LogoDIGINATION LOGO

5 Kebiasaan Buruk yang Harus Dibuang Sebelum 2019

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Senin, 31 Desember 2018 | 08:30 WIB
Share
Ilustrasi orang dengan kebiasaan buruk (shutterstock)
Share

Tahun baru sebentar lagi datang. Resolusi dan harapan di tahun mendatang pun dipanjatkan. Disadari atau tidak, setahun berlalu ada banyak perubahan dan pelajaran dalam bisnis yang bisa diambil. 

Salah satu cara terbaik agar tidak mengulangi kesalahan-kesalahan pada tahun 2018 adalah dengan cara mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk yang sebelumnya kamu lakukan.

Nih, coba catat 5 kebiasaan buruk yang harus kamu ubah dari sekarang agar bisnismu makin melejit di tahun 2019.

1. Berhenti bekerja lembur

Menurut survey dari Wells Fargo, 57 persen pebisnis di Amerika bekerja enam hari dalam seminggu dan lebih dari 20 persennya di antaranya bekerja penuh selama satu minggu.

Bekerja memforsir diri tentu tidak baik bagi kesehatan mental dan fisik. Di tahun mendatang, cobalah untuk fokus mengerjakan tugas-tugas penting dan hindari pekerjaan yang hanya membuang-buang waktu. Sayangi kesehatanmu.

Baca juga: 3 Tips Bekerja Maksimal di Coworking Space

Ilustrasi mengecek email (Shutterstock)

2. Berhenti memikirkan banyak hal

Menjadi seorang entrepeneur tentu sangat sibuk. Banyak peran dan tanggung jawab yang harus dijalankan. Dan setiap harinya selalu dituntut untuk menciptakan inovasi-inovasi baru agar tetap eksis. Banyak hal yang harus dipikirkan, namun sebagai entrepreneur yang bijak cobalah untuk mempersempit fokus pada prioritas terbesarmu.

3. Berhenti bekerja sendiri

Inti dari micromanagement adalah ketidakpercayaan. Meragukan kemampuan seseorang hingga tidak mau mendelegasikan tugas. Hal ini tentu tidak baik. Apa gunanya kamu merekrut seseorang jika kamu tidak percaya padanya? Sebaliknya, sebagai seorang pemimpin kamu harus memberinya panduan dan contoh yang baik bagi karyawanmu. Dan tentunya, mempercayainya menjalankan tugas.

Baca juga: 4 Ciri Orang yang Tepat Untuk Tim Bisnis

Ilustrasi merekrut orang (Shutterstock)

4. Berhenti bermain aman

Berani mengambil risiko adalah prinsip dasar seorang entrepreneur sukses. Di tahun depan beranilah untuk keluar dari zona nyaman. Mencoba bereksperimen mencari sudut pandang baru, memberikan inovasi baru agar bisnismu semakin diperhatikan. Jangan biarkan bisnismu stagnan, tidak berkembang hanya karena kamu takut mengambil risiko.

5. Berhenti memikirkan uang

Ya, uang memang penting. Jika kamu tidak peduli dengan arus uang perusahaan tentu bisnismu bisa kolaps. Namun, uang bukanlah satu-satunya tujuan. Di tahun depan fokuslah untuk menjadi pemimpin teladan yang bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi karyawanmu.

Itu dia 5 kebiasaan buruk yang harus kamu buang jauh-jauh di tahun depan. Semangat tahun baru dengan harapan baru!

Baca juga: Pelaku Bisnis Harus Optimis Hadapi Tahun Politik 2018

 

  • Editor: Wicak Hidayat
  • Sumber: Forbes, INC
TAGS
RECOMMENDATION

6 Cara Hadapi "Toxic Boss"

Punya bos yang gak enak tentu akan berpengaruh pada produktivitas dan kualitas kerja. Jangan buru-buru resign, pelajari dulu 6 hal ini

Senin, 10 Desember 2018 | 11:15 WIB
LATEST ARTICLE

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB

Bisnis Laundry Autopilot Untuk Pensiunan

Bisnis bisa dimulai kapan saja, bahkan ketika pensiun. Bisnis laundry autopilot bisa menjadi pilihan untuk para pensiunan yang tetap ingin menghasilkan walaupun sudah tidak bekerja di kantor.

Jumat, 8 Maret 2019 | 10:12 WIB