LogoDIGINATION LOGO

5 Tips Membuat Tim yang Solid

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Minggu, 3 Februari 2019 | 08:30 WIB
Share
Ilustrasi kolaborasi tim (shutterstock)
Share

 

Suatu tugas jika dikerjakan bersama tentu akan terasa lebih ringan dibandingkan dikerjakan sendiri. Yap! Itulah mengapa membangun kolaborasi tim sangat penting. Tim yang solid dapat meningkatkan produktivitas, kualitas dan loyalitas kerja lho.

Sebaliknya, jika kolaborasi tim tidak berjalan lancar, produktivitas akan terganggu dan tentu saja perusahaan akan mengalami kerugian. Sebagai seorang pemimpin, pasti kamu tidak mau kan tim yang kamu pimpin penuh konflik? Yuk simak dan terapkan lima tips meningkatkan kolaborasi tim berikut ini! 

 

#1. Melakukan evaluasi

Masalah bisa muncul karena berbagai faktor. Bisa karena rasa  tidakpercaya, saling bersaing dan lain sebagainya. Namun hal tersebut sulit untuk diukur. Cara terbaik untuk mencari tahu inti masalahnya adalah dengan melakukan evaluasi performa dari ekspektasi dan tujuan tim. Jangan lupa mintai umpan balik juga. Hal ini perlu untuk mengukur pencapaian kinerja tim. Nah, dari hasil tersebut kamu bisa lihat masalah dan mencari solusi yang tepat untuk memperbaikinya. 

Baca juga: 4 Ciri Orang yang Tepat Untuk Tim Bisnis

#2. Definisikan peran dan delegasikan tugas

Ilustrasi kolaborasi tim (shutterstock)

Berikan penjelasan mengenai tanggung jawab dan peran masing-masing individu. Kejelasan ini penting demi kesuksesan tim ke depan. Bila masing-masing individu saling mengerti tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, maka akan sangat membantu dalam pelaksanaan kerja sama tim secara kolaboratif. Satu lagi, jangan lupa untuk selalu berikan support juga ya!

#3. Menjadi pemimpin yang bisa diandalkan

Dalam membentuk tim yang solid, memerlukan pemimpin yang bisa diandalkan dan bisa menjadi teladan. Pemimpin yang mampu membentuk kepercayaan pada anggota tim serta menularkan suasana positif dan antusiasme melalui kejujuran dan transparansi. Apakah kamu sudah melakukannya?

Baca juga: 3 Alasan Tim Harus Mencoba Berkata Tidak


#4. Adakan kegiatan di luar kantor

Ilustrasi kolaborasi tim (shutterstock)

Bekerja dalam tim, tentu di dalamnya terdapat banyak karakter dan kepribadian yang berbeda-beda. Untuk lebih memahami satu sama lain, kegiatan di luar kantor bisa dijadwalkan. Kegiatan ini akan memberi tim cara berbeda untuk berinteraksi, menciptakan suasana santai dan membangun lebih banyak chemistry satu sama lain secara pribadi dil uar pekerjaan. Karena tidak ada tujuan yang dapat dicapai dengan mudah bila suasana kerja selalu tegang, kan?

 

#5. Lakukan check in secara berkala

untuk mencari tahu apakah kolaborasi tim berjalan atau tidak, kamu perlu melakukan pengecekan secara berkala, bisa sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Dari laporan tersebut kamu bisa mendapatkan penjelasan, bagian mana yang berhasil, bagian mana yang tidak, apa yang perlu disesuaikan dan dirombak. 

Oh iya, bisa juga, untuk mengapresiasi karyawan berkinerja baik, berikan hadiah dan insentif. Ini juga bisa memotivasi seluruh anggota tim dan jadi bukti penghargaan atas kerja sama.

Tim yang solid adalah elemen penting kemajuan perusahaan. Pastikan adanya komunikasi yang terbuka dan menyenangkan. Hingga para karyawan merasa menjadi bagian dalam tim dan bisa berkolaborasi dengan baik. Selamat mencoba!

Baca juga: Kolaborasi Produktif, Desainer Muda Wujudkan Mimpi Pekerja Eks Dolly

 

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Success, Harvard Business Review
TAGS
RECOMMENDATION

10 Langkah Jadi Lebih Bahagia di Kantor

Rintangan terbesar untuk menjadi lebih bahagia hanyalah anggapan bahwa diri kita tak berdaya menghadapi hal-hal yang terjadi. Coba ikut tips ini.

Rabu, 9 Januari 2019 | 15:30 WIB
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB