LogoDIGINATION LOGO

Buat Kamu yang Pengin Jadi Entrepreneur...

Oleh Ana Fauziyah Senin, 22 Oktober 2018 | 11:15 WIB
Share
ilustrasi sekolah wirausaha (Shutterstock)
Share

Apa cita-citamu? Pertanyaan tersebut sering sekali kita dengar saat masih duduk di bangku sekolah. Kebanyakan kita menjawabnya dengan jawaban umum semisal dokter, polisi, pilot, dan lain sebagainya. Tapi, adakah di antaramu yang bercita-cita menjadi seorang entrepreneur?

Memiliki cita-cita menjadi entrepreneur merupakan impian besar. Dengan menjadi seorang pengusaha, kamu bukan hanya termotivasi mampu bekerja dengan tangan sendiri namun juga punya kesempatan memberikan pekerjaan kepada orang lain. Tapi, memutuskan jalan hidup menjadi seorang pebisnis bukan hal mudah, apalagi jika kamu rasa pengetahuan kewirausahaanmu minim.

Berwirausaha tidak cukup hanya bermodalkan uang, ada baiknya jika kamu mempersiapkan bekal ilmu juga. Saat ini sudah banyak lembaga yang membuka pendidikan dan pelatihan di bidang kewirausahaan, baik lembaga formal maupun informal. Jadi, kalau kamu tertarik untuk belajar tentang kewirausahaan, Digination merangkum daftar sekolah entrepreneurship di Indonesia yang bisa kamu ikuti. Berikut daftarnya.

Baca juga: Pelajaran Terpenting dalam Menekuni Entrepreneurship

Universitas Ciputra

Sejak awal berdiri tahun 1990, Universitas Ciputra yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur ini berkomitmen membekali membekali mahasiswa agar menjadi entrepreneur sesuai keahlian masing-masing di setiap jurusan. Pendidikan dan praktek tentang kewirausahaan diberikan merata di semua alur studi mulai dari awal sampai akhir perkuliahan.

Universitas yang yang didirikan oleh pengusaha properti sukses Ir. Ciputra ini selain menyediakan jalur pendidikan formal, juga menawarkan pelatihan kewirausahaan informal melalui Universitas Ciputra Entrepreneurship Centre (UCEC). Pembelajaran online menggunakan format MOOC (Massive Open Online Course) yang terbuka untuk umum dan bisa diikuti siapa saja tanpa tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Program ini bertujuan mengajak kaum muda untuk menjadi wirausaha handal.

Young Entrepreneur Academy (YEA)

Young Entrepreneur Academy merupakan lembaga nonformal yang mendidik serta melatih siswanya agar siap secara mental dan keilmuan dalam dunia entrepreneurship. Orientasi utamanya adalah menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang menjadi pembuka banyak kesempatan kerja bagi orang lain.

Berdiri sejak 31 Oktober 2007, YEA mengusung visi sebagai jembatan kemakmuran bangsa dengan mengembangkan sistem pendidikan yang bisa menciptakan pengusaha muda sukses baru yang mandiri dan tangguh dengan integritas tinggi untuk memajukan bangsa ini. Hingga saat ini tercatat 90% alumni YEA menjadi pengusaha baru yang berhasil membuka lapangan kerja baru bagi orang lain. 10% sisanya ada yang kembali melanjutkan kuliah dan meneruskan usaha warisan orangtua.

Baca juga: 9 Entrepreneur Muda Indonesia Lulus Program eFounders Fellowship

ilustrasi kewirausahaan (Shutterstock)

Bong Chandra School of Billionaire (BCSB)

Bong Chandra School of Billionaire (BCSB) merupakan program pendidikan informal di bidang kewirausahaan yang diperuntukkan bagi generasi muda. Setiap siswa yang masuk BCSB akan mengikuti program pelatihan selama 3 bulan. Dalam program tersebut, siswa akan mendapatkan pelajaran mengenai Neuro Linguistic Programming (NLP), kepemimpinan, public speaking, penjualan, pemasaran, bisnis, dan keuangan.

BCSB yang didirikan oleh entrepreneur dan motivator Bong Chandra ini berkomitmen mencetak calon generasi baru entrepreneur sukses di Indonesia. Kurikulumnya dirancang untuk memberi pengetahuan tentang membangun sebuah bisnis dari A-Z, menciptakan marketing plan, meningkatkan kemampuan individu siswa dalam bidang leadership, belajar manajemen keuangan, serta menumbuhkan kerpercayaan diri.

Khalifah Entrepreneur School (KES)

Khalifah Entrepreneur School merupakan sekolah nonformal dalam bidang kewirausahaan yang didirikan oleh Ippho Santosa. Sebagai pebisnis handal yang telah mengeluarkan banyak buku best seller tentang kewirausahaan, Ippho ingin berbagi pengetahuan bisnis dengan sebanyak mungkin orang.

Siapa pun boleh mengikuti kelas entrepreneurship tersebut dan akan dibimbing oleh Ippho Santosa bersama dengan timnya selama 1 bulan. Selama pelatihan tersebut, siswa akan belajar cara-cara dan strategi untuk memulai dan membesarkan bisnis dengan para mentor-pengusaha terkemuka di Indonesia.

Baca juga: Santripreneur, Cikal Bakal Entrepreneur Kreatif ‘Zaman Now’

Umar Usman Business School

Umar Usman Business School atau Sekolah Bisnis Umar Usman diinisiasi pada tahun 2011 oleh Yayasan Dompet Dhuafa. Nama Umar Usman diambil dari nama dua orang sahabat Rasulullah SAW yang merupakan entrepreneur sukses, Khalifah Umar bin Khattab dan Khalifah Usman bin Affan. Sekolah ini bertujuan melahirkan para entrepreneur yang bisa melahirkan usaha baru.

Umar Usman Business School memiliki jenjang pendidikan setara D1 dengan fokus studi pada Pemasaran dan Produksi yang diterapkan pada kelas-kelas konsentrasi seperti Fashion, Kuliner, Jasa, Internet Marketing, Properti, dan lain-lain sesuai dengan potensi para mahasiswa dan minat serta bakat masing-masing. Metode pengajaran yang diberikan lebih menitikberatkan pada praktek, dengan perbandingan 30:70, yaitu 30% teori dan 70% praktek.

Kamu tertarik?

Baca juga: Kamu Entrepreneur?

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
TAGS
RECOMMENDATION

Cetak Entrepreneur Syariah, Bekraf Gelar Deureuham

Dalam rangka meningkatkan kemajuan dan perkembangan ekonomi kreatif entrepreneur (ekrafpreneur) berbasis syariah di Indonesia, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah menyelenggarakan Deureuham

Senin, 12 Maret 2018 | 13:41 WIB
LATEST ARTICLE

Nih, Peluang Investasi Baru: eSport!

Industri eSport menjadi sorotan para investor karena menjanjikan keuntungan yang besar dalam beberapa tahun investasi. Namun sebelum memulai investasimu di dunia eSport kamu harus mengetahui 4 hal ini.

Jumat, 7 Desember 2018 | 16:15 WIB

Aplikasi yang Bikin ODHA Tak Terkucilkan

Data tahun 2017 menunjukkan bahwa ada 36,9 juta orang hidup dengan HIV/AIDS. Stigma, diskriminasi dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit ini semakin memperparah keadaan

Rabu, 5 Desember 2018 | 12:19 WIB

Hidup Tanpa Digital? Mungkin, Gitu?

Hidup kita perlahan-lahan telah diambil alih oleh teknologi di semua sisi. Teknologi dan digitalisasi telah mengubah cara kita bekerja, belajar, dan bersosialisasi

Selasa, 4 Desember 2018 | 16:15 WIB

5 Aplikasi Wajib Bagi Pengusaha, Sudah Install?

Kegiatan yang padat ditambah dengan segudang urusan bisnis biasanya membuat seorang pengusaha harus sering berpindah tempat, sehingga pemantauan bisnis harus dilakuan secara mobile. Ketahui aplikasi yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha demi ke

Selasa, 4 Desember 2018 | 11:15 WIB

Pastikan Miliki 5 Hal Ini Untuk Jadi Mompreneur

Memang tidak mudah menjadi mompreneur. Tentunya membutuhkan trik dan strategi tersendiri agar keduanya bisa berjalan seimbang dan lancar. Berikut adalah 5 tips yang perlu kamu ketahui untuk memulai karir menjadi mompreneur.

Senin, 3 Desember 2018 | 11:15 WIB

Asisten Google Tiru Stiker Angkot

Anda sopan kami segan. Anda asyik, kami santai. Anda usik, kami Bantai! Filosofi supir angkot itu kini muncul di Google Assistant.

Minggu, 2 Desember 2018 | 12:30 WIB

Masih Gagal Bangun Pagi? Coba 3 Kiat Ini!

Karena bangun pagi adalah salah satu kunci keberhasilan! Simak kiat-kiat untuk mengatasi kegagalan bangun pagi yang masih kamu alami.

Sabtu, 1 Desember 2018 | 11:30 WIB