LogoDIGINATION LOGO

Tingkatkan Soft Skill? Coba Cara Ini

Oleh Alfhatin Pratama Rabu, 2 Januari 2019 | 11:30 WIB
Share
Ilustrasi crew yang solid dalam sebuah event (shutterstock)
Share

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang dan hari libur menjadi lebih produktif. Salah satu kegiatan yang akhir-akhir ini semakin diminati anak-anak muda adalah menjadi crew di event-event sekelas nasional atau internasional. Bergengsi, kan?

Manfaatnya tidak jauh berbeda seperti mengikuti magang atau menjadi freelancer. Sama-sama sebagai wadah untuk meningkatkan soft skill, mencari relasi yang lebih banyak, dan mendapatkan pengalaman yang berharga.

Digination.id berkesempatan untuk menemui Ichsan Junanda, salah satu dari 11 Co-Founder di Sarjana Volunteer. Media kekinian yang diperuntukkan bagi anak-anak muda ini memberikan informasi khusus seputar perekrutan crew event dan kerelawanan. Dari event yang bersedia memfasilitasi para crew-nya dengan bayaran dan atribut hingga event yang hanya memberikan sertifikat penghargaan.   

Baca juga: Keunggulan Fintech Bagi Penggiat Bisnis Hingga Kegiatan Sosial

Ilustrasi kerjasama tim (shutterstock)

Sebelum media ini hadir, banyak orang yang bertanya, "Kok, bisa sih jadi crew acara bergengsi ini?" atau "Infonya dari mana? Kok di google gak ada?" Sekarang, 'para pencari event' tidak perlu khawatir lagi soal itu. 

Di tengah obrolan, Ichsan memberikan tips ampuh bagi 'para pencari event', yang biasanya adalah anak-anak muda, supaya mendapatkan manfaat yang optimal dan tidak merasa sia-sia ketika kegiatan selesai. Apa aja, sih? Yuk, simak.

Money oriented bukan pilihan

Ketika menjadi crew dalam sebuah event, ada hal yang lebih penting daripada uang. Pengalaman berharga dan relasi dengan orang baru. Ya, memang sangat normatif jawabannya tapi itulah yang dapat meningkatkan soft skill setiap orang.

"Sebelum diselenggarakan Asian Games (AG) 2018 dan Asian Para Games (APG) 2018, memang sudah banyak event yang tidak memberikan upah berupa uang kepada para crew. Itu memang hal biasa. Tetapi, setelah diselenggarakan AG dan APG, banyak 'para pencari event' hanya memikirkan fee-nya aja," kata Ichsan.

Baca juga: Mau Sukses Kuliah dan Bisnis? Ini Tipsnya!

Bukan sekedar uang yang didapat tapi pengalaman yang berharga (shutterstock)

Do what you love, love what you do

Lakukanlah apa yang disuka dan sukailah apa yang dilakukan. Jangan pernah berekspektasi lebih ketika ingin melakukan sesuatu. Dengan demikian, setiap kegiatan yang diikuti akan memberikan manfaat banyak untuk meningkatkan soft skill yang dimiliki. 

"Misalnya, ada orang yang suka hiking, dia pasti akan mencari perekrutan crew di event pameran alat-alat outdoor. Walaupun jadi crew-nya gak dibayar, kalau orang itu suka pasti dia akan ikut. Dia kan bisa sekalian masuk gratis, cari diskon, atau cari inspirasi dari para pebisnis alat-alat outdoor," ujar laki-laki yang lahir 22 tahun silam itu.

Baca juga: Hobi Traveling? Buka Jasa Titip Barang Aja!

Time management harus baik

Siapa yang pernah lupa kuliah ketika sudah memiliki penghasilan sendiri? Ya, tidak jarang setiap orang pernah melakukan itu. Kenali lebih dahulu event yang ingin diikuti, baru setelah itu daftar untuk menjadi crew-nya.

"Contohnya event Asian Games 2018. Rangkaiannya ada 3, Countdown Asian Games, Invitational Tournament Asian Games, dan Main Event Asian Games. Untuk mahasiswa yang mau berkontribusi jadi crew, jangan sampai mengganggu waktu kuliah," kata Ichsan. 

Bahkan, ada juga lho orang yang sudah kerja masih ikut event di akhir pekan. Intinya, jangan sampai pekerjaan sampingan ini malah mengganggu aktivitas utama kamu, ya!

Percaya diri

Dengan modal percaya diri, setiap orang bisa membangun relasi dari setiap acara yang diikuti. Tidak percaya? Semakin besarnya platfrom Sarjana Volunteer dilatarbelakangi oleh faktor relasi, lho!

Laki-laki yang masih berkuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu mengatakan, "Jangan pernah minder untuk berkenalan dengan orang asing. Jangan pernah minder ketika lihat orang lain punya pengalaman lebih banyak. Tetap jadilah orang yang rendah hati."

Baca juga: Perluas Jaringan Bisnis Dengan 3 Tips Ini!

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
RECOMMENDATION

10 Tips untuk Mengalahkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.

Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
LATEST ARTICLE

Mencari Pekerjaan Sesuai Passion? Jangan!

Sering mendengar semboyan “Bekerjalah sesuai passion?" Katanya jika bekerja sesuai passion, maka sukses akan mudah terbentang. Ah, masa iya?

Senin, 18 Februari 2019 | 11:15 WIB

Dari Gates Sampai Zuckerberg, Siapa yang Paling Dermawan?

Mau tahu siapa saja sosok CEO yang paling dermawan di dunia? Siapa tahu kamu akan terinspirasi dan menyusul langkah mereka. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah daftar CEO perusahaan teknologi yang paling gila menyumbang.

Jumat, 15 Februari 2019 | 16:15 WIB

Sukses Cara Gila Ala Jeff Bezos!

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari kisah hidup Jeff Bezos. Berikut adalah prinsip-prinsip bisnis alanya yang bisa kamu contoh.

Jumat, 15 Februari 2019 | 11:15 WIB

Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Melamar Kerja!

Bukan hanya posisi, perusahaan yang dilamar pun harus dilihat terlebih dahulu. Kira-kira apa saja hal yang harus dipertimbangkan untuk memilih perusahaan yang cocok untukmu? Simak artikel berikut!

Kamis, 14 Februari 2019 | 16:15 WIB

Purl: Sindir Budaya Kantor!

Baru-baru ini Pixar kembali menelurkan film terbarunya ,Purl. Purl memiliki pesan moral tersembunyi yang menyindir budaya kantor.

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:15 WIB