LogoDIGINATION LOGO

Pilih Mana: Instagram Stories atau Facebook Stories?

Oleh Ana Fauziyah Senin, 28 Januari 2019 | 08:15 WIB
Share
Ilustrasi membuat stories. (Foto: Pexels)
Share

Konten video sangat diminati di media sosial. Tak heran jika platform media sosial terus mengembangkan fitur video, termasuk Facebook Stories dan Instagram Stories. Kedua platform tersebut sama-sama menyediakan fitur video yang bisa hilang setelah 24 jam sehingga bisa menarik pemirsa. Fitur-fitur ini dengan cepat menjadi alat pemasaran populer yang tidak boleh diabaikan oleh pelaku bisnis dan UMKM.

Instagram Stories dan Facebook Stories memang agak mirip. Sementara Instagram Stories sudah lebih dulu populer, Facebook Stories masih tergolong baru kehadirannya. Tetapi kedua fitur di dua platform tersebut sama-sama menguntungkan bagi pemasaran bisnis.

Lalu di antara Instagram Stories dan Facebook Stories, manakah yang lebih bagus digunakan untuk mendukung strategi marketing bisnis dan UMKM? Simak ulasan yang disarikan dari Business News Daily, Jumat (18/1) berikut ini.

Baca juga: 3 Tips Instagram Stories untuk Dongkrak Penjualan

Instagram. (Foto: Pexels)
Kelebihan Instagram Stories

Instagram tidak memiliki pemirsa sebesar dan beragam seperti Facebook. Namun para penggunanya banyak yang telah mengadopsi Instagram Stories secara antusias. Kelebihan Instagram Stories yaitu memiliki tampilan antarmuka yang ramah dan lebih simpel daripada Facebook.

Instagram juga memiliki opsi untuk mengirim file berformat GIF dan memiliki Story Highlights. Fitur Story Highlights memberi pengguna kesempatan untuk membuat stories mereka menjadi permanen dan tidak menghilang setelah 24 jam. Akun dengan lebih dari 10.000 pengikut juga dapat menambahkan tautan ke cerita mereka.

Kelebihan Facebook Stories

Kelebihan utama dari Facebook Stories adalah fitur tersebut masih tergolong baru diluncurkan, jadi belum banyak yang menggunakannya. Ini memberikan kesempatan lebih besar bagi konten untuk dilihat pemirsa. Mengadopsi sesuatu yang baru di awal-awal selalu memberikan dampak positif.

Kelebihan selanjutnya, Facebook Stories bisa dibagikan di Group Story. Hal ini memungkinkan pengguna berkontribusi pada stories yang dibagikan sehingga akan terjadi pengalaman interaktif. Hal ini belum tersedia di Instagram Stories.

Baca juga: Beriklan di Instagram Stories? Manfaatkan Fitur Tambahan Ini

Stories untuk bisnis. (Foto: Pexels)
Mana yang lebih baik untuk bisnis?

Memutuskan mana yang lebih baik antara Instagram Stories atau Facebook Stories untuk bisnis tergantung siapa target penjualan bisnismu. Pilihlah platform sesuai pemirsa yang ingin kamu jangkau agar efektif dan sesuai sasaran.

Secara umum, Instagram lebih baik untuk generasi muda sedangkan Facebook lebih baik untuk orang yang lebih tua. Menurut Statista, lebih dari 60% pengguna Instagram berusia 18 - 34 tahun. Sementara kelompok usia paling populer di Facebook adalah 25 - 44 tahun.

Trik yang bisa kamu lakukan adalah jangan memposting konten yang sama di Facebook Stories dan Instagram Stories. Hal ini dikarenakan follower berharap melihat pembaruan dan konten baru setiap hari. Follower yang mengikuti kamu di kedua platform tersebut tentu saja tidak ingin melihat konten yang sama, 2 kali.

Untuk konten yang akan diunggah di stories, cobalah untuk selalu terlihat bagus, elegan dan tidak kekanak-kanakan. Jangan terlalu sering dan banyak menggunakan emoji atau stiker. Stiker, emoji, tagar, dan tag lokasi memang penting jika berhubungan dengan cerita, namun jika digunakan secara berlebihan akan terlihat seperti iklan yang mengganggu.

Pertimbangan penting lainnya ketika memposting video di stories adalah menyertakan teks. Hal ini dikarenakan kebanyakan orang tidak menaikkan volume ponselnya karena tidak ingin mengganggu orang-orang di sekitar mereka. Jadi agar pesan kamu tetap sampai, sertakan teks sebagai penjelas video.

Jadi, mana yang kamu pilih untuk bisnismu?

Baca juga: Ini Tips Bikin Video Instagram untuk Jualan

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Statista, Instagram, Business News Daily, Blue Compass
TAGS
RECOMMENDATION

Bidik Market Global Lewat Instagram

Sebelum menjadikan Instagram sebagai kendaraan untuk membawa produk lokalmu ke pasar global, apa sih yang perlu kamu ketahui

Selasa, 21 Agustus 2018 | 16:15 WIB
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB