LogoDIGINATION LOGO

Go-jek Tumbuhkan Rp 9,9 Triliun untuk UMKM

Oleh Aulia Annaisabiru Kamis, 16 Agustus 2018 | 08:11 WIB
Share
Ilustrasi (Shutterstock)
Share

Go-Jek, penyedia aplikasi layanan on-demand, disebut telah berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMM) di Indonesia. Perusahaan yang baru berusia 7 tahun ini mencapai hal itu melalui penghasilan mitra UMKM dan mitra driver sebagai pengusaha mikro.

Demikian hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) 2017 mengenai dampak Go-Jek dalam menunjang pertumbuhan UMKM di Indonesia yang dikemukakan bersamaan dengan peresmian perluasan operasional Go-Jek di kota Merauke, Papua, Rabu (15/8/2018) di Jakarta.

Sekarang Go-Jek telah tersedia dari Sabang hingga Merauke di 70 kota dan 144 kabupaten/kota di Indonesia. Peluasan ini merupakan bentuk komitmen Go-Jek untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Melalui teleconference dengan wakil walikota Sabang, Drs Suradji Junus dan Bupati Merauke, Frederikus Gebze menyambut baik datangnya Go-Jek, karena dampaknya dapat memajukan UMKM dan pariwisata daerahnya.

Seremoni Go-jek Merajut Nusantara di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

“Go-Jek percaya pemanfaatan teknologi merupakan cara yang paling cepat dan tepat untuk membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraannya. Dengan operasional yang diperluas dari Sabang hingga Merauke, Go-Jek berharap lebih banyak UMKM dan pengusaha mikro seperti mitra-mitra driver yang bisa memanfaatkan teknologi” ungkap Nadiem Makarim, CEO dan Founder Go-Jek.

Riset FEB UI itu juga menyebutkan, dengan jumlah transaksi lebih dari 100 juta transaksi setiap bulan, lebih dari satu juta driver dan lebih dari 250.000 penjual makanan serta lebih dari 30.000 penyedia layanan lainnya. Kehadiran Go-jek dapat mendorong pertumbuhan pelaku UMKM dan usaha mikro dengan pertumbuhan sebesar 346.2% dalam 1 tahun terakhir.

“Go-Jek membantu memajukan UMKM Indonesia. Contohnya UMKM di mitra Go-Food, 85% adalah UMKM dan dapat meningkatkan penjualan hingga 3x setelah bergabung.” jelas Kevin Aluwi, Chief Finansial Officer (CFO) sekaligus Co-Founder Go-Jek.

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
RECOMMENDATION

Astra Kucurkan Rp 2 Triliun ke Go-Jek

PT Astra International Tbk (Astra) hari ini mengumumkan investasi modal sebesar USD150 juta atau setara dengan Rp2 triliun ke Go-Jek

Senin, 12 Februari 2018 | 10:23 WIB
LATEST ARTICLE

Serba-serbi Pendanaan Startup!

Mencari tahu pilihan pendanaan apa yang paling masuk akal bagi setiap orang terlihat cukup rumit karena kebutuhan setiap startup berbeda.

Jumat, 22 Maret 2019 | 08:05 WIB

Sedang Mencari Funding? Hindari 3 Kesalahan Ini

Memiliki ide brilian, langkah selanjutnya adalah mencari pendanaan. Sebelum bertemu investor, pelajari tiga kesalahan umum ini. Jangan sampai kamu melakukannya

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:10 WIB

AI untuk UMKM. Mmm, Seperti Apa, ya?

Dari 60 juta UMKM Indonesia hanya 5 % yang sudah memanfaatkan internet. Untuk mendorong pertumbuhan ini Halosis hadir untuk memajukan UMKM dengan teknologi Artificial Intelligence.

Kamis, 14 Maret 2019 | 09:30 WIB

Bisnis Laundry Autopilot Untuk Pensiunan

Bisnis bisa dimulai kapan saja, bahkan ketika pensiun. Bisnis laundry autopilot bisa menjadi pilihan untuk para pensiunan yang tetap ingin menghasilkan walaupun sudah tidak bekerja di kantor.

Jumat, 8 Maret 2019 | 10:12 WIB