan metode merapikan rumah yang disebut metode Konmari. Bahkan buku karangannya pernah bertengger selama 69 minggu di daftar buku terlaris New York Times setelah dirilis. Kisahnya pun di filmkan lewat serial Netflix. Tak ayal, metode ini semakin mendunia.

Ternyata tak cuma  persolan rumah yang bisa dirapikan, tapi pencarian kerjamu pun bisa diatur dengan teknik Konmari ala Marie Kondo. Mengambil beberapa teknik pengorganisasian ala Kondo dan menerapkannya pada proses pencarian kerja, kamu dapat menemukan posisi yang cocok bahkan menemukan pekerjaan impian. 

Mulai dari mana? Berikut 4 tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatur pencarian kerjamu ala Kondo, dilansir dari Top Resume.

Baca juga: Bahagia ala Metode Konmari. Mmm, Seperti Apa, Ya?

Ilustrasi tujuan karier (shutterstock)
1. Menentukan tujuan karier

Sebelum mulai merapikan rumah, Marie Kondo selalu mendorong kliennya memvisualisasikan tujuannya melakukan proses beberes ini. Hal ini penting untuk menghilangkan rasa 'sayang' pada barang yang sebenarnya tidak perlu. Rumus sederhannyakeep things that you love, the things that bring you joy, everything else goes. Intinya, barang yang disimpan adalah barang yang disukai dan membuat bahagia.

Sama halnya dengan mencari kerja. Sebelum tenggelam dalam ribuan lowongan pekerjaan, luangkan waktu sejenak untuk memvisualisasikan apa yang kamu cari. Pikirkan pekerjaan apa yang kamu impikan. Untuk memulainya coba pertimbangkan beberapa hal ini:

- Perusahaan dengan misi yang sama denganmu

- Atasan yang menghargai pekerjaan dan memberikan penghargaan

- Posisi yang membuatmu mengeluarkan kemampuan terbaik

Gambarkan secara jelas apa yang kamu inginkan. Visi ini menjadi bekalmu dalam mencari pekerjaan. Jangan sampai tenggelam dalam lautan lowongan kerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Baca juga: Karier Apa Yang Cocok Untukmu?

Ilustrasi mengorganisir file (shutterstock)
2. Organisir file dokumen

Di mana kamu menyimpan surat-surat lamaran, CV dan cover letter? Apakah kamu taruh semuanya di desktop? Bagaimana kamu bisa menemukan dokumen tersebut dengan mudah?

Mengirim lamaran ke banyak perusahaan tentu membuat file-file tersebut berantakan di laptop. Di sinilah teknik ala Kondo bisa diterapkan. Untuk membuatnya rapi, buatkan dokumen-dokumen tersebut 'rumah' atau folder.

Setalah mengirimkan surat lamaran, ganti nama filenya. Misalnya, jika kamu melamar pekerjaan sebagai marketing di Perusahaan X, kamu bisa mengganti nama filenya menjadi PerusahaanX_CV atau PerusahaanX_CoverLetter. Dengan melakukan ini, foldermu akan rapi dan mempermudah pencarian jika sewaktu-waktu dokumen dibutuhkan.

Eits, belum selesai. Setelah mengatur dokumen, sekarang coba atur pelacakan proses lamaran. Buat lembar kerja Excel untuk menjadi daftar pelacak lamaran pekerjaan. Buat kolom untuk nama perusahaan, posisi, informasi kontak dan status aplikasi. Pastikan juga untuk mencatat tanggal kamu mengirim lamaran. Lembar Excel ini bisa menjadi pangkalan pencarian kerjamu, dan mempermudahmu menavigasi proses pencarian kerja.

Baca juga: Ternyata Begini Permulaan Karier Orang Terkaya di Dunia...

3. Lamar pekerjaan yang membahagiakan

Metode Konmari mengajarkan untuk jujur pada perasaan diri sendiri. Seperti slogan yang selalu dikatakan Marie Kondo, "Does is sparks joy?", dalam mencari pekerjaan pastikan kamu memilih pekerjaan yang dapat membuatmu bahagia. Karena perasaan bahagia ini adalah landasan untuk menemukan dan mempertahankan karier yang memuaskan.

Luangkan watu sejenak, lihat daftar lowongan pekerjaan dan tanyakan pada dirimu apakah pekerjaan tersebut bisa membuatmu bahagia? Apakah misi perusahaan selaras dengan cita-citamu? Apakah kualifikasinya cocok? 

Jika kamu merasa senang, lanjutkan. Jika tidak, hentikan. Jangan buang waktu pada pekerjaan yang tidak sesuai denganmu. Kenali setiap reaksi dan emosi yang ditimbulkan, bisa jadi hal tersebut merupakan petunjuk pengembangan kariermu.

Baca juga: Miliki 5 Kebiasaan Ini Agar Kariermu Melejit!

4. Berterimakasih pada penolakan

Metode Konmari mengajarkan untuk selalu menghargai semua yang dimiliki dan berterima kasih pada barang-barang yang akan dibuang. Begitu juga ketika kamu melamar pekerjaan, kemungkinan untuk ditolak atau tidak direspon tentu ada. It's okay! Berterimakasih lah pada penolakan tersebut.

Tetaplah bersyukur meski merasa kecewa. Bersyukur dapat membuatmu melepaskan rasa bersalah, marah, dan kecewa, karena semua itu pasti akan menjadi pengalaman berharga.

Menerapkan teknik konmari pada pencarian kerja dapat membantumu mengurangi banyak tekanan dan membuat pencarianmu lebih menyenangkan. Semoga sukses!

Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Para Pencari Kerja

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Top Resume, Konmari, Glassdoor
TAGS
RECOMMENDATION

Ekonomi Digital Ciptakan Pekerjaan Baru

Implementasi ekonomi digital dinilai akan menciptakan banyak pekerjaan-pekerjaan baru yang sebelumnya tidak ada, juga mengganti peran tenaga kerja manusia

Selasa, 20 Februari 2018 | 11:45 WIB

10 Tips untuk Mengalahkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.

Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
LATEST ARTICLE

Mencari Pekerjaan Sesuai Passion? Jangan!

Sering mendengar semboyan “Bekerjalah sesuai passion?" Katanya jika bekerja sesuai passion, maka sukses akan mudah terbentang. Ah, masa iya?

Senin, 18 Februari 2019 | 11:15 WIB

Dari Gates Sampai Zuckerberg, Siapa yang Paling Dermawan?

Mau tahu siapa saja sosok CEO yang paling dermawan di dunia? Siapa tahu kamu akan terinspirasi dan menyusul langkah mereka. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah daftar CEO perusahaan teknologi yang paling gila menyumbang.

Jumat, 15 Februari 2019 | 16:15 WIB

Sukses Cara Gila Ala Jeff Bezos!

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari kisah hidup Jeff Bezos. Berikut adalah prinsip-prinsip bisnis alanya yang bisa kamu contoh.

Jumat, 15 Februari 2019 | 11:15 WIB

Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Melamar Kerja!

Bukan hanya posisi, perusahaan yang dilamar pun harus dilihat terlebih dahulu. Kira-kira apa saja hal yang harus dipertimbangkan untuk memilih perusahaan yang cocok untukmu? Simak artikel berikut!

Kamis, 14 Februari 2019 | 16:15 WIB

Purl: Sindir Budaya Kantor!

Baru-baru ini Pixar kembali menelurkan film terbarunya ,Purl. Purl memiliki pesan moral tersembunyi yang menyindir budaya kantor.

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:15 WIB