LogoDIGINATION LOGO

Pensiun Dari Alibaba, Jack Ma ke Mana, Ya?

Oleh Desy Yuliastuti Kamis, 13 September 2018 | 11:00 WIB
Share
ilustrasi Jack Ma (Shutterstock)
Share

Dunia terhenyak saat pendiri raksasa e-commerce China, Jack Ma, menyatakan  “pensiun” dari Alibaba Group setahun setelah Ia mengumumkan keputusannya kepada publik tanggal 10 September 2018 lalu. “CEO Alibaba Group Daniel Zhang akan menggantikan posisi saya sebagai Chairman of the Board Alibaba Group,” tulis Jack Ma dalam surat pengumuman pengunduran dirinya kepada pelanggan dan para petinggi Ali Baba.

Akan tetapi, Ia dengan cepat membantah dalam wawancarannya dengan South China Morning Post—perusahaan media yang dibeli Alibaba tahun 2016. Kepada publik, salah satu orang terkaya di China ini menjelaskan kemundurannya secara bertahap memang menjadi rencana suksesi perusahaan. Dengan kata lain, Jack Ma mengganggap regenerasi merupakan suatu yang penting bagi perusahaannya.

Kesuksesan Jack Ma memang jadi panutan. Dimulai dari Huangzhou, China, Ia berhasil menyulap bisnis bermodalkan USD 60 ribu menjadi perusahaan teknologi raksasa senilai USD 420 miliar dalam waktu kurang dari dua dekade. Lalu, apa alasan pengunduran dirinya?

Dilansir dari New York Times, kabarnya Jack Ma memilih pensiun untuk kembali ke dunia pendidikan dan filantropi. Jack Ma dahulu memang pernah menjadi pengajar bahasa Inggris dan kecintaannya pada dunia ini disalurkan melalui yayasan pendidikan yang didirikannya 4 tahun silam, The Jack Ma Foundation.

Baca juga: Sasar Usaha Kecil dan Menengah, Alibaba Luncurkan UC Ads di Indonesia

ilustrasi Alibaba group (Shutterstock)

Satu hal menarik yang bisa kita lihat, Jack Ma tak serta merta meninggalkan Alibaba begitu saja. Dalam kurun waktu 12 bulan ke depan, Ia ingin memastikan transisi kepemimpinan kepada Daniel Zhang berjalan baik sebelum masa jabatannya benar-benar berakhir. Penunjukan Zhang pun telah dipikirkan matang-matang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

“Saya duduk bersama eksekutif senior kami 10 tahun yang lalu, dan menanyakan apa yang akan dilakukan Alibaba tanpa saya,” kata Ma kepada SCMP dalam sebuah wawancara. “Saya sangat bangga bahwa Alibaba sekarang memiliki struktur, budaya perusahaan, tata kelola, dan sistem untuk talenta yang memungkinkan saya melangkah tanpa gangguan berarti,” tambahnya.

Dalam  perusahaan, transisi sebagai upaya lompatan sukses bukanlah sebuah hal baru. Akan tetapi, ada pesan yang bisa diambil oleh para entrepreneur dari perjalanan karir Ma, yaitu: Ia tak pernah melangkah mundur sebelum membuat rencana suksesi yang matang dan mengetahui dengan benar siapa sosok potensial yang memiliki kualifikasi untuk menempati posisinya.

Hal itu juga Ma lakukan saat melangkah mundur dari jabatan CEO untuk menduduki kursi Chairman of the Board Alibaba Group pada 2013. Saat itu, Ia mengatakan bahwa akan tetap aktif dan itu "tidak mungkin" baginya untuk pensiun. Akan tetapi, Ia mengakui bahwa orang-orang muda dengan ide-ide segar harus memimpin bisnis. Rencana suksesi pun tak melulu soal regenerasi pemimpin, tapi ada hitung-hitungan jitu untuk membuat terobosan agar bisnis terus bertumbuh seiring kemajuan zaman.

Baca juga: Alibaba Dorong Pelaku UKM Indonesia “Melek” Digital

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
  • Sumber: SCMP
TAGS
RECOMMENDATION

Siapkan Miliaran Dolar, Alibaba Mau Apa?

Perusahaan e-commerce asal Cina, Alibaba, dikabarkan kembali menginvestasikan miliaran dolar untuk pengembangan ritel fisiknya yang menggabungkan pengalaman berbelanja secara online dan offline

Senin, 12 Februari 2018 | 09:26 WIB

Alibaba Akan Suntik Lazada USD 2 Miliar

Guna meningkatkan upaya perluasan regionalnya, raksasa e-commerce dari Cina Alibaba mengatakan mereka akan menunjuk salah satu pendirinya sebagai CEO Lazada

Senin, 19 Maret 2018 | 12:26 WIB

Alibaba Mulai Jejalkan Teknologi AI pada Mobil

Raksasa e-commerce asal Cina, Alibaba mengumumkan bahwa perusahaan otomotif global Daimler, Audi, dan Volvo akan menjadi merek mobil pertama yang mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) besutan Al Labs, yaitu Tmall Genie

Senin, 11 Juni 2018 | 00:50 WIB
LATEST ARTICLE

Fajar Merekah Bagi eSport di tahun 2019!

Akhir-akhir ini eSport selalu menjadi perbincangan. Kira-kira bagaimana, ya di 2019? Apa kah eSport semakin populer? Yuk, simak prediksinya.

Kamis, 17 Januari 2019 | 11:15 WIB

Belum Tahu eSport? Yuk, Kenali!

Dunia eSport di 2019 terus berkembang tapi masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Yuk, simak pengenalan dunia eSport berikut ini!

Rabu, 16 Januari 2019 | 16:15 WIB

3 Skill IT yang Wajib Dikuasai para Entrepreneur

Ilmu bisnis dan manajemen saja tak cukup membuat bisnis bertahan. Zaman now, pengetahuan tentang bisnis digital dan IT menjadi yang utama. Apa saja yang harus dipelajari para entrepreneur?

Rabu, 16 Januari 2019 | 11:15 WIB

Bikin Startup Masih Ribet, Ini Sebabnya!

Peluang membangun startup di Indonesia selalu terbuka lebar. Namun, apakah birokrasi menjadi faktor bergugurannya startup di tengah jalan?

Selasa, 15 Januari 2019 | 08:15 WIB