LogoDIGINATION LOGO

Pastikan Miliki 5 Hal Ini Untuk Jadi Mompreneur

Oleh Ana Fauziyah Senin, 3 Desember 2018 | 11:15 WIB
Share
ilistrasi Mompreneur (Shutterstock)
Share

Istilah mompreneur pertama kali dicetuskan oleh penulis Antonia Chitty dari padanan kata mom dan entrepreneur. Meskipun belum mendapatkan tempat di kamus bahasa Inggris, di dunia bisnis mulai banyak digunakan. Istilah mompreneur merujuk pada sosok ibu yang menjalankan dua tugas, yaitu selain mengurus rumah tangga juga menjadi wirausaha.

Memang tidak mudah menjadi mompreneur dimana tugas sebagai ibu rumah tangga sudah bertumpu apalagi ditambah dengan mengurus usaha. Tentunya hal tersebut membutuhkan trik dan strategi tersendiri agar keduanya bisa berjalan seimbang dan lancar. Tertarik menjadi mompreneur? Berikut 5 tips untuk memulai karier menjadi mompreneur, seperti dilansir dari Entrepreneur, Sabtu (1/12).

1. Harus memiliki motivasi dan misi yang kuat

Tips pertama untuk memulai karir menjadi mompreneur: harus memiliki motivasi yang kuat. Harus tahu alasannya mengapa ingin menjalankan sebuah usaha. Alasan ini bisa dari keinginan menggali potensi diri, menambah uang belanja, mendapat kesuksesan, karena dorongan suami, atau sekadar mencari kesibukan di sela-sela mengurus anak dan keluarga.

Selain motivasi, misi yang kuat juga diperlukan. Menjalani dua peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus entrepreneur rentan mengalami kelelahan fisik dan mental. Karena itu, misi yang kuat akan menginspirasi dan membantu menghadapi setiap kendala yang ada, termasuk tetap tegar saat bisnis mengalami fase naik turun.

Baca juga: Mau Jadi Mompreneur? Bisa Kok!

Tips memulai karier menjadi momprenuer (Foto: Pixabay)
2. Miliki pelatih bisnis

Tidak hanya atlet yang membutuhkan pelatih, namun pebisnis juga perlu mempunyai seorang pelatih yang dapat membantu menjalankan peran sebagai mompreneur. Pelatih atau mentor bertugas sebagai navigator yang mengarahkan langkah. Pelatih ini bisa sosok suami, teman, sosok wirausaha yang dikenal, atau kamu bisa mengikuti kelas bisnis secara online maupun offline. Jangan sampai kebingungan sendiri tanpa ada yang dimintakan tolong, ya...

3. Jangan minder dan ragu

Pada momen awal membangun usaha, sangat wajar jika merasa minder dan tidak bisa menjalankan bisnis dengan baik. Mungkin juga muncul keraguan, apakah keputusan menjadi momprener merupakan keputusan terbaik. Untuk mengatasinya, hilangkan semua rasa ragu dan minder. Percayalah pada diri dan kemampuanmu!

Baca juga: Emak-emak Jago Bisnis, Kenapa Enggak?

4. Fokus

Tips berikutnya adalah fokus, hal ini termasuk pandai-pandai mengatur waktu. Fokuslah pada satu pekerjaan dan baru beranjak menjalankan pekerjaan selanjutnya jika pekerjaan pertama telah selesai. Hindari interupsi kecil yang bisa mengganggu seperti bermain media sosial atau mengobrol dengan teman di grup chat. Buatlah daftar pekerjaan yang harus dikerjakan pada hari itu, tentukan prioritas, kemudian lakukan pekerjaan sesuai daftar prioritas. Hal tersebut akan membantu menyelesaikan pekerjaan lebih terorganisir.

5. Jangan jadi "dinosaurus"

Mompreneur identik dengan bekerja di rumah mengandalkan gadget. Karena itu jangan menjadi "dinosaurus" alias gagap teknologi. Menjadi melek teknologi bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan seorang mompreneur. Bukan berarti harus menjadi seorang tech-savvy, melainkan memiliki pengetahuandasar teknologi. Misalnya tentang media sosial, cara mengoperasikan blog, juga kemampuan dasar marketing dan copywriting.

Siap jadi mompreneur sukses? Mulai aja sekarang!

Baca juga: Mantab! Nih, Power of Bisnis Emak-emak

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: Entrepreneur, Investopedia
TAGS
RECOMMENDATION

10 Tips untuk Mengalahkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan suka menunda-nunda pekerjaa ini terkesan sepele namun jika terus-menerus dibiarkan akan berdampak besar. Kebiasaan jelek ini bisa mengganggu karier dan kepercayaan dirimu.

Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB
LATEST ARTICLE

Masih Berharap Uang Tunai Dalam Dompet Konsumen?

Semakin praktis dan populernya layanan dompet digital sedikit-banyak akan mendorong konsumen untuk ganti dompet. Masih berharap ada uang tunai dalam dompet konsumen?

Jumat, 5 April 2019 | 10:47 WIB

Belum Dapat Investor? Coba Crowdfunding Aja!

Sulit cari modal? Coba gunakan crowdfunding. Dengan langkah-langkah ini kamu bisa cepat mendapatkan pendanaan tanpa harus menunggu angel investor datang

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:00 WIB

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB