LogoDIGINATION LOGO

Kaskus Tambah Portofolio Investasi

Oleh Aulia Annaisabiru Ermadi Rabu, 10 Oktober 2018 | 11:20 WIB
Share
ilustrasi pemrosesan bahasa (Shutterstock)
Share

Kaskus secara resmi mengumumkan investasi pada Prosa.ai, platform Natural Language Processors (NLP) untuk bahasa Indonesia pada Senin (8/10). Prosa.ai merupakan perusahaan teknologi yang fokus pada jasa Text & Speech-based Processing Tools.

"Sebagai perusahaan teknologi software yang pertama menghadirkan jasa NLP khusus bahasa Indonesia, kami melihat Prosa.ai memiliki potensi dan kompetensi yang besar melalui layanannya. Karena itu, kami sangat senang bisa menjadi salah satu partner awal dalam pengembangan mereka melalui investasi ini," ujar Edi Taslim melalui keterangan tertulis.

CEO Prosa.ai, Teguh Budiarto menyatakan investasi Kaskus akan digunakan untuk mengembangkan layanan dengan meghadirkan teknologi NLP terdepan. "Kami sangat senang dan tentunya bangga mendapatkan dukungan dari Kaskus untuk semakin mengembangkan layanan Prosa.ai," kata Teguh.

Dalam waktu dekat, KASKUS akan mengaplikasikan layanan Prosa Text guna menyaring berita-berita hoax maupun negatif di forum KASKUS, sehingga dapat menghadirkan konten-konten yang lebih positif kepada Kaskuser.

Baca juga: Markas 2018, Ajang Kumpul Para Kaskuser

Ilustrasi Kaskus (Shutterstock)

Diinisiasi awal tahun 2018, platform yang dikembangkan oleh PT. Prosa Solusi Cerdas ini memprakarasi teknologi pemrosesan bahasa di Indonesia. Dalam implementasinya, mereka memiliki dua produk yaitu Prosa Text dan Prosa Speech

Prosa Text, menawarkan jasa dalam bentuk API dan juga customized application. Beberapa diantaranya adalah identifikasi berita hoax, hate speech, ekstraksi opini, tools dasar NLP, dan sebagainya. Sedangkan Prosa  Speech memungkinkan mesin untuk mengenali ucapan dalam bahasa  Indonesia, mensintesis ucapan, mengenali identitas pengucap, dan mengenali maksud serta emosi. Seperti Voice-Commands, Voice-ID biometric yang dapat menerima masukan dan keluaran dalam bentuk ucapan.

"Dengan memiliki SDM lokal yang kompeten, kami yakin dapat menghadirkan teknologi NLP terdepan yang dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan klien dan partner," pungkas Teguh.

Kamu sudah coba?

Baca juga: Kaskus Sahkan Sosok CEO Baru, Edi Taslim

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
TAGS
RECOMMENDATION

Mendulang Rupiah Lewat Kaskus Kreator

Founder & Chief Community Officer (CCO) Kaskus, Andrew Darwis, mengungkapkan saat ini minat membaca pengguna Kaskus masih tinggi, tapi minat menulis merosot

Senin, 9 April 2018 | 15:20 WIB

Markas 2018, Ajang Kumpul Para Kaskuser

Akhir pekan kemarin, tepatnya tangggal 28 hingga 29 April 2018, halaman Bintaro XChange dimeriahkan dengan berbagai macam acara yang terangkum dalam MARKAS 2018

Senin, 30 April 2018 | 12:28 WIB

Lengkapi Layanan, Kaskus Kenalkan Kaskus TV

Kaskus terus berinovasi memantapkan posisinya sebagai platform komunitas online terbesar di Indonesia. Kali ini Kaskus memperkenalkan layanan Kaskus TV.

Jumat, 28 September 2018 | 15:30 WIB
LATEST ARTICLE

Dekorasi Interior ala Living Loving

Mendekorasi rumah atau interior ruangan ternyata gampang-gampang susah. Living Loving berbagi untuk itu...

Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:20 WIB

Berani Gagal dan Percayailah Ide Gilamu

Berstatus mahasiswa bukan alasan untuk tidak berbisnis, justru di usiamu yang masih muda tersebut adalah saat yang tepat untuk memulai jadi entrepreneur

Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:20 WIB

IMF-WBG Luncurkan Digital Economy for All

2018 Annual Meeting IMF-WBG meluncurkan inisiatif Digital Economy for All (DE4All) karena ekonomi digital dianggap sangat penting di tengah masifnya perkembangan teknologi

Senin, 15 Oktober 2018 | 16:20 WIB

Belajar dari 5 Produk Gagal Google

Google akan menutup Google Plus, satu lagi produk gagal dari raksasa internet tersebut. Apa yang bisa kita pelajari?

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 16:20 WIB

Bisnis Jam Tangan Semen Dimulai dari Tidak Peduli

"Kami bisa menumpahkan segalanya, terlebih keegoisan dan pengetahuan kami, ke dalam produk dan membuat sesuatu tanpa peduli siapapun" ujar Restu Irwansyah Setiawan, salah satu pendiri Lakanua.

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Salah Cari Partner Bisnis? Awas Bubar di Tengah Jalan

"Partner harus sangat tahu ide dan visi kamu itu seperti apa. Karena banyak kejadian saat partner dapat salah visi, salah komunikasi di tengah jalan, bubar," kata Christian Sugiono.

Sabtu, 13 Oktober 2018 | 08:50 WIB