LogoDIGINATION LOGO

Bekraf Upayakan Akselerasi Ekosistem Ekonomi Kreatif

Oleh Alfhatin Pratama Rabu, 5 September 2018 | 08:30 WIB
Share
Ricky Joseph Pesik, Wakil Kepala Bekraf (foto dok. BNI)
Share

Pada tahun 2015, Presiden Joko Widodo mendirikan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi Kreatif. "Tugasnya memfasilitasi, mendukung, bahkan membiayai terciptanya akselerasi nilai tambah dari 16 sektor kreatif, diantaranya adalah kuliner yang menjadi sektor kreatif nomor 1 paling berpengaruh terhadap PDB," jelas Ricky Joseph Pesik, Wakil Kepala Bekraf dalam #DigitalksID bertajuk “Rahasia Sukses Produk Lokal di Era Digital”, Sabtu (1/9).

Ricky menambahkan bahwa Bekraf juga memiliki tugas untuk menghadirkan atau memperkuat ekosistem industri kreatif, meskipun kreativitas di setiap daerah di Indonesia sudah lama menjadi “jiwa” yang dimiliki oleh bangsa ini. Dengan kata lain, SDM atau sumber kreativitas di Indonesia tidak akan kalah saing dengan negara lain karena keberagaman yang dimilikinya.

Beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam sektor ekonomi kreatif menurutnya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah melalui kreativitas pada bidang bisnis dan bukan hanya pada produknya saja. Sebagai contoh, Kayuh Wooden Bike dengan kreatifitas dan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang telah dimilikinya dapat melipatgandakan nilai tambah produk tersebut.

Baca juga: Pemuda Ini "Balas Dendam" dengan Bikin Sepeda Kayu

Antusiasme peserta diskusi (dok. DigitalksID)

Ekosistem yang mendukung industri kreatif di Indonesia menjadi lebih baik agar produk-produk kreatif Indonesia dapat bersaing di kancah global juga masih menjadi tantangan. "Beberapa regulasi yang sedang dikaji ulang oleh Bekraf diantaranya adalah regulasi ekspor yang berbelit dan pemberian insentif yang masih parah untuk mendukung produk-produk ekonomi kreatif," sambungnya.

Selain tantangan, mantan aktivis Periklanan ini juga menyampaikan peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan pada sektor ekonomi kreatif, seperti hadirnya ekonomi digital yang mengubah pola distribusi secara total dan dapat mematikan bisnis perantara. Dengan meniadakan perantara, produsen dapat langsung berhubungan dengan konsumen dan nilai tambah yang diterima produsen akan semakin besar. Peluang lainnya adalah lisensi HAKI yang dimiliki dapat mendatangkan royalti.

Kedepannya, Bekraf akan terus membuat kebijakan-kebijakan yang dapat mengakselerasi ekonomi kreatif, baik terkait ekosistem ekonomi kreatif maupun strategi agar ekspor produk-produk kreatif dipermudah sehingga dapat bersaing di pasar global.

Baca juga: Masuki Pasar Global, Bekraf Kirim 6 Startup ke Pameran Teknologi di Taiwan

  • Editor: Dikdik Taufik Hidayat
TAGS
RECOMMENDATION

Bekraf Akan Salurkan Rp6 Miliar untuk Startup

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan menyalurkan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2018 sebesar Rp 6 miliar untuk pelaku ekraf dan startup subsektor kuliner, fesyen, kriya, serta aplikasi digital, dan pengembangan permainan (game)

Jumat, 4 Mei 2018 | 08:03 WIB
LATEST ARTICLE

Nih, Peluang Investasi Baru: eSport!

Industri eSport menjadi sorotan para investor karena menjanjikan keuntungan yang besar dalam beberapa tahun investasi. Namun sebelum memulai investasimu di dunia eSport kamu harus mengetahui 4 hal ini.

Jumat, 7 Desember 2018 | 16:15 WIB

Aplikasi yang Bikin ODHA Tak Terkucilkan

Data tahun 2017 menunjukkan bahwa ada 36,9 juta orang hidup dengan HIV/AIDS. Stigma, diskriminasi dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit ini semakin memperparah keadaan

Rabu, 5 Desember 2018 | 12:19 WIB

Hidup Tanpa Digital? Mungkin, Gitu?

Hidup kita perlahan-lahan telah diambil alih oleh teknologi di semua sisi. Teknologi dan digitalisasi telah mengubah cara kita bekerja, belajar, dan bersosialisasi

Selasa, 4 Desember 2018 | 16:15 WIB

5 Aplikasi Wajib Bagi Pengusaha, Sudah Install?

Kegiatan yang padat ditambah dengan segudang urusan bisnis biasanya membuat seorang pengusaha harus sering berpindah tempat, sehingga pemantauan bisnis harus dilakuan secara mobile. Ketahui aplikasi yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha demi ke

Selasa, 4 Desember 2018 | 11:15 WIB

Pastikan Miliki 5 Hal Ini Untuk Jadi Mompreneur

Memang tidak mudah menjadi mompreneur. Tentunya membutuhkan trik dan strategi tersendiri agar keduanya bisa berjalan seimbang dan lancar. Berikut adalah 5 tips yang perlu kamu ketahui untuk memulai karir menjadi mompreneur.

Senin, 3 Desember 2018 | 11:15 WIB

Asisten Google Tiru Stiker Angkot

Anda sopan kami segan. Anda asyik, kami santai. Anda usik, kami Bantai! Filosofi supir angkot itu kini muncul di Google Assistant.

Minggu, 2 Desember 2018 | 12:30 WIB

Masih Gagal Bangun Pagi? Coba 3 Kiat Ini!

Karena bangun pagi adalah salah satu kunci keberhasilan! Simak kiat-kiat untuk mengatasi kegagalan bangun pagi yang masih kamu alami.

Sabtu, 1 Desember 2018 | 11:30 WIB