LogoDIGINATION LOGO

Wuih, PSG Pinang Tim Esports Indonesia, RRQ. Kereen!

Oleh Alfhatin Pratama Senin, 11 Februari 2019 | 16:15 WIB
Share
Logo PSG (shutterstock)
Share

Paris Saint-Germain Esports atau PSG Esports, organisasi esports tim sepakbola ternama asal Paris, Perancis, Paris Saint-Germain (PSG) menggandeng tim Esports asal Indonesia Rex Regum Qeon (RRQ). Setelah sukses menggandeng LGD Gaming, tim esports asal Tiongkok untuk unjuk gigi di Dota 2 dan FIFA Online, kali ini giliran tim asal Indonesia yang diliriknya.

Secara khusus, kemitraan kedua pihak ini untuk mensponsori lahirnya tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Dengan adanya kemitraan ini pula, PSG Esports menjadi organisasi esports Eropa pertama yang ekspansi ke permainan MLBB.

Dilansir dari Esports Insider, Yassine Jaada selaku Chief Gaming Officer PSG menilai masuknya PSG Esports ke ranah MLBB adalah langkah yang penting. Dari 43 juta pemain MLBB, separuhnya berasal dari Indonesia. "Kami sangat senang dapat membuat hubungan dengan RRQ yang terkemuka. Kami akan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Dengan kualitas yang ada di tim kami, kami ingin menjadi yang pertama," ujarnya.

Baca juga: Lagi, Klub Sepakbola Lirik Potensi Industri ESport

Tim PSG.RRQ (Twitter PSG Esports)
Mobile Legends: Bang Bang adalah salah satu game seluler yang lebih populer di Asia Tenggara, bersaing dengan Arena of Valor (AoV). Mereka memiliki tiga liga regional resmi, tak hanya di Indonesia, tapi juga Filipina dan liga gabungan antara Malaysia dan Singapura. Setiap liga menawarkan total hadiah sebesar USD 100 ribu, dengan setiap musim berjalan selama 6 minggu.

Kemitraan kedua pihak ini akan melahirkan tim yang bernama PSG.RRQ. Tim ini akan langsung berlaga di Mobile Legends Pro League Season 3 di Indonesia yang akan dimulai 16 Februari 2019 mendatang. PSG.RRQ akan diperkuat oleh Muhammad 'Lemon' Ikhsan, Diky 'Tuturu', William 'Liam' Setiawan, Try 'AyamJAGO' Sukardi, Chen 'James' Jui Teng, dan Calvien 'InstincT'.

Andrian "AP" Pauline, CEO RRQ mengatakan, "Tim RRQ sangat bangga dan merasa terhormat dengan kolaborasi ini karena PSG adalah organisasi yang sangat bergengsi di dunia. Hal ini sangat baik untuk perkembangan esports di Indonesia. Kami akan memberikan hasil terbaik untuk penggemar PSG dan juga RRQ."

Menurut Esports Insider, langkah yang diambil PSG Esports sangat mengejutkan, tapi berhasil disambut baik. Dengan masuknya PSG ke pasar esports Indonesia diharapkan dapat membuahkan hasil yang lebih baik. Jelas, industri esports di Asia Tenggara sedang berkembang dengan pesat.

Go, Esports Indonesia!

Baca juga: Kamu Pikir Esports Cuma Soal Jadi Juara?

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: The eSports Observer, Esports Wizard
TAGS
RECOMMENDATION

Fajar Merekah Bagi eSport di tahun 2019!

Akhir-akhir ini eSport selalu menjadi perbincangan. Kira-kira bagaimana, ya di 2019? Apa kah eSport semakin populer? Yuk, simak prediksinya.

Kamis, 17 Januari 2019 | 11:15 WIB
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB