LogoDIGINATION LOGO

Cara Kreatif Promosi Lewat Instagram TV

Oleh Desy Yuliastuti Selasa, 3 Juli 2018 | 08:04 WIB
Share
Instagram TV atau IGTV resmi diluncurkan pada 21 Juni lalu di San Fransisco, Amerika Serikat
Share

Instagram TV atau IGTV resmi diluncurkan pada 21 Juni lalu di San Fransisco, Amerika Serikat. Fitur baru Instagram ini bisa digunakan untuk video berdurasi panjang dan digadang-gadang menyaingi YouTube.

Seperti TV pada umumnya, IGTV memiliki kanal yang bisa diakses. Ketika kamu mengikuti (follow) akun seseorang, kanal mereka akan muncul secara otomatis.

Menariknya, lewat IGTV, pengguna Instagram bisa mengunggah video berdurasi hingga 1 jam. Fitur ini tentunya lebih menguntungkan bagi pemasar dan influencer dibandingkan Instagram Stories yang akan hilang setelah 24 jam.

Bagaimana memanfaatkan IGTV untuk berpromosi?

Setiap pengguna bisa membuat videonya sendiri dan mengomersilkan konten yang sebelumnya mungkin digunakan untuk Instagram Stories. Fokuslah untuk membuat konten berkualitas. Semakin lama menunda maka brand makin jauh tertinggal.

Nah, inspirasi membuat konten bisa kamu dapatkan dengan melihat akun-akun lain. Namun ketika bicara produk, kamu bisa menampilkan behind the scene pembuatan, cerita keunggulan produk, video cara penggunaan, atau tips yang berhubungan dengan produk.

Setiap video bisa disertai dialog sehingga apa yang disampaikan akan membuat follower­-mu merasa lebih dekat. Interaksi audiens dengan kanal bisa dilihat dari statistik jumlah viewers dan komentar. Video juga bisa dibagikan untuk meraup lebih banyak follower.

Seperti apa tampilan konten di IGTV?

Membuat IGTV sama saja seperti saat kamu ingin posting di YouTube, tapi melayani audiens Instagram. Yang berbeda, video ditampilkan di layar secara  vertikal dan penuh maka pastikan membuat video dengan rasio yang sesuai.

Dalam acara Instagram di San Francisco, CEO Instagram Kevin Systrom percaya diri format video vertikal akan digemari di seluruh dunia.

”IGTV berbeda dalam beberapa hal. Pertama, layanan ini digunakan seperti cara kita menggunakan gawai, yakni layar penuh dan vertikal,” kata Systrom pada TechCrucnh.

Format ini tampaknya juga dipengaruhi tren ponsel masa kini yang mulai menggunakan rasio layar 18:9. Karenanya Instagram juga membuat aplikasi khusus untuk IGTV yang bisa kamu diunduh melalui Play Store atau App Store.

Pada aplikasi khusus IGTV, pengguna dapat memilih semua video yang tersedia, video yang disarankan secara pribadi, video populer, video yang dibuat oleh akun yang mereka ikuti, dan opsi untuk melanjutkan video yang sebelumnya sudah ditonton.

Baca juga: Luncurkan Fitur Tambahan, Instagram Berikan Fleksibilitas Lebih Bagi Pengiklan

Promosi gratis tanpa terganggu iklan

Tidak ada iklan di IGTV sehingga penonton bisa menikmati konten full tanpa jeda. Namun, aturan ini bisa saja berubah dan memberi kesempatan para kreator mencari uang lewat iklan.

"Saat ini kami fokus untuk membangun keterlibatan. Jadi, manfaatkan sekarang sebelum konten Anda terganggu oleh konten berbayar pesaing Anda," jelas Systrom.

Jadi, bagaimana memulainya? Kamu cukup masuk ke aplikasi IGTV dan klik buat kanal atau mengunggah langsung video lewat aplikasi Instagram. IGTV terdapat pada bagian atas kanan jendela aplikasi, tepatnya di sebelah fitur Direct Message.

Video yang kamu buat tidak harus sempurna dan dipoles macam-macam karena yang terpenting adalah kreativitas. Yuk, mulai dari sekarang!

Baca juga: Bagaimana Membuat Blog Anda Menghasilkan Uang

  • Editor: Wicak Hidayat
TAGS
LATEST ARTICLE

Fajar Merekah Bagi eSport di tahun 2019!

Akhir-akhir ini eSport selalu menjadi perbincangan. Kira-kira bagaimana, ya di 2019? Apa kah eSport semakin populer? Yuk, simak prediksinya.

Kamis, 17 Januari 2019 | 11:15 WIB

Belum Tahu eSport? Yuk, Kenali!

Dunia eSport di 2019 terus berkembang tapi masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Yuk, simak pengenalan dunia eSport berikut ini!

Rabu, 16 Januari 2019 | 16:15 WIB

3 Skill IT yang Wajib Dikuasai para Entrepreneur

Ilmu bisnis dan manajemen saja tak cukup membuat bisnis bertahan. Zaman now, pengetahuan tentang bisnis digital dan IT menjadi yang utama. Apa saja yang harus dipelajari para entrepreneur?

Rabu, 16 Januari 2019 | 11:15 WIB

Bikin Startup Masih Ribet, Ini Sebabnya!

Peluang membangun startup di Indonesia selalu terbuka lebar. Namun, apakah birokrasi menjadi faktor bergugurannya startup di tengah jalan?

Selasa, 15 Januari 2019 | 08:15 WIB